Heboh Limbah Parasetamol, Begini Kesaksian Nelayan Muara Angke saat Berlayar di Laut

Agung Sandy Lesmana

Senin, 04 Oktober 2021 | 16:45 WIB
Heboh Limbah Parasetamol, Begini Kesaksian Nelayan Muara Angke saat Berlayar di Laut
Heboh Limbah Parasetamol, Begini Kesaksian Nelayan Muara Angke saat Berlayar di Laut. Penampakan aktivitas nelayan di Muara Angke, Jakarta Utara. (Raihan Hanani)

Suara.com - Sejumlah nelayan yang berada di kawasan Dermaga Muara Angke, Jakarta Utara mengakui tidak mengetahui mengenai isu air laut yang tercemar limbah Paracetamol di Jakarta. Mereka hanya mengetahui jika air laut tercemar dari limbah pabrik yang berada di sekitaran Ibu Kota.

Seorang nelayan yang enggan disebutkan identitasnya, mengaku baru mendengar adanya informasi soal limbah paracetamol tersebut. Meski sudah puluhan tahun berada di Muara Angke, nelayan tersebut sama sekali tidak tahu soal limbah paracetamol.

"Saya sudah 20 tahun menjadi nelayan tapi gak pernah tuh denger ada limbah limbah parasetamol gitu, palingan limbah kayak limbah pabrik, terus limbah tekstil gitu sih," katanya saat ditemui Suara.com di lokasi, Senin (4/9/2021).

Sang nelayan biasanya hanya menjumpai limbah tekstil -- tidak disampaikan secara detail -- mengapung di permukaan laut. Limbah itu, biasa ditemui oleh mereka ketika sedang mencari ikan.

Penampakan aktivitas nelayan di Muara Angke, Jakarta Utara. (Raihan Hanani)
Penampakan aktivitas nelayan di Muara Angke, Jakarta Utara. (Raihan Hanani)

"Ya namanya juga di sini (laut Jakarta) kan banyak pabrik gitu, wajar sih," sambungnya.

Warga Tidak Tahu

Sebagian warga di Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara mengaku baru mengetahui soal isu tercemarnya air laut Jakarta oleh limbah parasetamol. Warga hanya tahu jika air laut di sekitar Pelabuhan Muara Angke hanya tercemar solar yang berasal dari banyaknya kapal yang bersandar.

Seorang ibu-ibu warga Cilacap, Jawa Tengah yang sudah 21 tahun tinggal di sekitar lokasi mengatakan, selama ini air laut hanya tercemar solar. Hal itu memang berasal dari banyaknya kapal yang bersandar di bibir dermaga.

"Kalau paracetamol saya tidak tahu, malah baru dengar nih. Kalau limbah solar sudah dari dulu," ungkap ibu yang enggan disebutkan namanya.

baca juga
Penampakan aktivitas nelayan di Muara Angke, Jakarta Utara. (Raihan Hanani)
Penampakan aktivitas nelayan di Muara Angke, Jakarta Utara. (Raihan Hanani)

Revitalisasi Buruk

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jakarta menilai, informasi yang diberikan oleh pemerintah terkait hal tersebut masih sangat minim.

"Artinya pengetahuan atau informasi yang di berikan oleh pemerintah terkait kondisi teluk jakarta sangat minim, bahkan penduduk setempat tidak tahu," kata Direktur Walhi Jakarta, Tubagus Soleh Ahmadi dalam sambungan telepon, Senin.

Pria yang akrab disapa Bagus itu berpendapat, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta harus menjadikan fakta itu sebagai hal yang serius. Kata dia, jangan sampai masyarakat atau nelayan sampai salah paham terhadap penelitian tersebut.

Penampakan laut di Muara Angke, Jakarta Utara pasca tercemar parasetamol. (Raihan Hanani)
Penampakan laut di Muara Angke, Jakarta Utara pasca tercemar parasetamol. (Raihan Hanani)

"Penting untuk diseriusi oleh pemerintah, jangan sampai ada salah paham," sambungnya.

Merujuk informasi yang dihimpun Walhi Jakarta, nelayan di teluk Jakarta, khususnya Muara Angke cukup jauh untuk mencari hasil tangkapan. Mereka harus menempuh jarak kurang lebih satu hingga dua kilometer dari garis pantai.

"Karena berdasarkan info, nelayan di Teluk Jakarta cukup jauh dia mencari ikannya lebih dari 1 hingga 2 kilometer dari pantai," papar Bagus.

Untuk itu, Walhi Jakarta berharap agar informasi soal penelitian tersebut nantinya menyusahkan masyarakat dan nelayan. Sebab, seluruh masyarakat berhak atas informasi yang berkaitan dengan kesehatan.

"Jangan sampai informasi ini juga menyusahkan masyarakat khususnya nelayan. Tapi juga masyarakat punya hak atas informasi terhadap kesehatan."

Penampakan laut di Muara Angke, Jakarta Utara pasca tercemar parasetamol. (Raihan Hanani)
Penampakan laut di Muara Angke, Jakarta Utara pasca tercemar parasetamol. (Raihan Hanani)

Tercemar

Sebelumnya, penelitian LIPI mengatakan pantai Jakarta tercemar paracetamol. Dari penelitian yang dilakukan, terdapat dua wilayah pantai yang mengalami pencemaran konsentrat tinggi, yakni Ancol dan Angke.

Dari dua perairan yang dilakukan penelitian salah satu perairan yang tercemar konsetrat paracetamol paling tinggi terdapat di pantai Angke, dengan kandungan sebesar 610 nanogram per liter.

Sedangkan pantai ancol tingkat tercemarnya mencapai 420 nanogram per liter sedikit lebih rendah dari pantai Angke. (Raihan Hanani)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Informasi Pemprov DKI soal Limbah Parasetamol Minim, Walhi: Jangan Susahkan Nelayan!

Informasi Pemprov DKI soal Limbah Parasetamol Minim, Walhi: Jangan Susahkan Nelayan!

News | Senin, 04 Oktober 2021 | 15:32 WIB

Air Laut Jakarta Terkontaminasi Paracetamol, Adakah Dampaknya bagi Kesehatan Manusia?

Air Laut Jakarta Terkontaminasi Paracetamol, Adakah Dampaknya bagi Kesehatan Manusia?

Health | Senin, 04 Oktober 2021 | 15:12 WIB

BRIN Duga Parasetamol di Teluk Jakarta Akibat Gaya Hidup Manusia

BRIN Duga Parasetamol di Teluk Jakarta Akibat Gaya Hidup Manusia

News | Senin, 04 Oktober 2021 | 14:54 WIB

Laut Tercemar Parasetamol, Bu RT di Muara Angke: Rugikan Nelayan dan Pembeli Ikan

Laut Tercemar Parasetamol, Bu RT di Muara Angke: Rugikan Nelayan dan Pembeli Ikan

News | Senin, 04 Oktober 2021 | 14:50 WIB

Terkini

5 HP Baru Siap Meluncur November 2026, Ada Flagship dengan Kamera 200 MP

5 HP Baru Siap Meluncur November 2026, Ada Flagship dengan Kamera 200 MP

Tekno | Kamis, 05 November 2026 | 13:48 WIB

Dukung Peternak Ayam Petelur Mikro, Bulog Siapkan Pembelian Telur Senilai Rp30 Miliar

Dukung Peternak Ayam Petelur Mikro, Bulog Siapkan Pembelian Telur Senilai Rp30 Miliar

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 13:46 WIB

Belajar Mengelola Lahan Tanpa Membakar di Desa Gambut

Belajar Mengelola Lahan Tanpa Membakar di Desa Gambut

Sumsel | Kamis, 05 November 2026 | 13:45 WIB

Bukan Aksi Sepihak, Forum Kebangsaan DIY Klaim Penurunan Foto Gibran Dipelopori Anggota Dewan

Bukan Aksi Sepihak, Forum Kebangsaan DIY Klaim Penurunan Foto Gibran Dipelopori Anggota Dewan

Jogja | Kamis, 05 November 2026 | 13:41 WIB

Cuitan Lawas Prabowo soal Penyadapan Jokowi Kembali Viral: Salah Kita Sendiri?

Cuitan Lawas Prabowo soal Penyadapan Jokowi Kembali Viral: Salah Kita Sendiri?

News | Kamis, 05 November 2026 | 13:37 WIB

Penyadapan Prabowo, Pakar Sebut Eks Kapolri Bisa Dijerat Makar jika Terbukti Ada Permufakatan Jahat

Penyadapan Prabowo, Pakar Sebut Eks Kapolri Bisa Dijerat Makar jika Terbukti Ada Permufakatan Jahat

News | Kamis, 05 November 2026 | 13:36 WIB

Kemensos Raih Peringkat Pertama dalam Pengelolaan Barang Milik Negara

Kemensos Raih Peringkat Pertama dalam Pengelolaan Barang Milik Negara

News | Kamis, 05 November 2026 | 13:36 WIB

Resep Cilok Pedas Kuah Seblak, Kenyal dan Gurih dengan Kuah Pedas Menggugah Selera

Resep Cilok Pedas Kuah Seblak, Kenyal dan Gurih dengan Kuah Pedas Menggugah Selera

Sumut | Kamis, 05 November 2026 | 13:35 WIB

Dulu Cuma 5 Menit, Kini Harus Memutar 7 Kilometer, Jeritan Warga Mijen Usai Jalan Ditutup

Dulu Cuma 5 Menit, Kini Harus Memutar 7 Kilometer, Jeritan Warga Mijen Usai Jalan Ditutup

Jawa Tengah | Kamis, 05 November 2026 | 13:34 WIB

Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM

Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM

News | Kamis, 05 November 2026 | 13:33 WIB

×