Ngobrol Langsung Bareng Jokowi Lewat Virtual, Walkot Semarang: I Love You Full Pak Presiden

Agung Sandy Lesmana, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 17 Februari 2022 | 11:35 WIB
Ngobrol Langsung Bareng Jokowi Lewat Virtual, Walkot Semarang: I Love You Full Pak Presiden
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi. [Dok Humas]

Suara.com - Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi berkesempatan untuk melaporkan perkembangan kasus Covid-19 sekaligus proses vaksinasi ke Presiden Joko Widodo atau Jokowi secara virtual, Kamis (17/2/2022). Hendrar menyebut terdapat 780 warga yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Hendrar menjelaskan dari 780 warga itu terdiri dari 127 berasal dari luar kota dan 653 warga asli Semarang. Ia juga melaporkan adanya kasus kematian akibat Covid-19 dalam satu bulan terakhir.

"Ada 12 warga kota Semarang yang meninggal dunia selama satu bulan terakhir. Ini yang 6 sudah divaksin tapi komorbid dan lansia, yang 6 ada yang belum vaksin atau vaksinnya belum lengkap," jelas Hendrar kepada Jokowi seperti dikutip melalui saluran YouTube Sekretariat Presiden, Kamis.

Selain itu, Hendrar juga melaporkan soal proses vaksinasi yang terus berjalan. Ia mengidentifikasi ada 500 ribu warga Semarang harus mendapatkan suntik vaksin ketiga atau booster pada Maret mendatang.

Presiden Joko Widodo atau Jokowi mendengarkan laporan perkembangan Covid-19 dan proses vaksinasi dari Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi secara virtual, Kamis (17/2/2022). (Tangkap Layar YouTube Sekretariat Presiden). 
Presiden Joko Widodo atau Jokowi mendengarkan laporan perkembangan Covid-19 dan proses vaksinasi dari Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi secara virtual, Kamis (17/2/2022). (Tangkap Layar YouTube Sekretariat Presiden). 

Lalu, untuk vaksin terhadap lansia sudah mencapai 86 persen untuk dosis pertama dan 80 persen untuk dosis kedua. Untuk anak-anak usia 5-11 tahun sudah mencapai 98 persen dosis pertama dan 92 persen dosis kedua.

Hendrar lanjut menerangkan bahwa pihaknya melakukan 10 ribu vaksinasi setiap harinya dibantu oleh TNI dan Polri. Ia menargetkan bisa memberikan 20 ribu vaksin dosis pertama dan kedua supaya pada Maret nanti bisa lanjut kepada vaksin booster.

Menutup laporannya, Hendrar menyampaikan ucapan terima kasih kepada Jokowi yang sudah memberikan perhatian ke setiap daerah termasuk Kota Semarang. Ia pun memberikan pesan hangat kepada Jokowi di penghujung laporannya.

"Kami ucapkan terima kasih, perhatian bapak yang luar biasa untuk Jawa Tengah khususnya kota Semarang, doa kita semuanya bapak selalu sehat dan kita i love you full sama pak presiden terima kasih," ungkapnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pantau Vaksinasi Covid-19 Di Sejumlah Daerah Secara Virtual, Jokowi: Ini Penting Saat Kasus Sedang Naik

Pantau Vaksinasi Covid-19 Di Sejumlah Daerah Secara Virtual, Jokowi: Ini Penting Saat Kasus Sedang Naik

News | Kamis, 17 Februari 2022 | 11:07 WIB

Masa Jabatan Gubernur Papua Barat Akan Berakhir, Presiden Jokowi Diminta Tunjuk Penjabat Sementara

Masa Jabatan Gubernur Papua Barat Akan Berakhir, Presiden Jokowi Diminta Tunjuk Penjabat Sementara

Sulsel | Kamis, 17 Februari 2022 | 10:03 WIB

CEK FAKTA: Jokowi Akan Kembali Diangkat Jadi Presiden karena Pilpres 2024 Dibatalkan, Benarkah?

CEK FAKTA: Jokowi Akan Kembali Diangkat Jadi Presiden karena Pilpres 2024 Dibatalkan, Benarkah?

News | Kamis, 17 Februari 2022 | 08:17 WIB

Jokowi Disamakan dengan Soeharto, Politisi PKB Langsung 'Ngegas'

Jokowi Disamakan dengan Soeharto, Politisi PKB Langsung 'Ngegas'

Video | Kamis, 17 Februari 2022 | 07:30 WIB

Terkini

Dulu Disekap, Kini Dipolisikan! Karyawan Toko Padel Jaksel Diduga Curi 10 Raket

Dulu Disekap, Kini Dipolisikan! Karyawan Toko Padel Jaksel Diduga Curi 10 Raket

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 08:31 WIB

Ada di Rumah Saat OTT, Istri Kedua Bupati Kuansing Semapat Diamankan KPK Terkait Suap Jabatan

Ada di Rumah Saat OTT, Istri Kedua Bupati Kuansing Semapat Diamankan KPK Terkait Suap Jabatan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 08:01 WIB

TikTok PHK Ratusan Karyawan Posisi Penting di Irlandia, Lebih Pilih Pakai AI

TikTok PHK Ratusan Karyawan Posisi Penting di Irlandia, Lebih Pilih Pakai AI

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 07:10 WIB

Harga BBM Non Subsidi Malaysia Turun, Segini Jadinya

Harga BBM Non Subsidi Malaysia Turun, Segini Jadinya

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 06:25 WIB

Kenapa Malaysia Terapkan 2 Hari WFH untuk PNS Mulai Agustus 2026?

Kenapa Malaysia Terapkan 2 Hari WFH untuk PNS Mulai Agustus 2026?

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 06:05 WIB

Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak

Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:54 WIB

Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen

Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:46 WIB

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:13 WIB

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:56 WIB

Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam

Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:47 WIB

×