Menteri Nadiem Sudah Diingatkan Tapi Malah Dilempar ke Pemda, Ujungnya DPR Minta Jokowi Evaluasi PTM 100 Persen

Agung Sandy Lesmana, Novian Ardiansyah

Rabu, 02 Februari 2022 | 10:42 WIB
Menteri Nadiem Sudah Diingatkan Tapi Malah Dilempar ke Pemda, Ujungnya DPR Minta Jokowi Evaluasi PTM 100 Persen
Ilustrasi Mendikbudristek Nadiem Makarim saaat meminta sekolah mematuhi protokol kesehatan Covid-19 saat PTM 100 persen. (Foto dok. Kemendikbudristek)

Suara.com - Wakil Ketua Komisi X DPR yang membidangi pendidikan, Dede Yusuf sepakat dengan Presiden Jokowi yang meminta pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen dievaluasi. 

Dede mengatakan usulan yang sama juga sudah disampaikan kepada Mendikbudristek Nadiem Makarim seminggu lalu. Ia membandingkan pelaksanaan kerja kantoran yang bahkan sudah kembali menerapkan work from home alias WFH namun tidak dengan pembelajaran siswa.

"Saya sudah usulkan kepada menteri agar PTM dievaluasi dulu dengan merebaknya varian baru yang cepat ini. Masa kerja kantor sudah harus 50 persen anak anak tetap 100 persen?" kata Dede kepada wartawan, Rabu (2/2/2022).

Namun diakui Dede, Nadiem tetap berpegang pada SKB empat menteri, kendati sudah diusulkaknpara Dewan. Bahkan Nadiem melemparkan kebijakan PTM berlanjut atau tidak kepada masing-masing pemerintah daerah.

"Tapi mendikbuk tetap berpegangan pada SKB empat menteri, dan melempar kepada pemda untuk memutuskan. Sementara pemda juga bingung dan masih menunggu instruksi PPKM dari pusat," 

"Bahkan saya dengar banyak Kadisdik daerah yang menegur sekolah jika tidak laksanakan PTM," ujar Dede.

Dede menyarankan agar pembelajaran di sekolah dibagi dengan mekanisme 50 persen PTM dan 50 persen secara daring. Kebijakan itu setidaknya harus diberlakukan sampai lonjakan kasus akibat varian Omicron mereda.

"Diperkirakan bulan Maret, tapi belum ada tanggapan. Dan ternyata presiden juga meminta dievaluasi. Artinya dalam suasana ketidakpastian ini kita harus cepat tanggap dengan respons yang ada di publik. Tidak usah mengacu kepada SKB semua," tutur Dede.

Sebelumnya, Ketua Komisi X DPR RI, Syaiful Huda setuju dengan usulan Presiden Joko Widodo atau Jokowi agar pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka harus dievaluasi karena pandemi Covid-19 tengah melonjak akibat varian Omicron.

baca juga

Huda mengatakan setiap pemerintah daerah bisa menghentikan PTM dan kembali ke Pembelajaran Jarak Jauh atau sekolah online jika perkembangan pandemi terus memburuk di wilayahnya.

"Saya sepakat jika memang harus ada evaluasi pelaksanaan PTM, kendati demikian yang saya tahu setiap pemerintah daerah telah mempunyai skema pengendalian Covid-19 saat PTM dilakukan," kata Huda dalam keterangannya, Selasa (1/2/2022).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Sebut Pemindahan IKN Bukan Sekedar Pembangunan Gedung Pemerintahan Baru, Bakal Ada Perubahan Struktural Juga

Jokowi Sebut Pemindahan IKN Bukan Sekedar Pembangunan Gedung Pemerintahan Baru, Bakal Ada Perubahan Struktural Juga

Kaltim | Rabu, 02 Februari 2022 | 08:23 WIB

Ketua Komisi X DPR RI Setuju PTM 100 Persen Harus Segera Dievaluasi

Ketua Komisi X DPR RI Setuju PTM 100 Persen Harus Segera Dievaluasi

News | Rabu, 02 Februari 2022 | 06:15 WIB

Naik Status Jadi PPKM Level 2, Kota Sukabumi Kaji Pelaksanaan PTM

Naik Status Jadi PPKM Level 2, Kota Sukabumi Kaji Pelaksanaan PTM

Jabar | Rabu, 02 Februari 2022 | 05:30 WIB

Minyak Goreng Tetap Mahal, DPR Menilai Kebijakan Satu Harga Gagal Total

Minyak Goreng Tetap Mahal, DPR Menilai Kebijakan Satu Harga Gagal Total

Bogor | Selasa, 01 Februari 2022 | 20:07 WIB

Terkini

Dukung Diversifikasi Portofolio, BRI Tambah 3 Pilihan Reksa Dana Eastspring

Dukung Diversifikasi Portofolio, BRI Tambah 3 Pilihan Reksa Dana Eastspring

Sulsel | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:39 WIB

335 Sekolah Ditutup akibat Kabut Asap Indonesia, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat

335 Sekolah Ditutup akibat Kabut Asap Indonesia, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:22 WIB

Mengapa Pandangan yang Tepat Tentang Emas Tetap Bisa Berujung Rugi

Mengapa Pandangan yang Tepat Tentang Emas Tetap Bisa Berujung Rugi

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:09 WIB

Kode Voucher Belanja 10.10 di Shopee dari BRI, Ada Diskon Tambahan!

Kode Voucher Belanja 10.10 di Shopee dari BRI, Ada Diskon Tambahan!

Bri | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:07 WIB

BRI Gandeng Eastspring Indonesia, Tambah Pilihan Investasi bagi Nasabah

BRI Gandeng Eastspring Indonesia, Tambah Pilihan Investasi bagi Nasabah

Sumbar | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:06 WIB

BRI Luncurkan Tiga Reksa Dana Baru, Investasi Awal Mulai Rp100.000

BRI Luncurkan Tiga Reksa Dana Baru, Investasi Awal Mulai Rp100.000

Sumsel | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:03 WIB

Keresahan Publik Diabaikan, Sosiolog UGM Khawatir Masyarakat Berubah Jadi Apatis dan Marah

Keresahan Publik Diabaikan, Sosiolog UGM Khawatir Masyarakat Berubah Jadi Apatis dan Marah

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:00 WIB

IM3 Istimewa Hadir dengan Lebih Banyak Manfaat dalam Satu Paket Prabayar

IM3 Istimewa Hadir dengan Lebih Banyak Manfaat dalam Satu Paket Prabayar

Sumut | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 21:54 WIB

BRI Private dan Prioritas Dapat Promo Buy 1 Get 2 Tiket The Premiere Cinema XXI

BRI Private dan Prioritas Dapat Promo Buy 1 Get 2 Tiket The Premiere Cinema XXI

Bali | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 21:51 WIB

KPK Dalami Dugaan Permintaan Uang Terkait Pembukaan Blokir Lahan PT Summarecon

KPK Dalami Dugaan Permintaan Uang Terkait Pembukaan Blokir Lahan PT Summarecon

Bogor | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 21:49 WIB

×