Koalisi Masyarakat Sipil: Teror pada Keluarga Veronica Koman Bukti Regresi Demokrasi

Rizki Nurmansyah, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Senin, 08 November 2021 | 21:00 WIB
Koalisi Masyarakat Sipil: Teror pada Keluarga Veronica Koman Bukti Regresi Demokrasi
Polisi saat mendatangi rumah orang tua Veronica Koman di kawasan Jakarta Barat usai peristiwa teror ledakan. (istimewa)

Suara.com - Koalisi Masyarakat Sipil menyebut rangkaian teror yang menyasar keluarga aktivis Papua, Veronica Koman, sebagai bukti terjadinya regresi demokrasi di Indonesia.

"Rentetan serangan dan teror terhadap keluarga Veronica Koman menguatkan temuan bahwa Indonesia sedang menghadapi fenomena regresi demokrasi yang ditandai dengan meningkatnya jumlah serangan terhadap pemimpin keadilan sosial (aktivis) dan pembela hak asasi manusia," kata Juru bicara Koalisi Masyarakat Sipil, Nelson dari LBH Jakarta, dalam keterangan tertulis, Senin (8/11/2021).

Merujuk pada data Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), setidaknya 206 laporan pelanggaran HAM yang dilakukan terhadap pembela HAM antara tahun 2015 dan 2019.

"Sebagian besar pelanggaran berupa kriminalisasi, dengan 92 kasus dilaporkan ke Komnas HAM, 87 diantaranya dilakukan oleh pihak kepolisian. Tren ini berlanjut pada 2020," ujar Nelson.

Di samping itu, atas peristiwa teror terhadap keluarga Veronica Koman, Koalisi Masyarakat Sipil mendesak negara memastikan memberikan perlindungan.

"Terlebih, mereka tidak memiliki kaitan dengan aktivitas damai Veronica Koman. Pemerintah Indonesia, termasuk Polri, memiliki tanggung jawab dan kewajiban internasional untuk menjamin hak atas kehidupan, kebebasan, dan keselamatan sebagai individu, sebagaimana dijabarkan pada Kovenan Internasional tentang Hak-Hak Sipil dan Politik," ujar Nelson.

"Perlu juga diingat bahwa serangan dan teror terhadap orang tua Veronica Koman telah mengakibatkan rasa takut bagi keduanya," sambungnya.

Veronica Koman dalam Dialog Publik DPD GAMKI Jakarta [screenshot].
Veronica Koman dalam Dialog Publik DPD GAMKI Jakarta [screenshot].

Untuk diketahui, Koalisi Masyarakat Sipil untuk Perlindungan Pembela HAM tergabung dari sejumlah organisasi yakni Amnesty International Indonesia, LBH Jakarta, KontraS, AJI Indonesia, Public Virtue Research Institute, Pusaka, Yayasan Perlindungan Insani Indonesia.

Sebelumnya diketahui, rumah orang tua aktivis Papua Veronica Koman yang berada di kawasan Jakarta Barat mendapat teror berupa paket yang meledak pada Minggu (7/11/2021) kemarin.

baca juga

Diduga ada dua orang mengendarai sepeda motor mengantarkan paket tersebut.

"Kalau dari pengamatan CCTV kami lihat memang dua orang menggunakan sepeda motor," kata Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Joko Dwi Harsono.

Sementara itu berdasarkan, tangkapan layar dari rekaman CCTV yang dikirimkan tim kuasa hukum Veronica, Michael Himan, sepeda motor yang dikendarai kedua pelaku berwarna hitam dengan nomor polisi B 6764 ZIP.

Pengendara terlihat mengenakan jaket dari salah satu ojek online dan memakai helm berwarna hitam. Sementara terduga pelaku yang dibonceng mengenakan jaket warna hitam, memakai helm, bermasker.

Pelaku teror paket di rumah orang tua Veronica Koman mengenakan jaket driver ojol. (tangkapan layar rekaman CCTV).
Pelaku teror paket di rumah orang tua Veronica Koman mengenakan jaket driver ojol. (tangkapan layar rekaman CCTV).

Dalam gambar tersebut juga terlihat ada paket dibungkus plastik hitam, berbentuk kotak, tergantung di gerbang pagar kediaman rumah orang tua Veronica Koman.

Diduga paket itu diletakkan kedua orang tersebut sebelumnya. Paket itu juga yang diduga menjadi sumber ledakan di rumah orang tua Veronica Koman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rekaman CCTV: Taruh 2 Paket di Rumah Ortu Veronica, Pelaku Teror Pakai Jaket Mirip Ojol

Rekaman CCTV: Taruh 2 Paket di Rumah Ortu Veronica, Pelaku Teror Pakai Jaket Mirip Ojol

News | Senin, 08 November 2021 | 16:49 WIB

Kronologi Ledakan di Rumah Orang Tua Aktivis Papua Veronica Koman di Jakarta Barat

Kronologi Ledakan di Rumah Orang Tua Aktivis Papua Veronica Koman di Jakarta Barat

Jakarta | Senin, 08 November 2021 | 16:23 WIB

Ada Kabel dan Baterai dari Benda yang Meledak di Rumah Ortu Veronica Koman

Ada Kabel dan Baterai dari Benda yang Meledak di Rumah Ortu Veronica Koman

News | Senin, 08 November 2021 | 16:08 WIB

Terkini

Pelajaran Kartu Merah Thom Haye: Timnas Butuh Kurikulum VAR

Pelajaran Kartu Merah Thom Haye: Timnas Butuh Kurikulum VAR

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 07:15 WIB

Skema Biaya Haji 2027 Diusulkan 52:48, Berapa yang Harus Dibayar Jemaah?

Skema Biaya Haji 2027 Diusulkan 52:48, Berapa yang Harus Dibayar Jemaah?

News | Rabu, 30 September 2026 | 07:10 WIB

4 Shio yang Diprediksi Beruntung Urusan Pekerjaan dan Keuangan 30 September 2026

4 Shio yang Diprediksi Beruntung Urusan Pekerjaan dan Keuangan 30 September 2026

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 07:09 WIB

Perang Modern Butuh Teknologi, Bukan Komcad! Pemerintah Salah Arah dan Boros Anggaran

Perang Modern Butuh Teknologi, Bukan Komcad! Pemerintah Salah Arah dan Boros Anggaran

News | Rabu, 30 September 2026 | 07:00 WIB

Sebulan Lebih Pascagempa, 23.578 Warga NTT Masih Mengungsi

Sebulan Lebih Pascagempa, 23.578 Warga NTT Masih Mengungsi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 07:00 WIB

5 Tips Feng Shui untuk Menarik Kekayaan dan Kemakmuran, Bisa Dicoba di Rumah

5 Tips Feng Shui untuk Menarik Kekayaan dan Kemakmuran, Bisa Dicoba di Rumah

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 06:44 WIB

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

News | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 05:00 WIB

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

×