PKS Diseret-seret dalam Kasus Edy Mulyadi, Politisi PDIP Tak Terima: Ini Enggak Fair

Aprilo Ade Wismoyo

Rabu, 26 Januari 2022 | 13:18 WIB
PKS Diseret-seret dalam Kasus Edy Mulyadi, Politisi PDIP Tak Terima: Ini Enggak Fair
Edy Mulyadi. [Istimewa]

Suara.com - Politikus PDI Perjuangan Kapitra Ampera menanggapi aksi eks Calon Legislatif dari Partai Keadilan Sejahtera (PKSEdy Mulyadi yang diduga menghina Kalimantan.

Melansir Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, Kapitra meminta masyarakat tidak fokus melihat Edy yang merupakan eks Caleg PKS.

Ia meminta agar ucapan Edy yang kontroversial itu tak dikaitkan sebagai pernyataan partai.

"Jangan diseret-seret orangnya ke partainya, seolah-olah generalisasi partainya begitu. Ini enggak fair, lihat saja konteks permasalahannya," kata Kapitra dilansir Wartaekonomi.co.id, Selasa (25/1/2022).

Kapitra pun memahami bahwa Edy bermaksud menyampaikan kekhawatirannya. Namun, sayangnya hal itu disampaikan dengan cara yang tidak baik.

"Anda menyampaikan sebuah kejujuran, sebuah kekhawatiran, atau mencari panggung dengan mencari-cari kesalahan," ujar Kapitra.

Politikus PDI Perjuangan Kapitra Ampera. (Suara.com/Chyntia)
Politikus PDI Perjuangan Kapitra Ampera. (Suara.com/Chyntia)

"Ini kelihatan yang muncul hari ini bahwa pengendalian emosi rendah sehingga orang bisa menerjemahkan, menafsirkan ada 'panggung' yang dilebarkan," sambung Kapitra. Menurut dia, Edy Mulyadi harus menerima dan menjalani risiko hukum yang didapatnya atas ulahnya sendiri.

Sebelumnya, pernyataan Edy Mulyadi yang menyinggung soal Kalimantan viral di media sosial.

Edy Mulyadi diduga menghina Kalimantan dan warganya lantaran menyebut pulau itu sebagai tempat 'jin buang anak'. Selain itu, Edy juga jadi sorotan karena diduga menghina Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

baca juga

Atas ulahnya itu, Edy telah dilaporkan ke pihak kepolisian. Edy Mulyadi juga telah menyampaikan permintaan maaf terkait ucapannya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Edy Mulyadi Kena Amukan Warga Kalimantan, Pengamat: Hal yang Wajar

Edy Mulyadi Kena Amukan Warga Kalimantan, Pengamat: Hal yang Wajar

News | Rabu, 26 Januari 2022 | 13:09 WIB

Permintaan Maaf Azam Khan Penyebut 'Hanya Monyet' Viral, Dianggap Tidak Tulus, Hukum Adat Tetap Diminta Warganet

Permintaan Maaf Azam Khan Penyebut 'Hanya Monyet' Viral, Dianggap Tidak Tulus, Hukum Adat Tetap Diminta Warganet

Kaltim | Rabu, 26 Januari 2022 | 12:20 WIB

Soal Pemindahan Ibu Kota ke Kalimantan, Ridwan Kamil: Itu Wacana Lama Sejak Era Soekarno

Soal Pemindahan Ibu Kota ke Kalimantan, Ridwan Kamil: Itu Wacana Lama Sejak Era Soekarno

News | Rabu, 26 Januari 2022 | 12:08 WIB

Soal Kontroversi Arteria Dahlan, Pengamat Sentil Megawati: Kok Diam Saja

Soal Kontroversi Arteria Dahlan, Pengamat Sentil Megawati: Kok Diam Saja

News | Rabu, 26 Januari 2022 | 11:45 WIB

Kaitkan dengan Oligarki, Novel Bamukmin Sebut Ucapan Edy Mulyadi Membela Rakyat Kalimantan

Kaitkan dengan Oligarki, Novel Bamukmin Sebut Ucapan Edy Mulyadi Membela Rakyat Kalimantan

News | Rabu, 26 Januari 2022 | 11:43 WIB

'Hanya Monyet' Dianggap Hina Warga Kalimantan, Azam Khan Klaim Istilah Itu untuk Dirinya

'Hanya Monyet' Dianggap Hina Warga Kalimantan, Azam Khan Klaim Istilah Itu untuk Dirinya

Banten | Rabu, 26 Januari 2022 | 12:15 WIB

Terkini

Prabowo Tegaskan Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Kriminalisasi dan Balas Dendam Politik

Prabowo Tegaskan Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Kriminalisasi dan Balas Dendam Politik

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:46 WIB

Diplomasi AS - Iran Memanas, Utusan Donald Trump Kejar Kesepakatan Damai di Qatar

Diplomasi AS - Iran Memanas, Utusan Donald Trump Kejar Kesepakatan Damai di Qatar

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:27 WIB

Putusan MK Soal Pilkada Langsung Dinilai Beri Kepastian Hukum, Ini Alasannya

Putusan MK Soal Pilkada Langsung Dinilai Beri Kepastian Hukum, Ini Alasannya

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:06 WIB

Prabowo Beri Kenaikan Pangkat Kehormatan untuk Purnawirawan Polisi, Termasuk Mantan Ajudan Soekarno

Prabowo Beri Kenaikan Pangkat Kehormatan untuk Purnawirawan Polisi, Termasuk Mantan Ajudan Soekarno

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 09:21 WIB

Lalu Lintas Tol Jakarta Pagi Ini Semrawut, Kecelakaan Beruntun hingga Contraflow Picu Kemacetan

Lalu Lintas Tol Jakarta Pagi Ini Semrawut, Kecelakaan Beruntun hingga Contraflow Picu Kemacetan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 09:04 WIB

Prabowo Beri Hormat ke Jokowi di HUT ke-80 Bhayangkara

Prabowo Beri Hormat ke Jokowi di HUT ke-80 Bhayangkara

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 08:38 WIB

Viral Mahasiswa Unisa Yogya Diduga Kenakan Busana Perempuan dan Masuk Toilet Mahasiswi

Viral Mahasiswa Unisa Yogya Diduga Kenakan Busana Perempuan dan Masuk Toilet Mahasiswi

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 08:20 WIB

LPDB Koperasi Terapkan Zero Tolerance Pungli dan Penipuan, Pelanggaran Diproses Tegas Secara Hukum

LPDB Koperasi Terapkan Zero Tolerance Pungli dan Penipuan, Pelanggaran Diproses Tegas Secara Hukum

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 08:20 WIB

Transportasi Jerman Lumpuh Akibat Gelombang Panas, Jalan Tol Retak-retak

Transportasi Jerman Lumpuh Akibat Gelombang Panas, Jalan Tol Retak-retak

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:27 WIB

Aset Ketum Pemuda Pancasila Disita KPK, Diduga Berkaitan dengan Gratifikasi Korupsi Batu Bara

Aset Ketum Pemuda Pancasila Disita KPK, Diduga Berkaitan dengan Gratifikasi Korupsi Batu Bara

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:23 WIB

×