Sejarah Hari Pemberontakan PETA 14 Februari yang Bertepatan dengan Valentine

Rifan Aditya

Sabtu, 12 Februari 2022 | 12:01 WIB
Sejarah Hari Pemberontakan PETA 14 Februari yang Bertepatan dengan Valentine
Ilustrasi sejarah hari pemberontakan PETA. (Pixabay/mohamed_hassan)

Suara.com - Jika selama ini hari kasih sayang selalu diperingati setiap tangal 14 Februari, maka bagi sejarah Indonesia, ada hari lain yang tak kalah penting untuk diperingati yaitu sejarah hari pemberontakan PETA.

Ya, selain Valentine, 14 Februari di negara kita juga merupakan Hari Peringatan Pemberontakan PETA. Apa itu dan bagaimana sejarah hari pemberontakan PETA?

Berdasarkan Ensiklopedi Pendudukan Jepang di Indonesia halaman 14 oleh Nino Oktorino, Pemberontakan PETA adalah peristiwa pemberontakan yang dilakuan batalion PETA (Pembela tanah Air) di Blitar, Jawa Timur pada tanggal 14 Februari 1945. 

Pemberontakan ini dipimpin oleh pemimpin pleton atau Shodancho Soeprijadi terhadap pasukan Jepang karena prihatin dengan kesengsaraan rakyat Indonesia yang hidup di Blitar dibawah kekuasaan Kekaisaran Jepang selama Perang Dunia II.

Keprihatinan Soeprijadi sangat masuk akal, karena Kekaisaran Jepang menerapkan kerja paksa yang dikenal dengan romusha dan kerap merampas hasil pertanian.

Perlakuan rasial seperti halnya kekuasaan fasisme di Eropa juga membuatnya miris karena perlakuan rasis tersebut juga dialami oleh tentara PETA yang notabene adalah bentukan Jepang.

Berdasarkan hal-hal itulah, Soeprijadi kemudian mengkonsolidasikan pasukannya untuk melakukan pemberontakan melawan Tentara Kekaisaran Jepang.

Menurut sejarah hari pemberontakan PETA, sejumlah tentara Jepang terbunuh dan pasukan yang dipimpin Soeprijadi berhasil melarikan diri dan membawa banyak perlengkapan dan logistik Jepang, seperti senjata Arisaka dan senapan mesin Type 99.

Namun, struktur komando Tentara Jepang yang terpusat berhasil mencegah pemberontakan itu menyebar ke daidan atau batalion lainnya. Jepang akhirnya mengirim tentara PETA yang masih setia pada mereka untuk memburu Soeprijadi dan pengikutnya.

baca juga

Sebanyak 68 orang anggota PETA yang memberontak berhasil ditangkap dan 8 orang dihukum mati, 2 orang dibebaskan sementara Soeprijadi sendiri tidak ditemukan sampai hari ini.

Hilangnya Soeprijadi di sejarah hari pemberontakan PETA membuat banyak spekulasi yang beredar. Ada yang menyebutnya tewas dalam pertempuran 14 Februari, ada juga yang mengatakan ia kabur ke tanah kelahirannya, Trenggalek.

Spekulasi paling menyedihkan adalah  ia berhasil ditangkap dan dibunuh di tempat oleh tentara Jepang. Namun tak ada yang tahu dengan pasti bagaimana nasib Soeprijadi.

Demikian sejarah hari pemberontakan PETA tahun 1945 yang tanggalnya bertepatan dengan hari Valentine, 14 Februari.

Kontributor : Rima Suliastini

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

30 Kata-kata Hari Valentine 2022 untuk Sahabat Sejati, Sebab Kasih Sayang Tidak Hanya untuk Kekasih Hati

30 Kata-kata Hari Valentine 2022 untuk Sahabat Sejati, Sebab Kasih Sayang Tidak Hanya untuk Kekasih Hati

News | Jum'at, 11 Februari 2022 | 19:49 WIB

Tanpa Basa-basi, Ustaz Abdul Somad Tegas Sebut Perayaan Hari Valentine 14 Februari Hari Zina Internasional

Tanpa Basa-basi, Ustaz Abdul Somad Tegas Sebut Perayaan Hari Valentine 14 Februari Hari Zina Internasional

Sumbar | Jum'at, 11 Februari 2022 | 18:49 WIB

5 Negara Ini Tak Boleh Rayakan Hari Valentine Tanggal 14 Februari, Dimana Saja?

5 Negara Ini Tak Boleh Rayakan Hari Valentine Tanggal 14 Februari, Dimana Saja?

News | Rabu, 09 Februari 2022 | 13:10 WIB

Terkini

Captain Tsubasa: Rising Sun FINALS Kembali, Menuju Klimaks Madrid Olympics

Captain Tsubasa: Rising Sun FINALS Kembali, Menuju Klimaks Madrid Olympics

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Kortastipidkor Ralat: Orang Kepercayaan Bupati Gowa Ternyata Belum Jadi Tersangka

Kortastipidkor Ralat: Orang Kepercayaan Bupati Gowa Ternyata Belum Jadi Tersangka

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:29 WIB

FIFA ASEAN Cup Bakal Dihapus Jika Eks Bek Tottenham Ini Kalahkan Infantino di Pilpres FIFA 2027

FIFA ASEAN Cup Bakal Dihapus Jika Eks Bek Tottenham Ini Kalahkan Infantino di Pilpres FIFA 2027

Bola | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:27 WIB

Usai Dilantik, Bupati Sleman Minta 5 Lurah PAW Diminta Fokus pada Program dan Pelayanan Publik

Usai Dilantik, Bupati Sleman Minta 5 Lurah PAW Diminta Fokus pada Program dan Pelayanan Publik

Jogja | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:27 WIB

Tancap Gas Awal 2027! Proyek PLTP Rajabasa Bakal Serap 2.000 Pekerja, Kuota Lokal 80 Persen

Tancap Gas Awal 2027! Proyek PLTP Rajabasa Bakal Serap 2.000 Pekerja, Kuota Lokal 80 Persen

Lampung | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:26 WIB

Kereta Terakhir Pukul Sembilan Malam

Kereta Terakhir Pukul Sembilan Malam

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:24 WIB

Pernyataan Lengkap Jokowi Terkait Wacana Pemakzulan Gibran

Pernyataan Lengkap Jokowi Terkait Wacana Pemakzulan Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:23 WIB

Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Dampak MotoGP Mandalika 2026, InJourney Dorong Ekonomi hingga Rp5 T

Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Dampak MotoGP Mandalika 2026, InJourney Dorong Ekonomi hingga Rp5 T

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:22 WIB

Kekerasan Seksual di Pesantren, Mengapa Terus Terjadi Objektifikasi

Kekerasan Seksual di Pesantren, Mengapa Terus Terjadi Objektifikasi

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Miris Lihat Jemaah Gagal Berangkat, Ivan Gunawan Terjun ke Bisnis Umrah: Igun Jamin Pasti Berangkat

Miris Lihat Jemaah Gagal Berangkat, Ivan Gunawan Terjun ke Bisnis Umrah: Igun Jamin Pasti Berangkat

Entertainment | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:19 WIB

×