Video Call Sebelum Lapas Terbakar, Kisah Pertemuan Terakhir Hengky dengan Tunangannya

Agung Sandy Lesmana, Welly Hidayat

Kamis, 09 September 2021 | 11:15 WIB
Video Call Sebelum Lapas Terbakar, Kisah Pertemuan Terakhir Hengky dengan Tunangannya
Jenazah napi, korban kebakaran Lapas Tangerang saat tiba di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jaktim. (Suara.com/Welly Hidayat)

Suara.com - "Dia ada cincin tunangan di sebelah kanan, enggak pernah dilepas." Kalimat itu diungkapkan Frengky Tjong (33), adik kandung dari Hengky Gunawan Tjong (35), narapidana yang tewas dalam tragedi kebakaran di Lapas Klas I Tangerang, Rabu kemarin. 

Saat ditemui Suara.com, Frengky pun sempat memperlihatkan tangkapan layar saat kakak kandungnya itu melakukan sambungan telepon dengan kekasihnya melalui video call. Mirisnya, sebelum petaka itu terjadi, Frengky baru sebulan lalu melaksanakan pertunangan dengan wanita pujaannya. 

Ketika dibesuk di Lapas Tangerang, Hengky sempat memberikan cincin tunangan kepada sang kekasih. Keduanya pun sudah memakai cincin yang sama dengan ukiran nama mereka berdua.

Frengky pun tak bisa menahan tangis ketika mengingat momen sang kakak bertukar cincin pertunganan dengan calon istrinya. 

Frengky Tjing menunjukan screen shot foto kakanya saat sedang video call dengan tunangannya, pada Selasa (7/9/2021) atau beberap jam sebelum insiden kebakaran Lapas Tangerang. (Suara.com/Welly)
Frengky Tjing menunjukan screen shot foto kakanya saat sedang video call dengan tunangannya, pada Selasa (7/9/2021) atau beberap jam sebelum insiden kebakaran Lapas Tangerang. (Suara.com/Welly)

"Sudah tunangan, waktu pas dia (kekasihnya) bulan kemarin jenguk. Ya, tunangan, kasih cincin," ujar Frengky.

90 Hari Lagi Bebas

Bahkan, Frengky pun mengatakan jika, jika peristiwa itu tak terjadi, kakaknya bisa bebas dari penjara dan bisa melaksanakan pernikahan dengan wanita pujaannya. Adiknya pun mengatakan jika narapidana kasus narkotika itu tinggal 90 hari lagi menjalani masa hukuman. 

"Tinggal tiga bulan lagi begini (bebas)," katanya. 

Maka itu, Frengky pun meyakini dapat mengenali kakaknya dengan melihat cincin yang dipakainya itu. Lantaran sejak bertunangan, cincin yang dipakai Hengky dan kekasihnya tidak pernah dilepas.

baca juga

"Dia ada cincin tunangan di sebelah kanan, enggak pernah dilepas," katanya.

Frengky mengatakan, jika sang kakak sudah berencana melangsungkan pernikahan dengan tunangannya setelah menghirup udara bebas. Nahasnya, peristiwa kebakaran di Lapas mengubur semua impian Hengky. 

Foto suasana Blok C2 pascakebakaran di Lapas Dewasa Klas 1 Tangerang, Tangerang, Banten, Rabu (8/9/2021). ANTARA FOTO
Foto suasana Blok C2 pascakebakaran di Lapas Dewasa Klas 1 Tangerang, Tangerang, Banten, Rabu (8/9/2021). ANTARA FOTO

"Berarti dua bulan itu keluar langsung nikah. Sebenernya orang tua saya juga sudah ngomong juga," kata Frengky.

Kata dia, Hengky sudah menjalin hubungan dengan kekasihnya selama tiga tahun. Namun, baru dapat merayakan tunangan secara simbolis dengan memberikan cincin kepada kekasihnya bulan lalu. Hal itu karena Hengky harus mengumpulkan uang lebih dulu untuk membeli cincin tersebut.

Video Call Sebelum Lapas Terbakar

Frengky pun juga memperlihatkan tangkapan layar saat Hengky melakukan video call dengan kekasihnya, malam sebelum kebakaran terjadi Rabu dini hari. Foto itu diambil oleh kekasihnya.

Dalam tangkapan layar itu, terlihat Hengky dan kekasihnya menunjukkan cincin pertunangan. Maka itu, Frengky meyakini dapat mengenali jenazah kakaknya dengan melihat cincin tersebut.

