Ukraina Peringatkan Rusia Jika Invasinya Dapat Picu Perang Dunia Ketiga

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Jum'at, 17 Desember 2021 | 11:00 WIB
Ukraina Peringatkan Rusia Jika Invasinya Dapat Picu Perang Dunia Ketiga
Ilustrasi bendera Ukraina.[unsplash]

Suara.com - Ukraina memperingatkan jika invasi penuh oleh Rusia ke negaranya akan menyebarkan konflik di seluruh Eropa dan bahkan dapat memicu Perang Dunia Ketiga.

Menyadur Sky News Kamis (16/12/2021), Menteri Urusan Veteran Mayor Jenderal Yuliia Laputina mengatakan bahwa negaranya siap membela diri jika Moskow meluncurkan serangan baru.

Namun dia mengatakan konsekuensi dari tindakan militer lebih lanjut oleh Presiden Vladimir Putin tidak akan dibatasi dalam perbatasan Ukraina.

"Jika Rusia akan menyerang Anda tahu, Anda juga harus berhati-hati dengan Balkan. Apa yang dilakukan Rusia sekarang di Serbia, mereka mencoba memprovokasi situasi di Balkan," katanya kepada Sky News.

"Tapi kami juga memperhitungkan [awal] Perang Dunia Kedua," sambungnya.

Yuliia juga mengungkapkan kemungkinan jika Rusia tetap melakukan invasi ke Ukraina dapat memicu terjadinya perang dunia ketiga.

"Karena secara geopolitik, sepertinya ini adalah skenario yang mungkin. Jadi ... kita harus memperhatikan masalah Ukraina karena keamanan benua," jelas Yuliia.

"Penyebaran perang jika terjadi invasi Rusia ke Ukraina, akan jauh lebih luas daripada Ukraina," tegasnya.

Yuliia mengatakan mayoritas dari 400.000 veteran negaranya, yang berusia antara 20 hingga sekitar 60 tahun, bersedia berperang jika diperlukan.

baca juga

Banyak dari mereka adalah sukarelawan muda yang mendaftar untuk membela negara ketika separatis yang didukung Rusia merebut wilayah di timur dan Rusia mencaplok Krimea pada tahun 2014.

Mayor Jenderal Yuliia juga yakin jika Ukraina akan mampu menahan invasi oleh tetangganya yang jauh lebih kuat karena pengalamannya.

"Saya pikir itu akan berhasil karena bahkan dalam kasus invasi militer yang nyata, langkah pertama ... sukses untuk agresor. Tetapi langkah selanjutnya tidak akan berhasil karena kami memiliki pengalaman perlawanan nasional yang sangat besar," jelasnya.

Myroslav Hai adalah seorang produser dan aktor dalam film berjudul Say Ukraina, yang akan ditayangkan pada 2022.

Hai adalah seorang guru akting sebelum tahun 2014, tetapi mengajukan diri ke batalion untuk berperang ketika tenaganya dibutuhkan.

Hai mengatakan dia dan rekan-rekan prajuritnya tidak akan ragu untuk mengangkat senjata lagi jika Rusia melancarkan serangan besar-besaran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bertemu Sekretaris Dewan Keamanan Rusia, Mahfud MD Teken Kerja Sama di Bidang Polhukam

Bertemu Sekretaris Dewan Keamanan Rusia, Mahfud MD Teken Kerja Sama di Bidang Polhukam

News | Selasa, 14 Desember 2021 | 16:08 WIB

Pemain Timnas Rusia Ini Pernah Ditawari Bintang Film Dewasa Bercinta Jika Cetak 5 Gol

Pemain Timnas Rusia Ini Pernah Ditawari Bintang Film Dewasa Bercinta Jika Cetak 5 Gol

Bola | Selasa, 14 Desember 2021 | 20:50 WIB

Heboh Remaja Meledakkan Diri di Sekolah, Motif Belum Diketahui

Heboh Remaja Meledakkan Diri di Sekolah, Motif Belum Diketahui

News | Selasa, 14 Desember 2021 | 15:12 WIB

Terkini

Anak Buah Donald Trump: Iran dan AS Akan Hentikan Serangan Sementara Waktu

Anak Buah Donald Trump: Iran dan AS Akan Hentikan Serangan Sementara Waktu

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:20 WIB

Gelombang Panas Ekstrem Eropa Tewaskan 1000 Orang di Prancis Mayoritas Lansia

Gelombang Panas Ekstrem Eropa Tewaskan 1000 Orang di Prancis Mayoritas Lansia

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:00 WIB

Internal Politik Israel Panas! Benjamin Netanyahu Ancam Keluar dari Partai Likud

Internal Politik Israel Panas! Benjamin Netanyahu Ancam Keluar dari Partai Likud

News | Senin, 29 Juni 2026 | 05:10 WIB

Polandia Pecahkan Rekor Suhu Tertinggi 40,5C, Gelombang Panas Eropa Bergerak ke Timur

Polandia Pecahkan Rekor Suhu Tertinggi 40,5C, Gelombang Panas Eropa Bergerak ke Timur

News | Senin, 29 Juni 2026 | 02:23 WIB

Italia Siaga Gelombang Panas Ekstrem, Suhu Tembus 40 C Korban Jiwa Berjatuhan

Italia Siaga Gelombang Panas Ekstrem, Suhu Tembus 40 C Korban Jiwa Berjatuhan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 02:19 WIB

Gempa Susulan 4,8 M Guncang Venezuela, Korban Tewas Tembus 1400 Jiwa

Gempa Susulan 4,8 M Guncang Venezuela, Korban Tewas Tembus 1400 Jiwa

News | Senin, 29 Juni 2026 | 02:07 WIB

Pakar Manajemen Publik: Ambisi Politik Keluarga Jokowi Berisiko Rusak Kepercayaan Demokrasi

Pakar Manajemen Publik: Ambisi Politik Keluarga Jokowi Berisiko Rusak Kepercayaan Demokrasi

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:53 WIB

Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India

Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 21:54 WIB

Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI, Forum Konferensi Republik Terpaksa Pindah ke Kafe

Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI, Forum Konferensi Republik Terpaksa Pindah ke Kafe

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 21:31 WIB

Tim Jibom Polda Papua Musnahkan 2 Granat Nanas Peninggalan Perang Dunia II

Tim Jibom Polda Papua Musnahkan 2 Granat Nanas Peninggalan Perang Dunia II

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 21:11 WIB

×