Ganjar Pranowo Disebut Panik Elektabilitas Terancam Rontok Gegara Ricuh Wadas, Pengamat: Bisa Bubar Nyapres!

Reza Gunadha, Elvariza Opita

Kamis, 10 Februari 2022 | 22:10 WIB
Ganjar Pranowo Disebut Panik Elektabilitas Terancam Rontok Gegara Ricuh Wadas, Pengamat: Bisa Bubar Nyapres!
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat memberikan keterangan kepada wartawan di Polres Purworejo. [Dok Pemprov Jateng]

Suara.com - Kericuhan di Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah masih menjadi sorotan nasional. Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, diberitakan sudah mengunjungi lokasi dan meminta maaf kepada masyarakat setempat atas kericuhan yang terjadi.

Meski demikian, kericuhan yang terkait dengan rencana pembangunan Bendungan Bener ini juga berdampak panjang. Salah satunya terhadap elektabilitas Ganjar yang digadang-gadang menjadi salah satu Calon Presiden RI pada 2024 mendatang.

Kericuhan disebut mengancam elektabilitas Ganjar yang berkali-kali masuk ke daftar lima besar di beberapa hasil survey. Pasalnya insiden di Desa Wadas disebut bisa menghancurkan image merakyat yang selama ini melekat pada sosok Ganjar.

Salah satu yang mengamini hal ini adalah pengamat politik sekaligus pemilik lembaga survei Median, Rico Marbun. Apalagi karena kasus ini disorot oleh berbagai pihak sehingga cakupan dampaknya pun begitu luas.

"Bingkai yang dibangun pak Ganjar selama ini kan merakyat, dekat dengan rakyat dan ramah terhadap rakyat. Itu semua bisa hancur dengan apa yang sudah terjadi kemarin di Wadas," tutur Rico ketika dihubungi Hops.ID -- jaringan Suara.com pada Kamis (10/2/2022).

Yang sangat mempengaruhi image Ganjar, menurut Rico, adalah persepsi penggunaan kekuatan yang berlebihan dalam menangani protes warga Wadas.

"Masalahnya kan dalam hitungan detik orang sudah menilai ini pakai kekuatan dan cara berlebihan, ada show of force yang tidak normal dalam penanganan Wadas," kata Rico. "Jelas ini mengancam elektabilitas Ganjar."

Rico juga ikut menyoroti aksi Ganjar yang langsung mengunjungi Desa Wadas dan meminta maaf kepada masyarakat. Menurutnya aksi tersebut sangat wajar dilakukan Ganjar, bukan hanya karena terkait kapasitasnya sebagai Gubernur Jateng tetapi juga terkait kepentingan sebagai Capres.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat mengunjugi warga di Desa Wadas Rabu (9/2/2022). [Dok Pemprov Jateng]
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat mengunjugi warga di Desa Wadas Rabu (9/2/2022). [Dok Pemprov Jateng]

"Ganjar paham dia harus membangun komunikasi yang baik untuk menetralisir dampak politik yang lebih besar," pungkas Rico. "Kalau tidak bisa bubar nyapres dia."

baca juga

Sebelumnya diberitakan, Desa Wadas ricuh usai pemerintah berniat melakukan pengukuran lahan milik warga sejak Selasa (8/2/2022). Pengukuran lahan ini sedianya berlangsung sampai Kamis (10/2/2022) hari ini.

Dalam prosesnya, terjadi ketegangan antara aparat kepolisian dan warga yang menolak proyek tersebut. Alhasil sejumlah berakhir diamankan oleh petugas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kritik MUI Soal Kasus Wadas! Anwar Abbas: yang Ciptakan Teror dan Ketakutan Bukan Teroris Tapi Negara

Kritik MUI Soal Kasus Wadas! Anwar Abbas: yang Ciptakan Teror dan Ketakutan Bukan Teroris Tapi Negara

Banten | Kamis, 10 Februari 2022 | 19:57 WIB

Warga Takut Ditangkap Sampai Sembunyi Bermalam di Hutan: Wadas seperti Desa Mati

Warga Takut Ditangkap Sampai Sembunyi Bermalam di Hutan: Wadas seperti Desa Mati

Jogja | Kamis, 10 Februari 2022 | 18:42 WIB

Mahasiswa UIN Walisongo Blokade Jalan Pantura, Sempat Ricuh Setelah Warga Nekat Menerobos

Mahasiswa UIN Walisongo Blokade Jalan Pantura, Sempat Ricuh Setelah Warga Nekat Menerobos

Jawa Tengah | Kamis, 10 Februari 2022 | 18:33 WIB

Proses Hukum Warga Wadas Naik ke Status Penyidikan, LBH Yogyakarta: Tidak Jelas Apa yang Disasar Polisi

Proses Hukum Warga Wadas Naik ke Status Penyidikan, LBH Yogyakarta: Tidak Jelas Apa yang Disasar Polisi

Jogja | Kamis, 10 Februari 2022 | 18:20 WIB

Polisi Tak Pandang Bulu Tangkapi Bocah hingga Lansia, Anak-Anak Desa Wadas Ketakutan

Polisi Tak Pandang Bulu Tangkapi Bocah hingga Lansia, Anak-Anak Desa Wadas Ketakutan

Jogja | Kamis, 10 Februari 2022 | 17:49 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×