Menkes Budi Targetkan Vaksin Merah Putih Bisa Disuntikkan Ke Anak Usia 3-6 Tahun

Bangun Santoso, Stephanus Aranditio

Rabu, 09 Februari 2022 | 12:40 WIB
Menkes Budi Targetkan Vaksin Merah Putih Bisa Disuntikkan Ke Anak Usia 3-6 Tahun
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin meninjau pelaksanaan vaksinasi booster di SD Muhammadiyah Jogodayoh, Bambanglipuro, Bantul pada Jumat (21/1/2022). - (SuaraJogja.id/Rahmat Jiwandono)

Suara.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa Vaksin Merah Putih ditargetkan bisa digunakan untuk vaksinasi Covid-19 bagi anak-anak dan vaksinasi dosis ketiga atau booster.

Budi menyebut vaksinasi booster dan anak yang berlangsung saat ini sudah berlangsung cepat dengan menggunakan vaksin impor, uji klinik vaksin merah putih diharapkan bisa segera selesai agar bisa digunakan untuk booster.

"Kita sudah perhitungkan bahwa Vaksin Merah Putih bisa digunakan untuk booster dan vaksin anak, tapi kita menunggu kecepatan vaksinasinya seperti apa, makin cepat vaksinasinya maka kesempatannya lebih pendek," kata Budi dalam peluncuran uji klinis Vaksin Merah Putih di RSUD Dr Soetomo, Surabaya, Rabu (9/2/2022).

Selain itu, Vaksin Merah Putih juga diproyeksikan bisa digunakan untuk vaksinasi anak usia 3 tahun ke atas, karena vaksin impor yang tersedia sekarang baru bisa digunakan usai 6 tahun ke atas.

"Potensinya untuk bisa digunakan adalah untuk vaksin booster dan anak, kalau bisa anak di atas 3 tahun, saya juga belum menyampaikan ke Ibu Penny (Kepala BPOM) secara spesifik, tapi vaksin anak yang kita bisa berikan itu di atas 6 tahun, 3-6 tahun itu masih kosong, di dunia tidak banyak, setahu saya baru Vaksin Sinovac dan Pfizer yang bisa (untuk anak usia 3 tahun ke atas), tapi masih uji klinis kalau tidak salah," ungkap Budi.

Diketahui, Vaksin Merah Putih buatan Universitas Airlangga dan PT Biotis Pharmaceuticals mulai masuk fase uji klinik fase I di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Soetomo, Surabaya pada Rabu (9/2/2022) hari ni.

Dirut RSUD Dr. Soetomo, Dr. Joni Wahyuhadi mengatakan uji klinik fase I Vaksin Merah Putih ini akan diuji coba pada 90 orang subjek penelitian, disuntikan sebanyak dua dosis dengan interval waktu 28 hari.

"Vaksin Merah Putih hari ini clinical trial fase I ada 90 orang sasaran, kemudian nanti clinical trial fase II sekitar April ada 400 orang," kata Joni dalam peluncuran uji klinis Vaksin Merah Putih di RSUD Dr Soetomo, Surabaya, Rabu (9/2/2022).

Dia merinci, uji klinik fase I dilakukan pada 9 Februari - 8 Maret 2022, uji klinik fase II akan dilakukan pada 11 April 2022 - 11 April 2023, dan uji klinik fase III akan dijadwalkan setelah lolos fase II kepada 5.000 orang.

baca juga

"Kalau hasilnya baik dan efikasinya baik maka akan dilanjutkan clinical trial fase III," jelasnya.

Vaksin Merah Putih ini dikembangkan dengan platform inactive virus atau virus yang tidak aktif dengan kondisi RNA yang sudah diluncurkan sehingga tidak memiliki risiko replikasi di dalam tubuh pasien.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) juga sudah merestui Vaksin Merah Putih Buatan Universitas Airlangga dan PT. Biotis Pharmaceuticals Indonesia untuk melanjutkan pelaksanaan uji klinik kepada manusia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vaksin Merah Putih Mulai Hari Ini Uji Klinik Fase I, 90 Orang Maju jadi Sukarelawan

Vaksin Merah Putih Mulai Hari Ini Uji Klinik Fase I, 90 Orang Maju jadi Sukarelawan

News | Rabu, 09 Februari 2022 | 11:48 WIB

Kasus Covid-19 di Bekasi Hampir Lampaui Puncak Delta, Menkes Budi Gunadi Sadikin Ingatkan Masyarakat Jangan Kendor

Kasus Covid-19 di Bekasi Hampir Lampaui Puncak Delta, Menkes Budi Gunadi Sadikin Ingatkan Masyarakat Jangan Kendor

Bekaci | Rabu, 09 Februari 2022 | 07:14 WIB

Peneliti Unair Optimistis Vaksin Merah Putih Bisa Tangkal Covid-19 Varian Omicron, Besok Diuji Coba di Surabaya

Peneliti Unair Optimistis Vaksin Merah Putih Bisa Tangkal Covid-19 Varian Omicron, Besok Diuji Coba di Surabaya

Malang | Selasa, 08 Februari 2022 | 20:54 WIB

Menkes Budi Gunadi: 69 Persen Korban Meninggal karena COVID-19 Belum Vaksinasi

Menkes Budi Gunadi: 69 Persen Korban Meninggal karena COVID-19 Belum Vaksinasi

Health | Selasa, 08 Februari 2022 | 19:05 WIB

Jumlah Tes COVID-19 Meningkat Pesat, Menkes Budi Gunadi: Sehari Bisa Sampai 300 Ribu

Jumlah Tes COVID-19 Meningkat Pesat, Menkes Budi Gunadi: Sehari Bisa Sampai 300 Ribu

Health | Selasa, 08 Februari 2022 | 17:53 WIB

Tanggapi Hasil Tes PCR yang Tidak Tepat, Menkes Budi Gunadi: Tidak ada Tes PCR Hasilnya 100 Persen Sempurna

Tanggapi Hasil Tes PCR yang Tidak Tepat, Menkes Budi Gunadi: Tidak ada Tes PCR Hasilnya 100 Persen Sempurna

Lampung | Selasa, 08 Februari 2022 | 15:54 WIB

Dapat Lampu Hijau dari BPOM, Unair Bakal Lakukan Uji Klinis Vaksin Merah Putih Melibatkan 100 Subyek

Dapat Lampu Hijau dari BPOM, Unair Bakal Lakukan Uji Klinis Vaksin Merah Putih Melibatkan 100 Subyek

Jatim | Senin, 07 Februari 2022 | 21:15 WIB

Terkini

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:50 WIB

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:16 WIB

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:13 WIB

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:05 WIB

×