"Tunangannya sempat video call semalam jam 8, masih kasih ngeliat cincin di sebelah kanan ini. Saya yakin ini cincinnya masih ada. Malamnya nih jam 8, kan kejadian jam 2 nih kebakaran, nah itu," ujar Frengky.

Petugas membawa Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang di RSUD Kabupaten Tangerang, Tangerang, Banten, Rabu (8/9).  [Suara.com/ Hilal Rauda Fiqry]
Petugas membawa Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang di RSUD Kabupaten Tangerang, Tangerang, Banten, Rabu (8/9). [Suara.com/ Hilal Rauda Fiqry]

Frengky menyebut tunangan kakaknya sangat sedih sekali. Bahkan, Frengky mengaku selalu ditelepon calon kakak ipar yang untuk menanyakan soal jenazah Hengky. 

Ia pun hanya meminta tunangan kakaknya itu untuk sabar dan tabah menghadapi peristiwa tragis ini. 

"Dia telepon saya terus, tapi saya bilang sudah terjadi, musibah ya mau gimana gitu, udah enggak bisa apa-apa".

Puluhan Jenazah Sulit Diidenfitifikasi

Proses identifikasi terhadap 41 jenazah narapidana yang menjadi korban kebakaran di Lapas Tangerang masih terus dilakukan. 

Dari puluhan korban tewas, baru satu jenazah napi berinisial AD yang berhasil didentifikasi. 

Kepala Instalasi Hukum Publikasi dan Informasi RSUD Kabupaten Tangerang, Hilwani, sebelumnya menyebutkan, jika pihaknya masih kesulitan untuk mengidentifikasi korban karena rata-rata sudah tidak lagi bisa dikenali. 

Menurutnya, 40 korban lainnya belum diketahui karena mengalami luka yang parah sampai 65 hingga 90 persen.

"Sisanya sangat sulit dikenali karena kondisinya parah," katanya seperti dikutip Antara, kemarin. 

Hilwani mengatakan, jika korban AD yang berhasil identifikasi mengalami luka bakar hingga 65 persen.

Agar korban segera dapat teridentifikasi, kata dia, mereka menyerahkan pemeriksaan lebih lanjut tersebut ke polisi sehingga jenazah-jenazah itu langsung dibawa ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

"Sekarang semua jenazah sudah di bawa ke RS Polri Jakarta," ujarnya.

Sedangkan dari sebanyak 41 orang tewas, delapan orang luka berat, dan 73 orang luka ringan, Saat ini delapan narapidana dirawat secara insentif di RSUD Kabupaten Tangerang, sementara 73 orang luka ringan dirawat di Poliklinik LP Tangerang.

Kemudian, untuk identitas ke 8 diketahui berinisial, H (42) dengan luka bakar 62 persen dan trauma saluran pernafasan, NA (34) luka bakar 13,5 no persen, M (44) luka bakar 44 persen, T (45) luka bakar 81 persen, TY (41) luka bakar 50 persen dan mengalami suspek trauma ishalasi atau saluran pernafasan, IS (27) luka bakar 98 persen, HN (29) luka bakar 98 persen dan H (50) dengan luka bakar berat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satu Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Ditolak Mantan Istri, Kasusnya Bunuh Bayi

Satu Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Ditolak Mantan Istri, Kasusnya Bunuh Bayi

Sumbar | Kamis, 09 September 2021 | 10:24 WIB

Inalillahi! Korban Tewas Akibat Kebakaran Lapas Tangerang Bertambah 3 Orang

Inalillahi! Korban Tewas Akibat Kebakaran Lapas Tangerang Bertambah 3 Orang

Banten | Kamis, 09 September 2021 | 10:19 WIB

Ada Unsur Pidana di Kebakaran Lapas Tangerang, Polisi Kumpulkan Alat Bukti

Ada Unsur Pidana di Kebakaran Lapas Tangerang, Polisi Kumpulkan Alat Bukti

Banten | Kamis, 09 September 2021 | 08:46 WIB

Tak Mau Peristiwa Kebakaran Lapas Tangerang Terulang, Begini Antisipasi LP di Bali

Tak Mau Peristiwa Kebakaran Lapas Tangerang Terulang, Begini Antisipasi LP di Bali

Bali | Kamis, 09 September 2021 | 07:40 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×