alexametrics

Selain Pelecehan Verbal, Bidan Puskesmas Tambora Diduga Bicara Keras soal Ini ke Bumil E

Agung Sandy Lesmana | Yaumal Asri Adi Hutasuhut
Selain Pelecehan Verbal, Bidan Puskesmas Tambora Diduga Bicara Keras soal Ini ke Bumil E
Selain Pelecehan Verbal, Bidan Puskesmas Tambora Diduga Bicara Keras soal Ini ke Bumil E. Penampakan Puskesmas Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. (Suara.com/Yaumal)

Selain itu kata S, E ternyata juga mengalami hal tidak sepantasnya dialami seorang ibu yang hendak melahirkan.

Suara.com - Seorang ibu hamil berinisial E yang hendak melahirkan mengalami hal tidak mengenakkan di Puskesmas Tambora, Jakarta Barat. Sebelumnya berdasarkan pengakuan rekannya berinisial S di media sosial,  E mengalami pelecehan verbal  yang diduga dilakukan oleh sejumlah oknum bidan.

Selain itu kata S, E ternyata juga mengalami hal tidak sepantasnya dialami oleh seorang ibu yang hendak melahirkan.  

Saat E sedang merinti kesakitan, salah satu seorang bidan berkata bahwa yang bersangkutan harus di bawah ke rumah sakit besar, karena menyangkut keselamatan ibu dan bayi. Namun yang disayangkan S, pernyataan itu disampaikan  bidan tersebut di hadapan E yang sedang kesakitan. 

“Bidan (bilang), ini tensinya 200, bahaya mesti cepat ke rumah sakit, bisa masuk ICU. Intinya bisa merenggut nyawa dalam pernyataan dia,” kata S lewat pesan saat dihubungi Suara.com, Kamis (7/10/2021). 

Baca Juga: Bumil Dilecehkan Nakes saat Melahirkan, Begini Respons Wagub DKI

Menurut S, pernyataan itu tidak sepantasnya disampaikan di depan rekannya, mengingat keadaan E saat itu. 

“Ini kan enggak masuk akal, jadinya di depan ibu hamil sembilan bulan yang tensi 200, ngomong di depan dia (rekannya) sambil teriak-teriak sangat enggak wajar. Pantaskah,” kata S mempertanyakan. 

Viral

Seperti diketahui kejadian itu viral di media sosial setelah diunggah kembali  salah satu akun Instagram dengan nama pengguna @lets.talkandenjoy pada Selasa (5/10/2021). Sebelumnya video itu diunggah oleh seorang perempuan di TikTok. 

Wanita pengunggah video itu bercerita bahwa saudaranya yang sedang hamil 9 bulan pergi ke puskesmas untuk periksa menjelang lahiran. 

Baca Juga: Cerita Bumil Diduga Dilecehkan Nakes saat Melahirkan Ternyata Terjadi di Puskesmas Tambora

Sayangnya, ketika sampai di puskesmas ia justru diperlakukan kurang sopan oleh para nakes. Mereka menyampaikan kata-kata yang tidak pantas disampaikan ke pasien. 

"Ada beberapa bidan di situ, sekitar 3-5 orang semuanya tidak bermoral dan beretika, dan yang membuat saya sangat marah adalah ketika mereka mengecek pembukaan bumil lalu mengatakan 'keputihannya banyak banget," tulis wanita tersebut dalam video yang diunggah, dikutip Suara.com, Selasa (5/10/2021). 

"Lalu salah satu dari bidan tersebut ada yang menjawab 'IH JORSE' what?! Pantaskah seorang tenaga medis berbicara seperti ini?" lanjut wanita tersebut.

Lebih lanjut, ibu hamil tersebut seolah-olah dicap negatif oleh para bidan karena datang sendirian tanpa didampingi suami. 

Lagi-lagi muncul perkataan bernada melecehkan dari salah seorang nakes yang memeriksa ibu hamil tersebut. 

"Karena saudara saya sendiri, lalu langsung seperti di-judge kalau dia bukan wanita baik-baik," tulisnya. 

"Bidan tersebut bisa-bisanya menyerang saudara saya yang sedang mules-mules dan nangis-nangis merintih kesakitan dengan pertanyaan 'Sudah berhubungan sama berapa cowok bu?', PANTASKAH?" lanjutnya. 

Wanita tersebut mengaku memiliki sepotong video sebagai bukti. Ia bercerita tak bisa merekam lebih lama karena sempat diancam oleh satpam. Ia pun memohon dukungan dari warganet untuk melaporkan kasus ini.

Komentar