facebook

Sebut Tak Ada Ruginya Ambil Alih FIR, Menhan Prabowo: Saling Menguntungkan Kita Perlu Kerja Sama dengan Singapura

Chandra Iswinarno | Ria Rizki Nirmala Sari
Sebut Tak Ada Ruginya Ambil Alih FIR, Menhan Prabowo: Saling Menguntungkan Kita Perlu Kerja Sama dengan Singapura
Menhan Prabowo Subianto bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (2/6/2021). [Dok.Antara]

Menhan Prabowo Subianto menyebut tak ada kerugian Indonesia dan Singapura dari pengambilalihan Flight Information Region (FIR) atau ruang kendali udara.

Suara.com - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menyebut tidak ada kerugian yang ditimbulkan untuk Indonesia dan Singapura dari pengambilalihan Flight Information Region (FIR) atau ruang kendali udara. Bahkan menurutnya, pengambil alihan tersebut malah menguntungkan bagi kedua negara.

Indonesia kini telah mengambil alih FIR di Kepulauan Riau termasuk Natuna. Sebelumnya, FIR di kawasan itu dikelola oleh Singapura.

"Saya kira enggak ada kerugian. Saling menguntungkan, kita perlu persahabatan dan kerja sama dengan Singapura. Tetangga kita yang dekat. Jadi, saya kira ini saling menguntungkan," kata Prabowo di Kompleks Parlemen, Kamis (27/1/2022).

Meski sudah diambil alih, namun Singapura masih menguasai FIR pada ketinggian 0-37 ribu kaki. Ketika ditanya hal tersebut, Prabowo melemparkannya ke Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi yang lebih kompeten untuk menjawab.

Baca Juga: Tak Layak Pakai karena Sudah Keropos, Menhan Prabowo Subianto Lelang Dua KRI

Namun, ia memastikan kalau kesepakatan tersebut sudah sesuai dengan kebutuhan antara Indonesia dengan Singapura.

"Tapi yang penting setelah sekian puluh tahun akhirnya kita sekarang sudah ada kerangka perjanjian dan benar-benar kepentingan dua negara telah kita akomodasi."

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan, Indonesia telah mengambil alih ruang kendali udara di Kepulauan Riau termasuk Natuna.

Hal itu disampaikan Jokowi setelah melakukan perjanjian kesepakatan bersama dengan Singapura.

Perjanjian tersebut dilakukan Jokowi dalam pertemuannya bersama Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong dalam agenda Leaders Retreat Indonesia-Singapura di The Sanchaya Resort Bintan, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, Selasa (25/1/2022). Lantaran sudah diambil alih, maka ruang lingkup FIR Jakarta bakal meliputi seluruh teritorial Indonesia.

Baca Juga: KRI Teluk Penyu dan KRI Teluk Mandar Dijual karena Sudah Tak Layak Pakai, Menhan Prabowo: Sudah Ada Penggantinya

"Dengan penandatanganan perjanjian FIR maka ruang lingkup FIR Jakarta akan melingkupi seluruh wilayah udara teritorial Indonesia terutama di perairan sekitar kepulauan Riau dan Kepulauan Natuna," kata Jokowi dikutip melalui siaran langsung YouTube Sekretariat Presiden.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar