Iran Pertama Kali Tembakkan Rudal Sejjil, Pusat Komando Udara Israel Jadi Target Utama

Arief Apriadi

Senin, 16 Maret 2026 | 06:03 WIB
Iran Pertama Kali Tembakkan Rudal Sejjil, Pusat Komando Udara Israel Jadi Target Utama
Iran Pertama Kali Tembakkan Rudal Sejjil, Pusat Komando Udara Israel Jadi Target Utama. [Dok. X]
baca 10 detik
  • IRGC melancarkan serangan balasan kelima puluh empat, Operasi Janji Sejati 4, menargetkan posisi vital militer Israel.
  • Serangan ini menandai pengerahan perdana Rudal Sejjil untuk menghancurkan pusat komando rezim Zionis.
  • Eskalasi ini merupakan pembalasan atas agresi AS-Israel pasca terbunuhnya Ayatollah Khamenei pada 28 Februari lalu.

Suara.com - Garda Revolusi Iran (IRGC) dilaporkan telah melancarkan gelombang serangan rudal terbaru yang menargetkan sejumlah posisi vital milik militer Israel.

Dalam serangan balasan ke-54 yang diberi sandi True Promise 4 atau Operasi Janji Sejati 4 ini, IRGC untuk pertama kalinya mengerahkan rudal strategis berbahan bakar padat, Rudal Sejjil.

Eskalasi terbaru ini merupakan bagian dari aksi pembalasan atas perang agresi yang dilancarkan AS-Israel sejak terbunuhnya Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Ali Khamenei pada 28 Februari lalu.

Menurut pernyataan resmi dari Kantor Humas IRGC,  dikutip dari Tasnim News, Senin (16/3/2026), gelombang serangan terbaru ini turut melibatkan peluncuran rudal super berat Khorramshahr yang dilengkapi hulu ledak seberat dua ton.

Selain itu, rentetan rudal canggih lainnya seperti Khaybar-shekan, Qadr, dan Emad juga ikut ditembakkan untuk menggempur pertahanan musuh.

Pernyataan tersebut juga mengonfirmasi bahwa pengerahan Rudal Sejjil dalam Operasi Janji Sejati 4 kali ini sengaja ditujukan untuk menghancurkan pusat-pusat manajemen dan pengambilan keputusan rezim Zionis.

Target spesifik dari rudal berbahan bakar padat tersebut adalah pusat komando yang selama ini memengaruhi seluruh operasi berbasis udara milik militer Israel.

IRGC lebih lanjut menyatakan bahwa sejumlah infrastruktur kunci yang berpengaruh dalam industri militer dan pertahanan Israel juga telah berhasil menjadi sasaran empuk.

Tempat-tempat berkumpulnya pasukan militer rezim Zionis yang berada di jantung wilayah pendudukan turut menjadi target serangan balasan tersebut.

baca juga

Seperti diketahui, Amerika Serikat dan rezim Israel memulai kampanye militer skala besar tanpa provokasi terhadap Iran setelah operasi pembunuhan terhadap sejumlah komandan senior militer dan warga sipil.

Serangan agresi tersebut melibatkan gempuran udara ekstensif terhadap lokasi militer dan sipil di seluruh Iran, yang menyebabkan banyak korban jiwa dan kerusakan infrastruktur yang parah.

Sebagai respons, Angkatan Bersenjata Iran telah melakukan serangkaian operasi pembalasan, menargetkan posisi Amerika dan Israel di wilayah pendudukan serta di pangkalan-pangkalan regional dengan gelombang rudal dan drone.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Netanyahu Sudah Tewas? Video Terbaru Memperkuat Penggunaan AI: Ada Keanehan di Isi Kopi

Netanyahu Sudah Tewas? Video Terbaru Memperkuat Penggunaan AI: Ada Keanehan di Isi Kopi

News | Senin, 16 Maret 2026 | 03:30 WIB

CORE Wanti-wanti Ekonomi RI Bisa Menderita Efek Perang Iran-AS

CORE Wanti-wanti Ekonomi RI Bisa Menderita Efek Perang Iran-AS

Bisnis | Minggu, 15 Maret 2026 | 19:04 WIB

Fakta Unik Pulau Kharg Iran, Target Utama Pengeboman Terdahsyat Militer Amerika Serikat

Fakta Unik Pulau Kharg Iran, Target Utama Pengeboman Terdahsyat Militer Amerika Serikat

News | Minggu, 15 Maret 2026 | 22:05 WIB

Terkini

8 Lip Balm Berwarna untuk Bibir Hitam, Murah Bikin Tampak Segar Natural

8 Lip Balm Berwarna untuk Bibir Hitam, Murah Bikin Tampak Segar Natural

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 10:25 WIB

18 Kapal dan 1 Helikopter Dikerahkan Cari Jurnalis Hilang di Selat Sunda

18 Kapal dan 1 Helikopter Dikerahkan Cari Jurnalis Hilang di Selat Sunda

News | Senin, 14 September 2026 | 10:24 WIB

Wacana Wajib Rekening Bank untuk Warga, Ekonom Ingatkan Ancaman dan Beban APBN

Wacana Wajib Rekening Bank untuk Warga, Ekonom Ingatkan Ancaman dan Beban APBN

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:17 WIB

Babak Baru Skandal Biksu Mesum Thailand: Peran Besar Wanita di Video Viral Gelapkan Dana Rp114 M

Babak Baru Skandal Biksu Mesum Thailand: Peran Besar Wanita di Video Viral Gelapkan Dana Rp114 M

News | Senin, 14 September 2026 | 10:17 WIB

Apa Fungsi Utama Sampo untuk Rambut Beruban? Ini 7 Fungsinya

Apa Fungsi Utama Sampo untuk Rambut Beruban? Ini 7 Fungsinya

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 10:10 WIB

Dipecat PDIP Usai Kunjungi Jokowi, Achmad Hidayat Singgung Eri-Armuji

Dipecat PDIP Usai Kunjungi Jokowi, Achmad Hidayat Singgung Eri-Armuji

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 10:05 WIB

Distraksi Patah Hati: Belajar Melepaskan dan Terluka Sewajarnya

Distraksi Patah Hati: Belajar Melepaskan dan Terluka Sewajarnya

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 10:05 WIB

Anwar Ibrahim Blak-blakan soal Kebakaran Hutan Indonesia, Minta Prabowo Datang ke Malaysia

Anwar Ibrahim Blak-blakan soal Kebakaran Hutan Indonesia, Minta Prabowo Datang ke Malaysia

News | Senin, 14 September 2026 | 10:00 WIB

Sungai Jeneberang Kering, Warga Bikin Wisata Dadakan

Sungai Jeneberang Kering, Warga Bikin Wisata Dadakan

Foto | Senin, 14 September 2026 | 10:00 WIB

Santriwati di Ponpes Malang Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual, Polisi Turun Tangan

Santriwati di Ponpes Malang Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual, Polisi Turun Tangan

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 09:57 WIB

×