Selasa 24 Agustus 2021, Angka Kematian Akibat Covid-19 di Indonesia Peringkat Satu Dunia

Chandra Iswinarno, Stephanus Aranditio

Selasa, 24 Agustus 2021 | 20:31 WIB
Selasa 24 Agustus 2021, Angka Kematian Akibat Covid-19 di Indonesia Peringkat Satu Dunia
Warga berdoa di makam keluarganya saat melakukan ziarah kubur di pemakaman khusus Covid-19 di TPU Srengseng Sawah, Jakarta, Selasa (18/5/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mengumumkan kasus positif Covid-19 secara harian di Indonesia pada Selasa (24/8/2021). Dari data yang ada, kasus positif bertambah 19.106 orang dan jumlah angka kematian tembus 1.038 pada hari ini.

Dengan angka kematian di atas 1.000 kasus pada hari ini, menempatkan Indonesia pada posisi nomor satu tingkat kematian Covid-19 pada hari ini.

Mengutip dari laman worldometers.info, penambahan 1.038 kasus orang yang meninggal akibat Covid-19 membuat peringkat Indonesia berada di urutan paling atas.

Kemudian diikuti Rusia dengan tambahan 794 kasus kematian, Iran 709 kasus, Meksiko 371 kasus dan Filipina 303 kasus.

Sebelumnya, Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, lonjakan kasus akibat Covid-19 Varian delta dalam dua bulan terakhir menyebabkan angka kematian akibat Covid-19 di Indonesia naik.

Bahkan secara kumulatif dalam beberapa hari terakhir, terhitung sejak 22 Agustus 2021, angka kematian akibat Virus Corona di Indonesia berada di peringkat sembilan dunia.

"Saat ini Indonesia menduduki peringkat ke-9 kematian kumulatif tertinggi di dunia, dan per tanggal 22 Agustus jumlah kematian mingguan di Indonesia sebesar 8.784 kasus atau lebih dari seribu kematian per minggu," kata Wiku dalam jumpa pers virtual, Selasa (24/8/2021).

Dia bahkan menyebut prosentase kematian di Indonesia masih lebih tinggi dibandingkan tingkat dunia yakni sebesar 3,2 persen, sedangkan persentase dunia hanya 2,09 persen.

Dikemukakannya, dari 33 provinsi mengalami kenaikan kasus kematian, ada lima yang tertinggi, yakni Jawa Tengah naik 0,32 persen, Lampung dan Gorontalo naik 0,3 persen, Bali naik 0,24 persen, dan Bengkulu naik 0,17 persen.

baca juga

"Penurunan (angka kematian) hanya terjadi pada satu provinsi saja yaitu Kalimantan Tengah yang turun 0,03 persen dari 2,91 persen di minggu lalu, menjadi 2,88 persen di minggu ini," bebernya.

Menurutnya, hal ini disebabkan oleh masyarakat yang banyak tidak mau melakukan isolasi terpusat atau dirawat di rumah sakit, padahal kondisinya tidak memungkinkan untuk isolasi mandiri.

"Bisa jadi masih ada warga yang terinfeksi Covid-19 yang tidak ditangani dengan cepat atau masih melakukan isolasi mandiri di rumah dalam keadaan yang tidak memadai," ungkap Wiku.

Wiku meminta masyarakat mengikuti arahan dari tenaga kesehatan atau satgas Covid-19 setempat agar mau diisolasi di tempat isolasi terpusat demi kesembuhannya sendiri.

"Mohon kepada pemda yang angka kematiannya tinggi untuk melakukan perbaikan, khususnya Jawa Tengah, Lampung, Gorontalo, Bali, dan Bengkulu," tegasnya.

Diketahui, saat penambahan kasus konfirmasi positif terus menurun, angka kematian pasien Covid-19 masih tinggi di atas seribu per harinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Pesisir Kabupaten Malang Larung Sesaji Berharap Pandemi Covid-19 Berakhir

Warga Pesisir Kabupaten Malang Larung Sesaji Berharap Pandemi Covid-19 Berakhir

Malang | Selasa, 24 Agustus 2021 | 20:22 WIB

Ini yang Jadi Pertimbangan Dokter Saat Merawat Pasien Covid-19

Ini yang Jadi Pertimbangan Dokter Saat Merawat Pasien Covid-19

Health | Selasa, 24 Agustus 2021 | 20:04 WIB

Hits: China Taklukkan Varian Delta Dalam 35 Hari dan Covid-22 Lebih Bahaya

Hits: China Taklukkan Varian Delta Dalam 35 Hari dan Covid-22 Lebih Bahaya

Health | Selasa, 24 Agustus 2021 | 20:10 WIB

Terkini

Survei: Skor Kepemimpinan Gibran Cuma 4,4, Kompetensi Terendah Kedua

Survei: Skor Kepemimpinan Gibran Cuma 4,4, Kompetensi Terendah Kedua

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:11 WIB

Bangunan Meledak di Pasar Cimanggis, Benarkah Milik Program MBG? Ini Kata Jubir BGN

Bangunan Meledak di Pasar Cimanggis, Benarkah Milik Program MBG? Ini Kata Jubir BGN

Video | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:10 WIB

InJourney Perluas Kemitraan di JWITF 2026, Dorong Akses Pasar Global bagi Pariwisata Indonesia

InJourney Perluas Kemitraan di JWITF 2026, Dorong Akses Pasar Global bagi Pariwisata Indonesia

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:09 WIB

Kilau Sang Diva: Anggun dan Simfoni Berlian yang Memikat di Panggung SNADA

Kilau Sang Diva: Anggun dan Simfoni Berlian yang Memikat di Panggung SNADA

Entertainment | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:05 WIB

4 Sheet Mask Lemon Lokal Buat Hempas Wajah Kusam dan Lelah Akibat Sinar UVA

4 Sheet Mask Lemon Lokal Buat Hempas Wajah Kusam dan Lelah Akibat Sinar UVA

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Herman Deru Sebut Karhutla Sumsel Tersisa 6,9 Hektar, Bagaimana dengan 3.800 Hektar Lahan Terbakar

Herman Deru Sebut Karhutla Sumsel Tersisa 6,9 Hektar, Bagaimana dengan 3.800 Hektar Lahan Terbakar

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:57 WIB

Arti Mimpi Dikejar Seseorang atau Hewan, Baik Sambil Bawa Benda Tajam atau Tidak

Arti Mimpi Dikejar Seseorang atau Hewan, Baik Sambil Bawa Benda Tajam atau Tidak

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:55 WIB

Korupsi Nikel Rp401 M: Dirut PT CNI Jadi Tersangka, Berperan Ekspor Ilegal dan Menyuap

Korupsi Nikel Rp401 M: Dirut PT CNI Jadi Tersangka, Berperan Ekspor Ilegal dan Menyuap

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:53 WIB

Siskaeee Diduga Sindir Keras Adik Prabowo: Korban Karhutla Berjatuhan, Malah Bicara Untung

Siskaeee Diduga Sindir Keras Adik Prabowo: Korban Karhutla Berjatuhan, Malah Bicara Untung

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:49 WIB

Bahaya Deepfake AI: Dari Manipulasi Wajah Sultan hingga Krisis Kepercayaan

Bahaya Deepfake AI: Dari Manipulasi Wajah Sultan hingga Krisis Kepercayaan

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:45 WIB

×