Resmikan Bendungan Way Sekampung, Jokowi Ungkap Biayanya Rp 1,78 Triliun

Chandra Iswinarno, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 02 September 2021 | 16:29 WIB
Resmikan Bendungan Way Sekampung, Jokowi Ungkap Biayanya Rp 1,78 Triliun
Presiden Jokowi meresmikan Bendung Way Sekampung di Pringsewu, Lampung. [Biro Pers Media dan Informasi Sekretariat Presiden]

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Bendungan Way Sekampung di Kabupaten Pringsewu, Lampung pada Kamis (2/9/2021).

Dalam sambutannya, Jokowi mengaku bersyukur, lantaran bendungan yang dibangun sejak 2016 dengan biaya Rp 1,78 Miliar telah rampung dan dapat difungsikan.

"Alhamdulillah Bendungan Way Sekampung yang dibangun sejak 2016 hari ini telah selesai dan siap difungsikan. Bendungan ini menelan biaya Rp 1,78 Triliun dan memiliki kapasitas tampung 68 juta meter kubik dengan luas genangan 800 hektare," ujar Jokowi saat peresmian.

Jokowi menuturkan bendungan tersebut multifungsi yakni sebagai irigasi, air baku, pembangkit listrik dan pengendalian banjir.

"Mampu mengairi 55 ribu hektare daerah irigasi eksisting dan 17.500 hektare daerah irigasi baru. Artinya ini ada ekstensifikasi dan menyediakan air baku hingga 2,37 liter per detik dan sebagai sumber pembangkit listrik 5 ,4 Megawaatt serta sudah saya sampaikan pengendali banjir," ucap dia.

Jokowi mengharapkan dengan manajemen air dari hulu ke hilir, sistem kaskade Way Sekampung, ketersediaan air di salah satu lumbung pangan nasional, dapat terjaga kontinuitasnya dan terus berproduksi dan meningkatkan produksinya.

"Intensitas tanam bisa ditingkatkan dari semula dua kali setaun menjadi 3 kali setahun. Artinya produksi dipastikan akan meningkat dan kita harapkan kesejahteraan petani ikut meningkat ini harapan kita," kata dia.

Tak hanya itu, mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyebut Bendungan Way Sekampung akan berfungsi dengan optimal untuk mendukung produktifitas  pertanian jika disambung dengan sistem irigasi yang tertata dengan baik, mulai dari saluran irigasi primer, skeunder tersier sampai ke kuarter

Jokowi pun memerintahkan kepala daerah di Provinsi Lampung memperhatikan terkait Bendungan Way Sekampung. 

baca juga

Kepala Negara berharap Bendungan Way Sekampung dapat bermanfaat kepada masyarakat sekitar dan membantu kerugian masyarakat akibat banjir. 

"Saya minta ke Gubernur Lampung, Bupati Pringsewu khususnya serta bupati yang terkait ini untuk betul memperhatikan soal ini. Kita berharap bendungan ini memberikan manfaat yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Kabupaten Pringsewu dan sekitarnya, dalam rangka mendukung produktifitas petani membantu masyarakat yang kesulitan air bersih serta mengurangi kerugian masyarakat akibat adanya banjir," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Manfaat Bendungan Way Sekampung bagi Petani di Lampung

Manfaat Bendungan Way Sekampung bagi Petani di Lampung

Lampung | Kamis, 02 September 2021 | 10:37 WIB

Menilik Bendungan Way Sekampung yang Bakal Diresmikan Jokowi

Menilik Bendungan Way Sekampung yang Bakal Diresmikan Jokowi

Lampung | Rabu, 01 September 2021 | 18:59 WIB

Kunker ke Lampung Besok, Ini Agenda Presiden Jokowi

Kunker ke Lampung Besok, Ini Agenda Presiden Jokowi

Lampung | Rabu, 01 September 2021 | 17:48 WIB

Terkini

Waspada El Nino hingga 2027, Megawati Keluarkan Instruksi 'Siaga Satu' Pangan dan Air

Waspada El Nino hingga 2027, Megawati Keluarkan Instruksi 'Siaga Satu' Pangan dan Air

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:19 WIB

Dilarang Dekat Mabes, BEM UI Beberkan Rapor Merah 602 Kasus Kekerasan Polri di Depan Gedung ASEAN

Dilarang Dekat Mabes, BEM UI Beberkan Rapor Merah 602 Kasus Kekerasan Polri di Depan Gedung ASEAN

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:10 WIB

Presiden Belarus Tiba di Jakarta, Disambut Menhan Sjafrie Sjamsoeddin

Presiden Belarus Tiba di Jakarta, Disambut Menhan Sjafrie Sjamsoeddin

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:04 WIB

Dapat Kado Keranda Mayat dari BEM UI, Kapolri Akui Polri Belum Sempurna dan Butuh Kritik

Dapat Kado Keranda Mayat dari BEM UI, Kapolri Akui Polri Belum Sempurna dan Butuh Kritik

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:04 WIB

Kepalanya Busuk, Bawahnya Pasti Busuk! BEM UI Meradang Usai Aksi Bawa Keranda Dihadang

Kepalanya Busuk, Bawahnya Pasti Busuk! BEM UI Meradang Usai Aksi Bawa Keranda Dihadang

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 16:51 WIB

Kado Keranda Mayat BEM UI Dilucuti Polisi, Demo #MatinyaReformasiPolri Ricuh

Kado Keranda Mayat BEM UI Dilucuti Polisi, Demo #MatinyaReformasiPolri Ricuh

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 16:47 WIB

Tarif Transjabodetabek Bisa Berubah Total, Pola Jauh-Dekat Beda Harga

Tarif Transjabodetabek Bisa Berubah Total, Pola Jauh-Dekat Beda Harga

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 16:47 WIB

Buntut 5 Peserta Tewas, Kemhan Pangkas Durasi Latihan SPPI Jadi 2 Pekan

Buntut 5 Peserta Tewas, Kemhan Pangkas Durasi Latihan SPPI Jadi 2 Pekan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 16:39 WIB

Disekat Mulai dari Pintu Masuk! Begini Skenario Ketat Sidang Perdana dr Tifa Besok

Disekat Mulai dari Pintu Masuk! Begini Skenario Ketat Sidang Perdana dr Tifa Besok

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 16:33 WIB

Drama Penyekapan Senen: Korban yang Disekap dan Dirantai Kini Dilaporkan Kasus Pencurian

Drama Penyekapan Senen: Korban yang Disekap dan Dirantai Kini Dilaporkan Kasus Pencurian

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 16:20 WIB

×