Menkes Ungkap Sederet Skenario Pemerintah Hadapi Masa Endemi Covid-19

Agung Sandy Lesmana, Novian Ardiansyah

Senin, 13 September 2021 | 15:21 WIB
Menkes Ungkap Sederet Skenario Pemerintah Hadapi Masa Endemi Covid-19
Menkes Ungkap Sederet Skenario Pemerintah Hadapi Masa Endemi Covid-19. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. (ANTARA/Devi Nindy)

Suara.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa Kementerian Kesehatan menyiapkan dua skenario penanganan Covid-19. Salah satu skenario yang disiapkan ialah, skenario normal.

Budi menjelaskan skenario normal merupakan skenario di mana kondisi Covid-19 tidak mengalami lonjakan kasus. Dalam arti lain, kondisi normal ini membuat pandemi menjadi endemi.

"Jadi skenario kondisi endemi. Kita memperkirakan bahwa kasus setahun itu 1,9 juta. Untuk informasi sekarang kasus kita sudah berjalan sejak Maret 2020 itu sudah ada 4 juta kasus," ujar Budi saat rapat dengan Komisi IX DPR, Senin (13/9/2021).

"Jadi kita untuk skenario A bahwa ini kondisinya membaik terus atau rata dengan kondisi sekarang ada 1,9 juta kasus," sambungnya.

Sementara skenario B, yang menjadi skenario kedua yang disiapkan akan digunakan jika kondisi Covid-19 di Indonesia mengalami lonjakan. Skenario ini sebagai bentuk antisipasi sekaligus terhadap sebaran Covid barian baru.

"Skenario B jika terjadi lonjakan varian baru mengakibatkan adanya lonjakan kasus. Kami mengestimasikan ada 3,9 juta kasus atau 2 juta kasus lebih tinggi dibandingkan skenario normal, skenario tidak ada lonjakan," kata Budi.

Ia berujar kedua skenario yang disiapkan ini nantinya akan mempengaruhi hal-hal terkait lainnya, semisal testing, perawatan, dan isolasi. Namun dari sisi vaksinasi, kata Budi tidak berpengaruh atau tidak berubah.

"Tapi untuk skenario testing, perawatan dan isolasi itu akan berubah tergantung dari berapa jumlah kasus aktifnya. Misalnya skenario A, testing 28 juta; kalau skenario B, 58 juta testing," jelas Budi.

"Perawatan juga sama kalau skenario A itu ada 20 persen dari 1,9 juta. Kalau skenario B 20 persen dari 3,9. demikian juga dengan isolasi."

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus COVID-19 Menurun, Akankah PPKM Jakarta Bakal Turun ke Level 2?

Kasus COVID-19 Menurun, Akankah PPKM Jakarta Bakal Turun ke Level 2?

Jakarta | Senin, 13 September 2021 | 14:54 WIB

Edy Rahmayadi Jawab Keluhan Bobby soal Data Covid-19: Nanti Dikasih

Edy Rahmayadi Jawab Keluhan Bobby soal Data Covid-19: Nanti Dikasih

Sumut | Senin, 13 September 2021 | 14:28 WIB

Catat, Ini Kriteria Anak yang Tidak Boleh Ikut Sekolah Tatap Muka

Catat, Ini Kriteria Anak yang Tidak Boleh Ikut Sekolah Tatap Muka

Health | Senin, 13 September 2021 | 14:45 WIB

Ahli Epidemiologi Ungkap Bahaya Bila Masyarakat Pilih-pilih Merek Vaksin Covid-19

Ahli Epidemiologi Ungkap Bahaya Bila Masyarakat Pilih-pilih Merek Vaksin Covid-19

Health | Senin, 13 September 2021 | 13:50 WIB

Terkini

Lelah dengan Rutinitas? Coba Tulis 5 Hal Ini di Jurnal Harian untuk Tenangkan Pikiran

Lelah dengan Rutinitas? Coba Tulis 5 Hal Ini di Jurnal Harian untuk Tenangkan Pikiran

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 14:12 WIB

Kenapa Kulkas Baru Tidak Dingin? Jangan Panik, Ini Penyebab dan Solusinya

Kenapa Kulkas Baru Tidak Dingin? Jangan Panik, Ini Penyebab dan Solusinya

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Rocky Gerung: Gibran Mengundurkan Diri untuk Cegah Amuk Massa

Rocky Gerung: Gibran Mengundurkan Diri untuk Cegah Amuk Massa

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 14:08 WIB

1.750 Mustahik di Jateng Terima Bantuan Modal Rp5,25 Miliar, Taj Yasin Tekankan Pendampingan

1.750 Mustahik di Jateng Terima Bantuan Modal Rp5,25 Miliar, Taj Yasin Tekankan Pendampingan

Jawa Tengah | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 14:08 WIB

Review Viva Sunscreen Foundation, Harga Murah tapi Ampuh Pudarkan Flek Hitam

Review Viva Sunscreen Foundation, Harga Murah tapi Ampuh Pudarkan Flek Hitam

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 14:07 WIB

Pramono Kejar Jalan Tembus Kelapa GadingPulo Gadung, Ditargetkan Tuntas 2027

Pramono Kejar Jalan Tembus Kelapa GadingPulo Gadung, Ditargetkan Tuntas 2027

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 14:07 WIB

Pemain Timnas Indonesia Punya Ijazah SMA? Deretan Penggawa Garuda Bergelar S1

Pemain Timnas Indonesia Punya Ijazah SMA? Deretan Penggawa Garuda Bergelar S1

Bola | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 14:07 WIB

Akses Kerja Masih Terhalang Tembok, Ratusan Karyawan Club de Arjuna Kembali Geruduk Balai Kota

Akses Kerja Masih Terhalang Tembok, Ratusan Karyawan Club de Arjuna Kembali Geruduk Balai Kota

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 14:04 WIB

Penipuan Makin Meyakinkan Berkat AI, Bitdefender Bawa Teknologi Deteksi Deepfake ke RI

Penipuan Makin Meyakinkan Berkat AI, Bitdefender Bawa Teknologi Deteksi Deepfake ke RI

Tekno | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 14:03 WIB

50 Perusahaan Manfaatkan Lahan Transmigrasi, Pemerintah Rancang Aturan Pungutan

50 Perusahaan Manfaatkan Lahan Transmigrasi, Pemerintah Rancang Aturan Pungutan

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:59 WIB

×