Beri Catatan Kritis 2 Tahun Kepemimpinan Jokowi-Maruf, Politikus PKS: PR Presiden Banyak!

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 20 Oktober 2021 | 11:16 WIB
Beri Catatan Kritis 2 Tahun Kepemimpinan Jokowi-Maruf, Politikus PKS: PR Presiden Banyak!
Anggota Komisi II DPR RI Mardani Ali Sera. (Dok : DPR)

Suara.com - Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera, memberikan sejumlah catatan kritis terhadap 2 tahun kepemimpinan Joko Widodo-Maruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden.

Catatan pertama yakni terkait dengan gemuknya koalisi pemerintahan yang dimiliki Jokowi-Maruf. Menurutnya, hal itu dapat menghilangkan kontrol terhadap pemerintahan itu sendiri.

"Demokrasi itu esensi check and balances, kualitas kontrol bergantung pada kualitas gagasan dan kuantitas kursi. Dengan koalisi super gemuk, bisa membuat kualitas kontrol melemah, tapi PKS istiqomah di #KamiOposisi," kata Mardani dalam cuitannya, Rabu (20/10/2021).

Terkait dengan penanganan pandemi, Mardani mengakui kinerja pemerintah kian membaik. Hanya saja, menurutnya, kekuatan fundamental ekonomi bangsa menjadi terkorbankan.

Belum lagi, kata dia, berdasarkan laporan riset milik AidData (lembaga riset keuangan di Amerika Serikat) memperkirakan Indonesia punya utang tersembunyi ke Tiongkok sebesar Rp245 triliun untuk membiayai berbagai proyek besar pemerintah.

"Sebagian besar merupakan pembiayaan pembangunan dlm program Belt and Road Initiative (BRI). Salah satunya kereta cepat Jakarta-Bandung yg menuai polemik," tuturnya.

"Jangan sepelekan temuan ini. Terlebih, dampak dari keputusan yang serba instan dan kejar-tayang, pendanaan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung kini ditanggung APBN. Perubahan sumber pendanaan ke kas negara tentu menimbulkan beban utang baru. Ini bisa menjadi bom waktu dan membahayakan ekonomi kita ke depan," sambungnya.

Catatan berikutnya yakni mengenai reformasi birokrasi dimana menurut Mardani kini banyak lembaga dilebur jadi satu dan BUMN banyak dibubarkan. Menurutnya hal itu harus dilakukan hati-hati.

"Contoh terlihat lucu, beberapa mau dihapus tapi Pak Jokowi malah menambah pos wamen. Pemborosan, bahkan mungkin ini tidak sesuai dengan grand design reformasi birokrasi yang bermakna miskin struktur kaya fungsi," tuturnya.

baca juga

Para Aparatur Sipil Negara (ASN) juga menurutnya harus diberikan haknya hingga ditingkatkan kualitasnya. Ia mengatakan, jangan biarkan ASN terlunta-lunta.

Lebih lanjut, Mardani juga menyoroti soal penegakkan hukum dalam dua tahun kepemerintahan Jokowi-Maruf. Menurutnya kekecewaan publik makin menurun atas penegakkan hukum terlebih dengan adanya tagar #PercumaLaporPolisi.

Untuk Polri Mardani menyoroti soal dugaan pemerkosaan 3 anak di bawah umur oleh ayah kandung di Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Dan kasus terbaru oknum polisi melakukan tindakan tak humanis dengan memiting dan membanting mahasiswa saat pengamanan aksi di depan Kantor Bupati Kabupaten Tangerang.

"Mestinya bisa menjadi cambuk peningkatan pendekatan nan humanis demi kepolisian yang presisi," ungkapnya.

Terakhir Mardani menyoroti soal isu pemberantasan korupsi khususnya terkait dengan polemik Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) terhadap pegawai KPK. Ia menyayangkan sikap Jokowi yang cuek terhadap kasus tersebut.

"Kepercayaan publik terhadap KPK pun jeblok. Perlu diingat dukungan publik punya nilai strategis bagi KPK," tuturnya.

Mardani menuturkan, sebenarnya masih banyak masalah yang menjadi catatannya, hal itu seperti rencana pemindahan ibukota yang dianggap non-urgensi. Bahkan masukan Tenaga Kerja Asing (TKA) Tiongkok juga jadi sorotannya.

"Pekerjaan rumah presiden masih banyak, perlu kesiapan dan kerelaan untuk sungguh-sungguh mengurai dan menyelesaikannya. Tanpa kesungguhan, sejatinya tidak ada keberhasilan bagi seorang pemimpin. Dan PKS akan tetap menjadi #KamiOposisi yang konstruktif, solutif, dan berimbang demi bakti kami untuk negeri yang lebih baik," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Polisi Smackdown Mahasiswa, Kadiv Propam Klaim Siap Proses Jika Korban Melapor

Kasus Polisi Smackdown Mahasiswa, Kadiv Propam Klaim Siap Proses Jika Korban Melapor

News | Selasa, 19 Oktober 2021 | 18:39 WIB

Polri Jangan Cuma Proses Etik Anggota yang Melanggar, Biar Jera Bawa ke Ranah Pidana

Polri Jangan Cuma Proses Etik Anggota yang Melanggar, Biar Jera Bawa ke Ranah Pidana

News | Selasa, 19 Oktober 2021 | 13:57 WIB

Terbitkan Telegram, Kapolri Minta Oknum Polisi Lakukan Kekerasan ke Warga Disanksi Tegas

Terbitkan Telegram, Kapolri Minta Oknum Polisi Lakukan Kekerasan ke Warga Disanksi Tegas

News | Senin, 18 Oktober 2021 | 20:11 WIB

Muhaimin Nyapres, PKS Buka Peluang Koalisi dengan PKB

Muhaimin Nyapres, PKS Buka Peluang Koalisi dengan PKB

Bekaci | Senin, 18 Oktober 2021 | 19:55 WIB

Terkini

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 23:46 WIB

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:31 WIB

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 22:22 WIB

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Jogja | Minggu, 27 September 2026 | 22:10 WIB

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:06 WIB

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

News | Minggu, 27 September 2026 | 21:40 WIB

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Health | Minggu, 27 September 2026 | 21:00 WIB

×