Sering Dianggap Pekerjaan Idaman, Orang Ini Ungkap Penyesalannya Selama Jadi PNS: Nyelekit

Reza Gunadha | Fita Nofiana | Suara.com

Jum'at, 07 Januari 2022 | 21:16 WIB
Sering Dianggap Pekerjaan Idaman, Orang Ini Ungkap Penyesalannya Selama Jadi PNS: Nyelekit
Ilustrasi PNS. (ANTARA)

Suara.com - Menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) memang masih banyak digandrungi di Indonesia.

Pasalnya dengan stabilitas jam kerja dan pendapatan yang stabil hingga tunjangan hari tua menjadi salah pertimbangan besar.

Namun seorang warganet punya cerita tersendiri soal penyesalan terbesar menjadi seorang PNS.

Dalam sebuah forum online, ada pertanyaan: "Sebagai PNS, apa penyesalan terbesarmu?".

Dalam hal ini seorang PNS membalas dengan pengakuan panjang namun tegas.

"Sebenarnya saya mengambil pekerjaan ini (PNS) memang cari stabilitas jam kerja," tulisnya.

Sebelumnya ia mengaku bahwa bekerja di kantor konsultan di mana hampir setiap hari merasakan lembur kerja.

"Tiap hari saya berdoa semoga bisa dapat pekerjaan yang membuat saya masih bisa lihat mataharu saat perjalanan pulang kantor, saking hampir setiap hari saya lembur," tambahnya.

Akhirnya ia diterima sebagai seorang PNS, dan benar saja doanya agar bekerja dengan stabilitas jam kerja dikabulkan. Namun ada yang ia sesalkan, yakni soal pergaulan dan profesionalitasnya.

"Cuma saya menyesalkan baik pergaulan maupun profesinalisme jauh sekali dengan teman-teman saya di konsultan," tulis seorang PNS tersebut.

"Sistem kerja terlalu otoriter, dulu kerja di konsultan saya bisa berbeda pandang dengan atasan saya, tapi bukan jadi sebel-sebelan, secara personal kita baik-baik saja, tapi kita discuss mana jalan tengahnya jadi bisa mengakomodir point of view kedua belah pihak," imbuhnya.

Namun berbeda saat ia menjadi PNS di mana seorang atasan perlu dituruti dan sulitnya diajak diskusi.

"Nah pas jadi PNS, atasan itu pridenya bisa terluka kalau instruksi dia dipertanyakan, menyatakan perbedaan pendapat terang-terangan itu bisa dicap kurang ajar, membangkang, menolak kerjaan, sok pinter, mau sesopan apapun cara kita menyampaikan pendapat," curhatnnya.

"Akhirnya, yang ada jemaah ngomongin orang di belakang, orangnya enggak ngerasa, yang ada konflik secuil lama-lama jadi bukit, akhirnya kerja pun kayak pundung-pundungan, instead team work, padahal enggak kayak konsultan yang turn over tinggi, jadi PNS bisa kerja sama orang yang sama sampai usia pensiun lo. Bayangin jeleknya itu suasana kerja," tutupnya.

Curhatan PNS (twitter.com/gayoyo)
Curhatan PNS (twitter.com/gayoyo)

Curhatan penyesalan menjadi PNS tersebut diunggah dalam sebuah cuitan dari akun @gayoyo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Jadi Kota Injil, Pemda Manokwari Larang Hijab Hingga Azan, Benarkah?

CEK FAKTA: Jadi Kota Injil, Pemda Manokwari Larang Hijab Hingga Azan, Benarkah?

News | Jum'at, 07 Januari 2022 | 20:37 WIB

Gegerkan Warga, Mayat Pria Ditemukan di Gang Kontrakan dengan Posisi di Atas Motor Menyala

Gegerkan Warga, Mayat Pria Ditemukan di Gang Kontrakan dengan Posisi di Atas Motor Menyala

News | Jum'at, 07 Januari 2022 | 20:17 WIB

Kejari Tetapkan 3 Tersangka Korupsi Damkar Depok, Sandi: Saya Berharap yang Terbaik Saja

Kejari Tetapkan 3 Tersangka Korupsi Damkar Depok, Sandi: Saya Berharap yang Terbaik Saja

Bogor | Jum'at, 07 Januari 2022 | 19:39 WIB

Terkini

Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi

Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:30 WIB

Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR

Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:33 WIB

Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan

Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:29 WIB

Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?

Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:23 WIB

Menteri PU Nyetir Sendiri Lintasi Trans Jawa, Puji Kualitas Tol Bebas Lubang

Menteri PU Nyetir Sendiri Lintasi Trans Jawa, Puji Kualitas Tol Bebas Lubang

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:15 WIB

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:10 WIB

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:49 WIB

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:43 WIB

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:40 WIB

Bersama Anak Yatim Piatu, Boni Hargens Gelar Doa bagi Perdamaian Dunia

Bersama Anak Yatim Piatu, Boni Hargens Gelar Doa bagi Perdamaian Dunia

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:05 WIB