Taksi Online Tabrak Sepeda Motor Beratribut Ormas, Sopir dan Penumpang Ngaku Dikeroyok

Dany Garjito, Fita Nofiana

Selasa, 28 Desember 2021 | 11:22 WIB
Taksi Online Tabrak Sepeda Motor Beratribut Ormas, Sopir dan Penumpang Ngaku Dikeroyok
Pengeroyokan diduga ormas (twitter.com/PolJokesID)

Suara.com - Seorang pria mengaku dikeroyok para pemuda yang diduga anggota sebuah organisasi masyarakat (ormas). Peristiwa ini terjadi di Jalan Cimuncang RT 5 RW 5, Kelurahan Sukapada, Kecamatan Cibeunying Kidul, Bandung.

Bermula dari korban yang tengah naik mobil taksi online dan berniat menjaga komputer milik teman yang baru beli. Namun supir taksi online yang ia tumpangi tak sengaja menabrak sebuah motor yang diduga oknum ormas.

"Nah di situ saya enggak dibolehin pergi, padahal saya boro-boro kenalan supir grabnya, cuman sekadar penumpang," tulis korban di akun Facebooknya yang diunggah kembali di Twitter @PolJokesID.

"Saya enggak dibolehin pulang, disuruh nunggu. Pas nunggu ternyata pemuda ini bawa temannya 3-4 orang ngeroyok saya habis-habisan. Saya dipukul dan ditendang sih pokoknya, muka enggak karuan," imbuhnya.

Korban tak sendiri, ia bersama teman dan kakak temannya di mobil tersebut. Mereka semua dikeroyok termasuk supir taksi online yang mereka tumpangi.

"Teman saya yang lebih parah, ada telinganya harus dijahit, sama kakaknya kepalanya benjol besar takutnya berbahaya buat otak kerena ditimpuk batu bata," tulis korban lagi.

Korban dikeroyok pemuda diduga ormas (twitter.com/PolJokesID)
Korban dikeroyok pemuda diduga ormas (twitter.com/PolJokesID)

Korban sempat memfoto motor salah satu pelaku yang penuh dengan stiker loreng.

Atas kejadian tersebut, ia melaporkan tindakan penganiayan ke pihak berwajib.

Respons Warganet

baca juga

Unggahan tentang penganiayaan tersebut tentu mandapatkan berbagai respons dari warganet.

Motor pengeroyok dikira ormas (twitter.com/PolJokesID)
Motor pengeroyok diduga ormas (twitter.com/PolJokesID)

"Hati-hati sekarang atribut ormas bisa didapatkan tanpa menjadi anggota," tulis warganet.

"Ormas meresahkan nih kayakanya. Masa kecil kurang bahagia. Udah besar main tentara-tentaraan," imbuh lainnya. 

"Katanya penjaga Indonesia. Tapi kok tingkahnya kaya preman pasar," tambah warganet lain. 

"Saya liat dari motornya, sepertinya dan keliatannya ini ormas yang itu ya," tulis warganet di kolom komentar.

Saat berita ini dibuat, cuitan tersebut sudah disukai 9 ribu akun dengan ribuan retweet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral, Oknum Diduga Paspampres Pecahkan Spion Mobil Warga, Ini Klarifikasinya

Viral, Oknum Diduga Paspampres Pecahkan Spion Mobil Warga, Ini Klarifikasinya

Bekaci | Selasa, 28 Desember 2021 | 10:54 WIB

Kakek Ini Membungkuskan Lauk yang Diterima di Tempat Kerja, Alasan di Baliknya Bikin Mewek

Kakek Ini Membungkuskan Lauk yang Diterima di Tempat Kerja, Alasan di Baliknya Bikin Mewek

Jatim | Selasa, 28 Desember 2021 | 10:48 WIB

Kecelakaan di Tol Jagorawi, Satu Mobil Rusak Parah

Kecelakaan di Tol Jagorawi, Satu Mobil Rusak Parah

Bogor | Selasa, 28 Desember 2021 | 10:36 WIB

Terkini

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:15 WIB

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:50 WIB

Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!

Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:49 WIB

Parkir Ditutup Tenda Didirikan, PN Jaktim Antisipasi Massa Pendukung Sidang Perdana dr Tifa

Parkir Ditutup Tenda Didirikan, PN Jaktim Antisipasi Massa Pendukung Sidang Perdana dr Tifa

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:42 WIB

Dari Pajero ke Land Cruiser, Bupati Kuansing Disebut 'Main' Jual Beli Jabatan Sejak 2021

Dari Pajero ke Land Cruiser, Bupati Kuansing Disebut 'Main' Jual Beli Jabatan Sejak 2021

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:41 WIB

Tukar Jabatan dengan Land Cruiser, Bupati Kuansing Diduga Terima Suap Rp2,75 M

Tukar Jabatan dengan Land Cruiser, Bupati Kuansing Diduga Terima Suap Rp2,75 M

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:34 WIB

Kasus Penyekapan Karyawan Percetakan: Pemilik Laporkan Dugaan Pencurian Pelat Besi Rp230 Juta

Kasus Penyekapan Karyawan Percetakan: Pemilik Laporkan Dugaan Pencurian Pelat Besi Rp230 Juta

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:48 WIB

Kisah Siswa Sekolah Rakyat Ditayangkan pada Perayaan Hari Bhayangkara ke-80 di Bogor

Kisah Siswa Sekolah Rakyat Ditayangkan pada Perayaan Hari Bhayangkara ke-80 di Bogor

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:48 WIB

BEM UI Sindir BBM 'Elite' yang Turun: Rakyat dan Ojol Butuhnya Pertamax Murah!

BEM UI Sindir BBM 'Elite' yang Turun: Rakyat dan Ojol Butuhnya Pertamax Murah!

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:20 WIB

Fakta Baru Kasus Bupati Kuansing, KPK Ungkap Dugaan Uang dari Pelepasan Hutan

Fakta Baru Kasus Bupati Kuansing, KPK Ungkap Dugaan Uang dari Pelepasan Hutan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:54 WIB

×