Target 200 Juta di Akhir Tahun, Pemerintah Baru Berikan Vaksin Kedua ke 67 Juta Orang

Erick Tanjung, Ria Rizki Nirmala Sari

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 19:13 WIB
Target 200 Juta di Akhir Tahun, Pemerintah Baru Berikan Vaksin Kedua ke 67 Juta Orang
Vaksinasi Covid-19 (Dok: Istimewa)

Suara.com - Pemerintah menargetkan 208.265.720 orang divaksin Covid-19 hingga Desember 2021 untuk memenuhi syarat kekebalan komunitas atau herd immunity. Sejauh ini vaksinasi tahap kedua baru mencapai 67.165.732 orang.

Menurut data yang disampaikan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 per Sabtu (23/10/2021), warga yang baru mendapatkan vaksinasi kedua bertambah 849.065 orang.

Sementara itu, untuk warga yang baru memperoleh vaksinasi tahap pertama bertambah 775.887 orang. Dengan demikian total warga yang sudah disuntik vaksin pertama berjumlah 112.271.928 orang

Selain vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat umum, pemerintah juga memberikan vaksinasi ketiga atau booster yang ditujukan bagi para tenaga kesehatan. Terdapat 6.729 orang baru mendapatkan booster.

Oleh karena itu, sebanyak 1.099.600 orang yang sudah memperoleh tenaga kesehatan. Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menilai jumlah tersebut nyatanya masih jauh dari target yang ditentukan hingga Desember 2021 nanti.

Pemberian vaksin bertujuan untuk membentuk kekebalan komunitas atau herd immunity. Menurut organisasi kesehatan dunia (WHO), minimal 70 persen harus divaksin supaya bisa mencapai herd immunity tersebut.

Kalau dihitung dari jumlah penduduk di Indonesia, maka pemerintah harus menyuntikan vaksin untuk sekitar 270 juta orang. Jokowi menargetkan angka itu bisa dicapai hingga Desember 2021.

"Kemarin saya mendapatkan informasi kita sudah menyuntikkan 171 juta dosis ke rakyat kita dan target kita nanti sampai di akhir Desember akhir tahun itu minimal 270 juta dosis jadi masih banyak sekali dalam 2 bulan lebih ini," kata Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Rabu (20/10).

Karena masih jauh dari target, maka Jokowi menekankan kepada pemerintahan daerah untuk terus melakukan vaksinasi Covid-19 kepada warganya.

baca juga

Pemerintah menargetkan 208.265.720 orang divaksin Covid-19 hingga Desember 2021 untuk memenuhi syarat kekebalan komunitas atau herd immunity. Sejauh ini vaksinasi tahap kedua baru mencapai 67.165.732 orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada! Ternyata Ketimpangan Vaksinasi Covid-19 Bisa Hambat Capaian Nasional

Waspada! Ternyata Ketimpangan Vaksinasi Covid-19 Bisa Hambat Capaian Nasional

Video | Sabtu, 23 Oktober 2021 | 10:15 WIB

Di Pagar Alam, Vaksin COVID-19 Sediakan Layanan Antar dan Jemput Warga

Di Pagar Alam, Vaksin COVID-19 Sediakan Layanan Antar dan Jemput Warga

Sumsel | Jum'at, 22 Oktober 2021 | 20:11 WIB

Capaian Vaksinasi Dosis Pertama di Kaltim Sudah 52 Persen, Dosis Kedua 31 Persen

Capaian Vaksinasi Dosis Pertama di Kaltim Sudah 52 Persen, Dosis Kedua 31 Persen

Kaltim | Rabu, 20 Oktober 2021 | 19:58 WIB

Terkini

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:29 WIB

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:03 WIB

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:55 WIB

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:38 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB