alexametrics

Saksi Dengar Ledakan, Pesawat Rimbun Air Sempat Berputar-putar Gagal Mendarat karena Kabut

Agung Sandy Lesmana | Muhammad Yasir
Saksi Dengar Ledakan, Pesawat Rimbun Air Sempat Berputar-putar Gagal Mendarat karena Kabut
Sebelum Jatuh di Gunung, Pesawat Rimbun Air Sempat Berputar-putar hingga Terdengar Ledakan. Kondisi Pesawat Rimbun Air PK-OTW yang berhasil ditemukan di pegunungan Sugapa, Intan Jaya, Papua. (Tangkapan layar/ist)

"Pesawat tersebut sebelumnya berputar di batas Bandara Bilorai dan batal mendarat dikarenakan cuaca kabut, kemudian terdengar suara yang diperkirakan ledakan."

Suara.com - Pesawat Rimbun Air PK-OTW diduga jatuh akibat cuaca buruk. Sebelum jatuh pesawat kargo bermuatan bahan material bangunan itu sempat berputar-putar di batas Bandara Bilorai.

Kapendam XVII/ Cendrawasih Kolonel Arm Reza Nur Patria mengemukakan, berdasar keterangan saksi sempat terdengar suara ledakan.  

"Pesawat tersebut sebelumnya berputar di batas Bandara Bilorai dan batal mendarat dikarenakan cuaca kabut, kemudian terdengar suara yang diperkirakan ledakan," kata Reza kepada wartawan, Rabu (15/9/2021).

Kekinian, kata Reza, Basarnas bersama TNI-Polri tengah berupaya melakukan evakuasi korban dan bangkai pesawat. 

Baca Juga: Pesawat Rimbun Air Ditemukan Hancur di Pegunungan Papua, Evakuasi Waspada KKB

"Saat ini sedang direncanakan evakuasi oleh  Basarnas dibantu oleh aparat TNI-Polri di tempat lokasi jatuhnya pesawat tersebut," katanya.

Kokpit Pesawat Hancur

Pesawat Rimbun Air PK-OTW ditemukan di tengah pegunungan. Kondisi Kokpit alias Flight Deck disebut hancur parah akibat kecelakaan tersebut.

Angkut Bahan Bangunan, Pesawat Rimbun Air Hilang Kontak di Sugapa Papua. (Keterangan Foto: Dok Humas Polri Papua)
Angkut Bahan Bangunan, Pesawat Rimbun Air Hilang Kontak di Sugapa Papua. (Keterangan Foto: Dok Humas Polri Papua)

Hal ini diungkapkan oleh Wakil Komandan Yonif Mekanis 521/DY Mayor Infanteri Edi Dipramono. Dia menyebut kondisi pesawat hanya tersisa bagian tengah hingga ekor.

"Yang utuh tinggal bagian tengah sampai ekor, bagian kokpit hancur tidak terlihat," kata Edi kepada wartawan, Rabu (15/9/2021).

Baca Juga: Ditemukan di Gunung, Kokpit Pesawat Rimbun Air Hancur, Tersisa Cuma Bagian Tengah dan Ekor

Edi mengemukakan pesawat kargo itu ditemukan pada posis 3,5 KM dari Bandara Bilorai, Sugapa, Intan Jaya, Papua.

"Ditemukan 3,5 KM dari Bandara Bilorai, Sugapa. Ditengah hutan, di atas gunung," bebernya.

Hilang Kontak

Pesawat Rimbun Air PK-OTW sebelumnya dikabarkan hilang kontak saat terbang dari Kabupaten Nabire menuju Kabupaten Intan Jaya, pada Rabu (15/9/2021). Total ada tiga kru yang berada di dalam pesawat kargo tersebut.

Pesawat itu dikendalikan oleh pilot bernama Hj Mirza, kopilot Fajar serta seorang teknisi bernama Iswahyudi. Mereka berangkat menuju Kabupaten Intan Jaya dengan membawa muatan bahan bangunan.

"Pukul 06.40 WIT, pesawat take-off dari Kabupaten Nabire menuju Kabupaten Intan Jaya dengan membawa kargo (bahan bangunan)," kata Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati dalam keterangan tertulisnya, Rabu (15/9/2021).

Airnav Sugapa masih melakukan komunikasi terakhir dengan pilot pada 07.30 WIT, sebelum akhirnya hilang kontak. 

"Saat ini Kantor Otoritas Bandara Wilayah X Merauke melakukan koordinasi bersama tim aparat keamanan dan Basarnas dalam melakukan pencarian terkait hilangnya kontak pesawat tersebut," ujarnya.

Komentar