Belasan Turis Tewas Terjebak Salju Di Bukit Pakistan

Bangun Santoso

Minggu, 09 Januari 2022 | 07:29 WIB
Belasan Turis Tewas Terjebak Salju Di Bukit Pakistan
Ilustrasi salju. [Odd ANDERSEN / AFP]

Suara.com - Sedikitnya 16 turis tewas akibat kedinginan setelah terjebak dalam kendaraan mereka di Pakistan utara di mana ribuan orang datang untuk menikmati salju, kata sejumlah pejabat, Sabtu (8/1/2022).

Karena sekitar 1.000 kendaraan masih terjebak salju, pemerintah telah menetapkan Murree, 64 km arah timur laut ibu kota Islamabad, sebagai daerah bencana.

"Untuk pertama kali dalam 15 hingga 20 tahun sejumlah besar turis memadati Murree, yang menimbulkan krisis besar," kata Sheikh Rashid Ahmed, menteri dalam negeri Pakistan lewat pesan video.

Ahmed mengatakan sekitar 1.000 mobil terjebak di kota wisata pegunungan itu (hill station), yang dibangun di lokasi yang lebih tinggi dari daerah sekitarnya.

Dia memastikan "16 hingga 19 turis meninggal di dalam kendaraan mereka".

Beberapa peleton tentara dan pasukan paramiliter telah dikerahkan untuk membantu pemerintah sipil dalam operasi penyelamatan, kata dia.

Pada Jumat malam, pemerintah mengumumkan penutupan semua jalan menuju kota kecil tersebut untuk menghentikan gelombang turis yang datang.

Perdana Menteri Imran Khan mengungkapkan keterkejutannya atas "kematian tragis" belasan turis.

"Telah memerintahkan penyelidikan dan menetapkan regulasi yang tegas untuk memastikan pencegahan tragedi serupa," cuit Khan di Twitter.

baca juga

Menteri Informasi Fawad Chaudhry meminta masyarakat untuk tidak mengunjungi Murree.

Salju, yang mulai jatuh pada Selasa malam, terus turun secara berkala dan menarik minat ribuan turis. Akibat membludaknya pengunjung, banyak keluarga terlantar di jalan-jalan.

Media lokal melaporkan lebih dari 100.000 kendaraan memasuki kota wisata itu.

Video-video yang dibagikan di media sosial memperlihatkan beberapa keluarga, termasuk anak-anak, meninggal di kendaraan mereka yang tertutup salju.

"Apakah kematian itu disebabkan oleh kedinginan atau keracunan karbon monoksida (CO)?" kata Dr. Faheem Younus, kepala departemen penyakit menular di Universitas Maryland UCH, di Twitter.

"CO tidak berbau, mematikan jika mobil yang terus menyala terkubur salju, knalpot yang tersumbat bisa dengan cepat membunuh penumpangnya saat mereka menghirup CO."

Para pejabat Pakistan belum bersuara tentang penyebab kematian. (Sumber: Antara/Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Banjir Hingga Kebakaran Hutan, Pekan Pertama 2022 Indonesia Dilanda 68 Kejadian Bencana

Banjir Hingga Kebakaran Hutan, Pekan Pertama 2022 Indonesia Dilanda 68 Kejadian Bencana

Jabar | Minggu, 09 Januari 2022 | 07:13 WIB

Laporan BNPB: Pekan Pertama 2022 Tercatat 68 Kejadian Bencana Alam

Laporan BNPB: Pekan Pertama 2022 Tercatat 68 Kejadian Bencana Alam

News | Minggu, 09 Januari 2022 | 06:22 WIB

Tak Kunjung Dapat Jodoh, Pria Pakistan Pasang Baliho Dirinya di Jalan

Tak Kunjung Dapat Jodoh, Pria Pakistan Pasang Baliho Dirinya di Jalan

Batam | Sabtu, 08 Januari 2022 | 20:00 WIB

Diterjang Angin Kencang, 29 Rumah Rusak di Aceh Tenggara

Diterjang Angin Kencang, 29 Rumah Rusak di Aceh Tenggara

Sumut | Jum'at, 07 Januari 2022 | 12:44 WIB

22 Desa di Aceh Timur Masih Dilanda Banjir

22 Desa di Aceh Timur Masih Dilanda Banjir

Sumut | Jum'at, 07 Januari 2022 | 12:28 WIB

Pemerintah Malaysia Ngamuk, Banyak Warganya Yang Main TikTok Saat Bencana Banjir

Pemerintah Malaysia Ngamuk, Banyak Warganya Yang Main TikTok Saat Bencana Banjir

Bogor | Rabu, 05 Januari 2022 | 09:53 WIB

Fenomena Setahun Sekali, Warga Menanti Salju di Pegunungan Arab Saudi

Fenomena Setahun Sekali, Warga Menanti Salju di Pegunungan Arab Saudi

News | Selasa, 04 Januari 2022 | 21:08 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×