alexametrics

Resmikan 16 Kantor PDIP dan Prasasti Taman Bung Karno, Megawati: Jangan Diperjualbelikan!

Agung Sandy Lesmana | Ummi Hadyah Saleh
Resmikan 16 Kantor PDIP dan Prasasti Taman Bung Karno, Megawati: Jangan Diperjualbelikan!
Megawati Soekarnoputri saat meresmikan Prasasti Taman UMKM Bung Karno dan 16 kantor partai. (istimewa)

Kantor partai tak boleh diperjualbelikan. Siapapun pengurusnya..."

Suara.com - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri  memimpin peresmian dan penandatanganan Prasasti Taman UMKM Bung Karno dan 16 kantor partai di seluruh Indonesia. Acara tersebut dilaksanakan secara offline dan daring dari berbagai daerah. 

Sementara Megawati didampingi Pramono Anung menandatangani prasasti dari kediamannya di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Kamis (28/10/2021).

"Saya sebagai ketua umum mengucapkan beribu terima kasih kepada kader, petugas partai, yang dengan penuh semangat untuk mempunyai rumah partai, rumah rakyat yang harus segera digunakan sebaik-baiknya," ujar Megawati dalam peresmian. 

Mantan Presiden kelima itu menuturkan  bahwa dengan kantor baru tersebut maka kegiatan konsolidasi partai akan semakin bagus.

Baca Juga: Setelah Dukung Presiden Jokowi Tiga Periode, Ketua DPC PDIP Salatiga Mengundurkan Diri

Ia berharap kantor partai juga menjadi rumah budaya, di mana kantor partai harus menjadi arena komunikasi yang aktif dengan warga masyarakat di wilayah masing-masing.

"Kantor partai tak boleh diperjualbelikan. Siapapun pengurusnya. Kantor partai kalau dijual harus meminta izin kepada kongres partai. Sehingga kita akan selalu ada kantor," tutur Megawati.

Sementara itu soal taman UMKM dan Patung Bung Karno di Lampung, Megawati mengatakan patung itu menggambarkan sosok seseorang pahlawan seperti halnya bertaburan patung Pangeran Diponegoro sebagai pahlawan nasional. 

Kata Megawati, memang ada pihak yang takut pendewaan dan penyembahan patung. Namun ia menekankan bahwa patung-patung ini diniatkan untuk pengenalan sosok pahlawan.

"Kalau bisa seluruh pahlawan bangsa diwujudkan dalam bentuk fisik dan sosok. Sebab sudah jarang anak muda tahu (soal pahlawan nasional) Saya saja kalau tak diberitahu ayah saya misalnya sosok Pattimura. Tapi ayah saya menceritakan dan menggambarkan. Nah itulah maksudnya," katanya.

Baca Juga: Dituding Jadi Biang Kerok, Relawan Ganjar Pranowo: Kita Bukan Kader PDIP

Dalam acara tersebut, hadir pula Sekretaris Jenderal  DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Ketua DPP PDI Perjuangan Eriko Sotarduga dan Wiryanti Sukamdani, Menteri PAN RB yang juga Politisi PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo, Ketua DPP PDI Perjuangan Tri Rismaharini, Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani dan lainnya. 

Komentar