facebook

Kisah Nafisa Makcomblang Khadijah dan Nabi Muhammad

Rifan Aditya
Kisah Nafisa Makcomblang Khadijah dan Nabi Muhammad
Kisah Nafisa Makcomblang Khadijah dan Nabi Muhammad yang diceritakan oleh Ustaz Khalid Basalamah [Fadhilah Islam]

Berikut ini kisah Nafisa makcomblang Khadijah dan Nabi Muhammad berdasarkan penuturan Ustadz Khalid Basalamah

Suara.com - Dalam sebuah ceramah Ustadz Khalid Basalamah menyinggung tentang kisah Nafisa makcomblang Khadijah dan Nabi Muhammad. Buat Anda yang belum tahu kisah itu, bisa segera menyimaknya sekarang ini.

Berikut ini kami narasikan kisah Nafisa makcomblang Khadijah dan Nabi Muhammad yang diceritakan kembali oleh Ustadz Khalid Basalamah dalam suatu ceramah yang ditayangkan di kanal YouTube Hidayah Indonesia. 

Ustadz Khalid Basalamah menuturkan, Nafisa melaksanakan perintah Khadijah untuk membawa pesan Khadijah kepada Nabi Muhammad. Singkatnya, pesan itu berisi keinginan Khadijah untuk dilamar oleh Nabi Muhammad.

Nafisa sempat heran karena selama ini Khadijah telah sering menolak lamaran saudagar-saudagar kaya raya di Mekkah, lalu kenapa menginginkan Muhammad? Namun karena itu adalah keinginan Khadijah, maka Nafisa pun melaksanakan perintah itu. 

Baca Juga: Cara Mendapat Transfer Pahala Gratis

Nafisa sampai di rumah Muhammad dan di sana dia bertemu juga dengan seluruh anggota keluarga Muhammad. Di tengah-tengah pertemuan itu, Nafisa bertanya, "Wahai Muhammad, mengapa engkau belum menikah?"

Nabi Muhammad menjawab "Belum cukup bekal."

Ustadz Khalid Basalamah menerangkan apa makna di balik kalimat itu. Pada saat itu, Nabi Muhammad masih menumpang di rumah pamannya, masih tinggal dengan Abu Thalib.

Kemudian usaha Nabi Muhammad juga baru mulai. Oleh karena itu, Nabi Muhammad berpikir nantilah kalau sudah mantap semua atau bisa disebut sudah mapan semua, Nabi Muhammad akan menikah. 

Lalu sesuai dengan penuturan kisah Nafisa makcomblang Khadijah dan Nabi Muhammad dalam ceramah Ustadz Khalid Basalamah, Nafisa berkata, "Wahai Muhammad,  mengapa engkau tidak menikah dengan wanita yang berkumpul semua pada dirinya, hal yang kau butuhkan? Kecantikan, jalur nasab, kekayaan, kepintaran, kedudukan, semua ada."

Baca Juga: Menurut Buya Yahya, Ketimbang Takut Dajjal, Rasulullah Lebih Khawatir dengan Golongan Ini

Mendengar hal itu Nabi Muhammad SAW bertanya, "Siapa yang kau maksudkan?"

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar