Jadi Pasangan The Ruling Party, Analis: Penguasa yang Tak Happy Duet Anies-AHY Bisa Pakai Segala Cara untuk Menghambat

Agung Sandy Lesmana, Bagaskara Isdiansyah

Jum'at, 04 Februari 2022 | 12:28 WIB
Jadi Pasangan The Ruling Party, Analis: Penguasa yang Tak Happy Duet Anies-AHY Bisa Pakai Segala Cara untuk Menghambat
Ilustrasi-- Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat menemui Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota, Kamis (6/4/2021). (Suara.com/Fakhri Fuadi)

Suara.com - Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif, Ahmad Khoirul Umam, menilai duet Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dengan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk Pilpres 2024 bisa mengusung antitesa kekuasaan saat ini atau the ruling party. 

"Duet Anies-AHY bisa menjadi duet yang mengusung antitesa kekuasaan saat ini (the ruling party). Anies-AHY bisa mengklaim koalisinya sebagai 'Duet Perubahan'. Duet Anies-AHY termasuk yang prospektif," kata Khoirul Umam kepada wartawan, Jumat (4/2/2022). 

Alasan pertama yang dibeberkan Khoirul, yakni Anies-AHY merupakan 2 tokoh yang selama ini memiliki bekal elektabilitas memadai dengan posisi 1 hingga 6 besar. 

"Peringkatan elektabilitas itu tercermin dihampir seluruh hasil survei lintas lembaga yang muncul belakangan ini. Keduanya konsisten berada diradar dan bukan kategori tokoh dengan elektabilitas 1 koma," ungkapnya. 

Kemudian yang kedua, menurut Khoirul, jika duet Anies-AHY dipromosikan, tentunya Partai Demokrat menjadi salah satu sponsor utama koalisi, pembentuk 20 persen presidential threshold. 

Ia menilai itu awal yang baik, karena tokoh parpol yang memiliki elektabilitas dan mesin politik memadai hanya dua, yakni Prabowo dengan Gerindra dan AHY dengan Demokrat, kecuali PDIP yang bisa mengusung pasangan capres-cawapres sendiri.  

Ketum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (tangkapan layar/video)
Ketum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (tangkapan layar/video)

Lalu yang ketiga, ia mengatakan, dengan adanya Partai Demokrat sebagai sponsor koalisi dan juga duet, kemungkinan akan adanya partai politik lain dari garis ideologi nasionalis dan khususnya dari garis ideologi politik Islam yang akan merapat, untuk mendapatkan efek ekor jas (coat tail effect). 

"Efek ekor jas itu terbentuk jika partai politik pengusung nama Capres-Cawapres memiliki chemistry dan paradigma yang sama, sehingga tidak ada kegamangan yang menjadi sumber slit ticket voting," tuturnya. 

Khoirul melanjutkan, selama Anies tidak mendeklarasikan diri masuk ke partai politik, maka Anies bisa menjadi pemersatu bagi partai-partai pengusungnya. 

baca juga

Terlebih lagi, kata dia, dibalik duet Anies-AHY, ada 2 tokoh politik besar yang bisa menjadi joined forces, yakni SBY-JK, mengingat AHY adalah anak biologis dan ideologis SBY dan JK adalah mentor politik Anies Baswedan. 

"Jika duet ini digarap dengan baik, bisa saja duet Anies-AHY mengulang kemenangan SBY-JK sebagaimana terjadi di Pemilu 2004 lalu," ujarnya. 

Beredar video puluhan emak-emak mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai Presiden 2024 pasca pengajian menuai sorotan publik (akun instagram @aniesbaswedan).
Beredar video puluhan emak-emak mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai Presiden 2024 pasca pengajian menuai sorotan publik (akun instagram @aniesbaswedan).

Lebih lanjut, berdasarkan riset yang saat ini sedang dijalankan oleh Institute for Democracy & Strategic Affairs (IndoStrategic) tentang kekuatan politik yang dimunculkan oleh 'public mood', hipotesa menunjukkan 'public mood' politik rakyat di 2024 mendatang mengharapkan perubahan. 

"Dalam konteks ini, duet Anies-AHY bisa membangun gelombang kekuatan yang menjadi sisi beda dari pemerintahan sekarang, yang dinilai sejumlah kalangan sering meng-ignore suara rakyat. Tim sukses pasangan Anies-AHY bisa menggarap fenomena perlawanan rakyat dalam pernolakan UU Ciptaker, UU KPK, pembentukan BRIN, sejumlah proyek infrastruktur yang membebani fiskal negara hingga IKN," tuturnya. 

Menurut Khoirul, sisi minus dari duet Anies-AHY ini adalah penguasa cenderung tidak akan senang. Menurutnya, duet ini akan ada yang menghambat. 

"Penguasa yang tidak happy dengan bertemunya duet Anies-AHY bisa saja akan menggunakan segala cara untuk menghambat bersatunya dua tokoh ini. Tetapi perlu diingat, kekuatan “public mood” bisa mengubah segalanya. Karena itu, koalisi politik besar tidak menjamin pasangan Capres-Cawapres bisa menang. Hal itu dibuktikan oleh SBY-JK di Pilpres 2004 dan juga pasangan Jokowi-JK di Pilpres 2014, yang koalisi pendukungnya ternyata lebih kecil dibanding kompotitor politiknya," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebut Wacana Duet Prabowo-Cak Imin di Pilpres jadi Ijtihad Politik, Analis: Cuma Hasilkan 'Kawin Paksa'

Sebut Wacana Duet Prabowo-Cak Imin di Pilpres jadi Ijtihad Politik, Analis: Cuma Hasilkan 'Kawin Paksa'

News | Jum'at, 04 Februari 2022 | 11:29 WIB

Pengamat Politik Soroti Tanda-Tanda Kejayaan Anies Baswedan di Pilpres 2024: Hampir Pasti Menang

Pengamat Politik Soroti Tanda-Tanda Kejayaan Anies Baswedan di Pilpres 2024: Hampir Pasti Menang

News | Jum'at, 04 Februari 2022 | 10:59 WIB

Bantah Cuma Pelengkap di Rezim Jokowi-Maruf, Gerindra: Jadi Modal Baik Kami jadikan Prabowo Presiden 2024

Bantah Cuma Pelengkap di Rezim Jokowi-Maruf, Gerindra: Jadi Modal Baik Kami jadikan Prabowo Presiden 2024

News | Jum'at, 04 Februari 2022 | 10:47 WIB

Modal Anies Baswedan Maju di Pilpres 2024 Dibongkar: Nggak Mudah

Modal Anies Baswedan Maju di Pilpres 2024 Dibongkar: Nggak Mudah

News | Jum'at, 04 Februari 2022 | 09:44 WIB

Terkini

Niat Tambah Nafkah Berujung Duka, Guru SDN 6 Kare Korban Tragedi KM Virgo Ditemukan Tewas

Niat Tambah Nafkah Berujung Duka, Guru SDN 6 Kare Korban Tragedi KM Virgo Ditemukan Tewas

Jatim | Sabtu, 26 September 2026 | 13:24 WIB

Wakili Keluarga di Pemakaman Guruh Soekarnoputra, Rano Karno: Mas Guruh Cinta Indonesia Tanpa Gaduh

Wakili Keluarga di Pemakaman Guruh Soekarnoputra, Rano Karno: Mas Guruh Cinta Indonesia Tanpa Gaduh

News | Sabtu, 26 September 2026 | 13:23 WIB

Menjaga RUU Perampasan Aset Tetap pada Tujuannya

Menjaga RUU Perampasan Aset Tetap pada Tujuannya

Opini | Sabtu, 26 September 2026 | 13:18 WIB

Menang Telak di Mahkamah Agung, Ki Kusumo Siap 'Bersih-bersih' dan Rangkul Anggota PARFI

Menang Telak di Mahkamah Agung, Ki Kusumo Siap 'Bersih-bersih' dan Rangkul Anggota PARFI

Entertainment | Sabtu, 26 September 2026 | 13:18 WIB

Akhirnya PBB Turun Tangan di Perang AS - Iran, Minta Rampungkan Konflik Selat Hormuz

Akhirnya PBB Turun Tangan di Perang AS - Iran, Minta Rampungkan Konflik Selat Hormuz

News | Sabtu, 26 September 2026 | 13:16 WIB

7 Inspirasi Lipstik OMG Ombre, dari Natural hingga Bold

7 Inspirasi Lipstik OMG Ombre, dari Natural hingga Bold

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 13:16 WIB

Mengapa Zodiak Gemini dan Scorpio Sering Mengalami Konflik dalam Pertemanan Jangka Panjang?

Mengapa Zodiak Gemini dan Scorpio Sering Mengalami Konflik dalam Pertemanan Jangka Panjang?

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 13:15 WIB

Volkswagen Recall 2,8 Juta Mobil Akibat Masalah Baut

Volkswagen Recall 2,8 Juta Mobil Akibat Masalah Baut

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 13:14 WIB

Covering Cream Viva untuk Apa? Ini Manfaat, Harga, dan Review Penggunanya

Covering Cream Viva untuk Apa? Ini Manfaat, Harga, dan Review Penggunanya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 13:05 WIB

Review Bisikan Desa Gringsing: Slow-Burn yang Bikin Misterinya Ngeri Banget

Review Bisikan Desa Gringsing: Slow-Burn yang Bikin Misterinya Ngeri Banget

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 13:00 WIB

×