Polisi 'Smackdown' Mahasiswa, Hinca Demokrat: Evaluasi Atasannya, Contoh Kejadian di Sumut

Bangun Santoso, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 14 Oktober 2021 | 12:06 WIB
Polisi 'Smackdown' Mahasiswa, Hinca Demokrat: Evaluasi Atasannya, Contoh Kejadian di Sumut
Anggota Komisi III DPR RI Hinca Pandjaitan. (Suara.com/M. Yasir)

Suara.com - Anggota Komisi III DPR RI Hinca Pandjaitan menilai atasan oknum polisi yang memiting dan membanting mahasiswa yang tengah melakukan aksi unjuk rasa memperingati hari ulang tahun ke-389 Kabupeten Tangerang perlu juga dilakukan evaluasi. Menurutnya dari kejadian tersebut perlu ada tanggung jawab.

Hinca yang berasal dari daerah pilih Sumatera Utara mengatakan, kejadian aksi tindakan represif untuk evaluasi atasan oknum polisi tersebut perlu mencontoh apa yang terjadi di Sumut baru-baru ini.

Di mana Kapolda Sumut, Irjen Panca Putra, mencopot AKP Janpiter Napitupulu dari jabatan Kapolsek Percut Sei Tuan buntut kejadian pedagang dipukul preman malah jadi tersangka.

"Kalau yang Sumut selesai, pak Panca saya beri apresiasi Kapolda yang langung copot kapolseknya itu paling tidak tanggung jawab ke atasnya, jadi yang ini juga bisa dipakai untuk tanggung jawab satu tingkat ke atasnya," kata Hinca ditemui di Kantor Kemenkumham, Jakarta Selatan, Kamis (14/10/2021).

Hinca mengatakan, langkah Kapolda Sumut yang langsung melakukan pencopotan terhadap Kapolsek perlu ditiru pada kejadian aksi represif di Tangerang.

Sementara itu, Hinca mengatakan, kasus di Tangerang tersebut menjadi pekerjaan rumah besar Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. Kasus-kasus seperti itu akan menjadi bahan Komisi III ketika rapat dengan Kapolri.

"Ini pekerjaan rumah kita sekaligus pekerjaan rumah terbesar bagi pak sigit untuk memastikan aparat kepolisian untuk baik kedepannya," tandasnya.

Viral Polisi Banting Pendemo

Sebelumnya, Seorang polisi memiting dan membanting mahasiswa yang tengah melakukan aksi unjuk rasa memperingati hari ulang tahun ke-389 Kabupeten Tangerang. Peristiwa ini terekam kamera hingga videonya viral di media sosial.

baca juga

Dalam video yang tersebar terlihat anggota polisi tersebut awalnya memiting bagian leher mahasiswa.

Selanjutnya pelaku membanting korban hingga terkapar. Bahkan, korban sempat terlihat kejang-kejang akibat aksi kekerasan anggota polisi tersebut.

Dikonfirmasi terkait peristiwa ini, Kapolres Tangerang Kabupaten Kombes Wahyu Sri Bintoro mengklaim akan memberi sanksi tegas terhadap anggota apabila terbukti melakukan tindak kekerasan.

"Kalau masih ada berarti oknum anggota tersebut akan saya tindak tegas," kata Wahyu saat dikonfirmasi, Rabu (13/10/2021).

Wahyu mengklaim dirinya telah mewanti-wanti anggota untuk tidak menggunakan kekerasan dalam rangka mengamankan jalannya aksi. Peringatan itu disampaikannya saat apel pengamanan pasukan pagi tadi.

"Dalam apel pengamanan pasukan, saya sudah jelas dan tegas tidak ada kekerasan," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Oknum Polisi Banting Mahasiswa Diperiksa Propam Mabes Polri

Oknum Polisi Banting Mahasiswa Diperiksa Propam Mabes Polri

Banten | Kamis, 14 Oktober 2021 | 10:14 WIB

Buntut Polisi Banting Mahasiswa, KMS30 Desak Kapolresta Tangerang Dicopot

Buntut Polisi Banting Mahasiswa, KMS30 Desak Kapolresta Tangerang Dicopot

Banten | Kamis, 14 Oktober 2021 | 08:35 WIB

Brigadir NP Minta Maaf Usai Smackdown Mahasiswa, HNW: Lanjut ke Pengadilan Lebih Baik

Brigadir NP Minta Maaf Usai Smackdown Mahasiswa, HNW: Lanjut ke Pengadilan Lebih Baik

News | Kamis, 14 Oktober 2021 | 08:07 WIB

Ucap Maaf Kapolresta Tangerang Usai Anak Buahnya Smackdown Mahasiswa Demo

Ucap Maaf Kapolresta Tangerang Usai Anak Buahnya Smackdown Mahasiswa Demo

News | Kamis, 14 Oktober 2021 | 07:14 WIB

Kapolda Banten Langsung Minta Maaf ke Korban Polisi Banting Mahasiswa

Kapolda Banten Langsung Minta Maaf ke Korban Polisi Banting Mahasiswa

Banten | Rabu, 13 Oktober 2021 | 21:43 WIB

Kasus Polisi Banting Mahasiswa, Kapolda Banten Minta Maaf

Kasus Polisi Banting Mahasiswa, Kapolda Banten Minta Maaf

Video | Rabu, 13 Oktober 2021 | 21:10 WIB

Mengecam Aksi "Smackdown" Polisi pada Demonstran, Komnas HAM: Harus Diusut!

Mengecam Aksi "Smackdown" Polisi pada Demonstran, Komnas HAM: Harus Diusut!

Sumsel | Rabu, 13 Oktober 2021 | 21:00 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×