Ayah Lempar Anaknya ke Kali, Istri Memelas ke Polisi: Tolong Pak, Bebaskan Suami Saya

Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Kamis, 09 September 2021 | 14:10 WIB
Ayah Lempar Anaknya ke Kali, Istri Memelas ke Polisi: Tolong Pak, Bebaskan Suami Saya
Ayah Lempar Anaknya ke Kali, Istri Memelas ke Polisi: Tolong Pak, Bebaskan Suami Saya. Seorang Ayah melempar anaknya ke sungai di Jambi. (tangkapan layar/istimewa)

Suara.com - Seorang pria bernama Fauzan (37) ditangkap oleh polisi lantaran diduga telah menganiaya hingga melempar anaknya, R (16) ke sungai. Peristiwa tersebut sempat terekam video amatir dan viral di media sosial.

Mengutip Digtara.com--jaringan Suara.com, kasus anak dilempar oleh ayah kandung itu terjadi di sungai kawasan Kelurahan Teluk Dawan, Kecamatan Sabak Barat, Kabupaten Tanjungjabung Timur, Jambi, Selasa (7/9/2021) lalu.

Video anak dilempar oleh ayahnya ke sungai terekam dalam video berdurasi 34 detik. Dalam video itu terlihat seorang pria memarahi seorang anak laki-laki di tepi sungai. Meski menangis, bocah tersebut tetap dianiaya ayahnya. Tidak lama kemudian, tiba-tiba sang ayah mendekati anak tersebut dan langsung melemparnya ke tepian sungai.

Tindakan penangkapan yang dilakukan oleh polisi justru tidak diinginkan oleh istri pelaku, Neneng Hasanah (41). Dengan wajah memelas, Neneng meminta agar polisi melepaskan lagi suaminya. 

“Saya minta tolong pak Polisi, agar membebaskan suami saya karena dia kepala keluarga,” ujar Neneng memelas, Kamis (9/9/2021).

Dia menjelaskan, sebagai kepala keluarga banyak yang harus menjadi tanggungan hidup, baik menyekolahkan anak, mencari nafkah keluarga dan lain sebagainya.

Namun begitu, Neneng hanya bisa menyerahkan lagi ke pihak kepolisian mengenai nasib suaminya.

“Suami saya kerjanya penjaga kebun warga dan balik terkadang lama,” ungkapnya.

Menurutnya, permasalahan suaminya memukul anak lelakinya hingga sampai dilempar ke sungai karena emosi kepada anak. “Ayahnya marah ke anak karena tidak masuk mengaji di pesantren,” imbuhnya meyakinkan.

Terpisah, Kapolres Tanjab Timur, AKBP Andi Ichsan saat dihubungi menjelaskan, masih akan melihat perkembangan psikologis anak oleh KPAI, PPA dan dinas sosial.

“Semua butuh proses dan tidak langsung dikembalikan kepada pihak istrinya karena kami juga ingin melihat bagaimana perkembangan psikologi anak,” tukasnya.

Selain dari cek psikologi anak, sambungnya, juga menunggu hasil kepastian hasil visum dari rumah sakit.

Sedangkan untuk Ayahnya lanjut Kapolres, belum ditetapkan tersangka melainkan hanya mengamankan saja demi tidak ada kemarahan dari masyarakat.

“Kita akan terus melakukan pengembangan pemeriksaan visum korban sampai benar-benar apa hasil nantinya,” tandas Andi.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral! Indigo Ramal Covid-19 Akan Hilang dari Indonesia, Setelah 3 Tanda Ini Terjadi

Viral! Indigo Ramal Covid-19 Akan Hilang dari Indonesia, Setelah 3 Tanda Ini Terjadi

Your Say | Kamis, 09 September 2021 | 14:03 WIB

Viral Penampakan Pagar Rumah dari Kolam Ikan Koi, Publik: Kreatif Banget

Viral Penampakan Pagar Rumah dari Kolam Ikan Koi, Publik: Kreatif Banget

Hits | Kamis, 09 September 2021 | 13:58 WIB

Tak Romantis, Ternyata Ini Isi SMS Nur Khamid Saat Pertama Kali Menghubungi Bule Cantik

Tak Romantis, Ternyata Ini Isi SMS Nur Khamid Saat Pertama Kali Menghubungi Bule Cantik

Jawa Tengah | Kamis, 09 September 2021 | 13:45 WIB

Buka Tutup Wajan, Pria Dibuat Syok Lihat Tambahan 'Daging' di Masakan Kangkung

Buka Tutup Wajan, Pria Dibuat Syok Lihat Tambahan 'Daging' di Masakan Kangkung

News | Kamis, 09 September 2021 | 13:37 WIB

Terkini

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB