Anggota Parlemen Inggris Dilarang Bawa Bayi ke Ruang Sidang

Siswanto, BBC

Sabtu, 27 November 2021 | 11:50 WIB
Anggota Parlemen Inggris Dilarang Bawa Bayi ke Ruang Sidang
BBC

Suara.com - Seorang anggota parlemen Inggris mengatakan "harus dimungkinkan untuk mencampurkan politik dengan mengurus anak " setelah ia diberitahu bahwa ia tidak bisa membawa putranya yang baru berusia tiga bulan untuk mengikuti sidang di Majelis Rendah, seperti dilaporkan wartawan BBC News, George Bowden.

Stella Creasy, anggota parlemen dari Partai Buruh, diberitahu bahwa ia melanggar peraturan dengan membawa putranya dalam debat di Westminster Hall pada Selasa (23/11).

Majelis Rendah menyatakan sedang menjalin "komunikasi" dengan Creasy.

Kepada BBC, Creasy mengaku pemberitahuan itu merupakan hal baru baginya sebab ia telah membawa bayinya dalam dengar pendapat sebelumnya. Sebelum punya putra yang masih disusuinya sekarang, ia telah membawa serta putrinya ke ruang sidang di Majelis Rendah.

Pada September 2018, wakil pemimpin Partai Liberal Demokrat, Jo Swinson juga menggendong bayinya ketika mengikuti sidang di Majelis Rendah. Ia diyakini sebagai anggota parlemen pertama di Inggris yang membawa bayinya ke ruang sidang.

Baca juga:

Namun sesudah membawa putranya ke ruang sidang pada Selasa, Stella Creasy mendapat surat elektronik dari sekretaris pribadi komite Ways and Means (deputi ketua Majelis Rendah), Dame Eleanor Laing, yang mengatakan tindakan Creasy tidak sesuai dengan peraturan tentang "perilaku dan sopan santun" yang dikeluarkan baru-baru ini.

Fenomena di negara-negara lain

Keadaan ini bertolak belakang dengan fenomena yang berkembang di semakin banyak negara. Di Selandia Baru kehadiran bayi di tengah sidang sudah menjadi pemandangan biasa belakangan.

Pada September 2018, Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern, membawa serta putrinya yang berusia tiga bulan ke Sidang Majelis Umum PBB di New York.

Di Selandia Baru, Ketua Parlemen Trevor Mallard menggendong dan memberikan susu kepada bayi berusia satu bulan, putra dari anggota parlemen Tamati Coffey dan pasangannya, Tim Smith. Mallard melakukan hal itu sembari memimpin sidang pada Agustus 2019.

baca juga

Larissa Waters tercatat sebagai perempuan pertama di Australia yang menyusui di parlemen federal pada Mei 2017.

Pada Agustus 2019, Zulekha Hassan, anggota parlemen Kenya diusir dari ruang sidang karena membawa bayinya ke dalam ruangan ketika sidang parlemen sedang berlangsung. Ia mengaku sedang mengalami "keadaan darurat" sehingga terpaksa membawa bayinya ke dalam ruang sidang.

Perdebatan di Inggris

Wakil Perdana Menteri Dominic Raab mengatakan ia "amat bersimpati" terhadap anggota parlemen dari dearah pemilihan Walthamstow, London timur itu.

Anggota parlemen dan politikus perlu memastikan "profesi kita disesuaikan dengan dunia modern... [jadi] orang tua dapat menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan waktu keluarga yang diperlukan".

Namun dikatakan Raab, pihak berwenang di Majelis Rendah berhak memutuskan "keseimbangan yang tepat".

Anggota parlemen dari Partai Buruh Stella Creasy selama ini mendorong kaum ibu untuk terjun ke dunia politik lewat kampanye This Mum Votes. Ia mengunggah surat yang ia terima tentang peraturan di parlemen itu disertai kalimat: "Para ibu dari semua parlemen tampaknya tidak boleh tampil atau didengar..."

https://twitter.com/stellacreasy/status/1463275914217893901


Buku peraturan yang dikeluarkan oleh ketua dan wakil ketua parlemen berlaku untuk ruangan House of Commons dan Westminster Hall dan diperbarui pada September.

Disebutkan: "Anda tidak boleh mengambil tempat duduk di ruangan ketika membawa anak Anda, tidak boleh berdiri di ujung ruangan, di antara pembatas." Kata-kata yang sama juga digunakan dalam naskah peraturan yang lama.

Mungkin Anda tertarik:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:24 WIB

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:39 WIB

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:28 WIB

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:39 WIB

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:59 WIB

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:37 WIB

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:35 WIB

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:05 WIB

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:54 WIB

×