Jerman Hanya Rekomendasikan BioNTech-Pfizer untuk Kaum Muda

Siswanto, Deutsche Welle

Sabtu, 13 November 2021 | 05:20 WIB
Jerman Hanya Rekomendasikan BioNTech-Pfizer untuk Kaum Muda
DW

Suara.com - Orang yang berusia lebih muda memiliki risiko lebih tinggi terkena radang jantung dengan vaksin Moderna, kata komite penasihat vaksin Jerman. Pihaknya juga menyarankan vaksin BioNTech-Pfizer untuk semua wanita hamil.

Komite Tetap Vaksinasi Jerman (STIKO) pada Rabu (10/11) mengatakan bahwa hanya vaksin virus corona BioNTech-Pfizer yang boleh diberikan kepada orang di bawah usia 30 tahun.

Keputusan itu muncul setelah penelitian menunjukkan tingginya kemungkinan jumlah kasus radang jantung pada orang yang lebih muda dengan vaksin Moderna.

Namun, orang yang berusia di atas 30 tahun tidak mengalami peningkatan risiko tersebut, kata STIKO.

Data penelitian itu mencakup hasil yang dikeluarkan oleh Paul Ehrlich Insitute, lembaga pemerintah yang bertanggung jawab untuk memantau dan mengevaluasi efek samping dan komplikasi vaksin.

STIKO juga merekomendasikan wanita hamil, terlepas dari usia mereka, untuk disuntik hanya dengan vaksin Biontech-Pfizer.

Rekomendasi bisa direvisi

Dalam sebuah pernyataan, agensi mengatakan bahwa rekomendasi tersebut berlaku untuk vaksinasi awal dan juga booster.

Draf rekomendasi sekarang akan dikirim ke negara bagian Jerman dan kelompok ahli lainnya untuk diperiksa dan mungkin direvisi.

baca juga

AS juga telah menunda persetujuan pemberian vaksin Moderna untuk kaum muda, meskipun minggu lalu mereka merekomendasikan penggunaan vaksin Pfizer untuk anak-anak usia lima hingga 11 tahun setelah meninjau risiko miokarditis.

Jerman laporkan jumlah kasus tertinggi baru

Badan kesehatan masyarakat Jerman, Robert Koch Institute (RKI), mengatakan pada Kamis (11/11) bahwa negara itu melewati 50.000 kasus virus corona harian baru untuk pertama kalinya.

Jerman melaporkan 50.196 kasus baru dalam 24 jam terakhir, RKI juga mencatat 235 kematian baru akibat virus tersebut.

Jumlah kasus baru Jerman per 100.000 orang selama seminggu terakhir kini telah meningkat menjadi 249,1.

Lembaga itu sebelumnya melaporkan Rabu (10/11), ada 39.676 kasus baru, yang juga merupakan rekor pada saat itu.

Kasus yang meningkat telah membuat khawatir pejabat kesehatan dan pemimpin politik Jerman.

Ahli virologi Christian Drosten mengatakan negara itu dapat menyaksikan 100.000 lebih banyak kematian akibat virus dan menyerukan tindakan segera.

Kanselir Angela Merkel mendorong pembicaraan dengan perdana menteri negara bagian untuk menyusun "tanggapan cepat dan terpadu" terhadap krisis COVID-19. Pada Senin (15/11), Berlin akan memberlakukan sertifikat vaksinasi bagi orang-orang yang memasuki tempat-tempat umum seperti restoran, pusat kebugaran, dan salon. ha/vlz (Reuters, AP, AFP, dpa)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Covid 19 Global: Inggris Perbaharui Vaksin Moderna

Update Covid 19 Global: Inggris Perbaharui Vaksin Moderna

Health | Selasa, 16 Agustus 2022 | 06:33 WIB

Terkini

Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Janda di Tangsel Terpaksa Tinggal di Tenda Kebun Bersama Anak-Cucu

Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Janda di Tangsel Terpaksa Tinggal di Tenda Kebun Bersama Anak-Cucu

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:52 WIB

Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap

Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap

Kalbar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Jualan Pakai QRIS Makin Untung, Biaya Admin Dipangkas Habis oleh BRI!

Jualan Pakai QRIS Makin Untung, Biaya Admin Dipangkas Habis oleh BRI!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Pembangunan PSEL di Kota Tangsel Mandek, DLH Ungkap Masih Ada Warga Tolak Pembebasan Lahan

Pembangunan PSEL di Kota Tangsel Mandek, DLH Ungkap Masih Ada Warga Tolak Pembebasan Lahan

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:19 WIB

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:11 WIB

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Sumsel | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:05 WIB

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Meski Tak Temukan Bukti Gibran Lulus Setara SMA, MK Tak Berwenang Copot Wapres

Meski Tak Temukan Bukti Gibran Lulus Setara SMA, MK Tak Berwenang Copot Wapres

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Kapolda Jateng Tegaskan Tiga Fokus: Berantas Kejahatan, Layani Warga, Respons Cepat

Kapolda Jateng Tegaskan Tiga Fokus: Berantas Kejahatan, Layani Warga, Respons Cepat

Jawa Tengah | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:32 WIB

×