Profil Rusia, Negara yang Kerap Disebut Penyulut Perang Dunia III Punya Senjata Pemusnah Massal Terbesar

Rifan Aditya

Sabtu, 26 Februari 2022 | 20:55 WIB
Profil Rusia, Negara yang Kerap Disebut Penyulut Perang Dunia III Punya Senjata Pemusnah Massal Terbesar
Profil Rusia, Negara yang Kerap Disebut Penyulut Perang Dunia III Kirim Rudal untuk Invasi Ukraina - Ilustrasi Rusia. (Instagram/@Russia)

Suara.com - Profil Rusia yang tengah menginvasi Ukraina menjadi sorotan masyarakat di berbagai belahan benua. Bahkan, Rusia kerap disebut sebagai negara penyulut Perang Dunia III karena menyerang saudara tuanya, Ukraina. 

Banyak yang penasaran dengan negara yang dipimpin presiden Vladimir Putin ini. Berikut profil Rusia yang dirangkum dari beberapa sumber.

Kondisi Geografi Rusia

Selama ini banyak orang hanya mengenal Rusia dari sudut pandang presidennya, namun tak banyak yang tahu bahwa Rusia adalah negara terluas di dunia dengan luas wilayah 17.125.200 km² alias mencakup seperdelapan luas daratan di bumi.

Wilayahnya membentang sepanjang Asia Utara dan sebagian Eropa timur. Saking luasnya, Rusia bahkan memiliki 11 zona waktu. Negara yang berbatasan dengan Rusia cukup banyak, termasuk salah satunya adalah Ukraina.

Dari barat laut sampai tenggara, Rusia berbatasan dengan Norwegia, Finlandia, Estonia, Latvia, Lituania, Polandia, Belarusia, Ukraina, Georgia, Azerbaijan, Kazakhstan, Tiongkok, Mongolia dan Korea Utara. 

Menurut data bulan Maret 2016, Rusia adalah termasuk negara dengan penduduk terbanyak di dunia, sekitar 146 juta jiwa.

Sejarah Rusia

Setelah Revolusi Rusia, Republik Sosialis Federasi Soviet Rusia menjadi bagian utama dari Republik Sosialis Uni Soviet, negara pertama di dunia yang memiliki konstitusi negara sosialis.

baca juga

Uni Soviet memerankan peran bertahan dalam kemenangan Sekutu pada Perang Dunia II dan muncul sebagai negara adikuasa yang menjadi lawan Amerika selama Perang Dingin. 

Era Soviet merupakan pencapaian teknologi paling signifikan Rusia, yaitu pada abad ke-20, termasuk satelit buatan manusia pertama di dunia dan peluncuran manusia pertama di luar angkasa. 

Di akhir tahun 1990, Uni Soviet memiliki ekonomi kedua terbesar dunia, kekuatan militer terbesar dunia dan cadangan senjata pemusnah massal terbanyak.

Perkembangan Ekonomi Rusia dan Sekutunya

Setelah bubarnya Uni Soviet pada tahun 1991, 15 republik independen berpisah. Rusia adalah negara terbesar dengan penduduk terbanyak dan secara ekonomi paling berkembang. 

Sumber daya energi dan mineral Rusia adalah yang terbesar di dunia, menjadikannya sebagai produsen minyak dan produsen gas alam utama dunia. Keunikan lain yang terungkap dari profil Rusia adalah negara ini salah satu yang memiliki senjata nuklir dengan cadangan senjata pemusnah massal terbesar di dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemlu Sebut 153 WNI di Ukraina Dalam Kondisi Aman dan Selamat, 4 Orang di Medan Pertempuran

Kemlu Sebut 153 WNI di Ukraina Dalam Kondisi Aman dan Selamat, 4 Orang di Medan Pertempuran

News | Sabtu, 26 Februari 2022 | 20:47 WIB

Profil Ukraina: Negara yang Sedang Diinvasi Rusia Ternyata Jadi Pusat Cadangan Pangan Dunia

Profil Ukraina: Negara yang Sedang Diinvasi Rusia Ternyata Jadi Pusat Cadangan Pangan Dunia

News | Sabtu, 26 Februari 2022 | 20:39 WIB

Takut Berpisah Akibat Perang, Pasangan Ukraina Terpaksa Menikah di Bawah Gempuran Rudal: Kami Mungkin Bisa Mati

Takut Berpisah Akibat Perang, Pasangan Ukraina Terpaksa Menikah di Bawah Gempuran Rudal: Kami Mungkin Bisa Mati

News | Sabtu, 26 Februari 2022 | 20:28 WIB

Terkini

Marc Klok Sebut Laga Lawan Sabah FC dan Bali United Penting untuk Persib

Marc Klok Sebut Laga Lawan Sabah FC dan Bali United Penting untuk Persib

Bola | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:35 WIB

Desil Berapa yang Nggak Boleh Beli Pertalite? Begini Cara Ceknya!

Desil Berapa yang Nggak Boleh Beli Pertalite? Begini Cara Ceknya!

Otomotif | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:35 WIB

Apa Arti Kemajuan Jika Alam Tak Lagi Bisa Bertahan?

Apa Arti Kemajuan Jika Alam Tak Lagi Bisa Bertahan?

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:35 WIB

Meski Lolos dari Frontier Market, IHSG Tetap Merah Pagi ini di level 6.300

Meski Lolos dari Frontier Market, IHSG Tetap Merah Pagi ini di level 6.300

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:18 WIB

Red Riding Hood Jadi Detektif, Adaptasi Anime TV Dijadwalkan Tayang 2027

Red Riding Hood Jadi Detektif, Adaptasi Anime TV Dijadwalkan Tayang 2027

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:15 WIB

5 Shade Bedak untuk Kulit Cerah agar Wajah Tidak Pucat dan Makeup Flawless

5 Shade Bedak untuk Kulit Cerah agar Wajah Tidak Pucat dan Makeup Flawless

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:15 WIB

Amplop Suhardiman Amby, KPK Berpeluang Periksa Kapolres Kuansing dan Ajudan Raja Juli

Amplop Suhardiman Amby, KPK Berpeluang Periksa Kapolres Kuansing dan Ajudan Raja Juli

Riau | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:08 WIB

Pemegang Saham Waspada, CPIN dan GOTO Hengkang dari MSCI Global Standar Indexes

Pemegang Saham Waspada, CPIN dan GOTO Hengkang dari MSCI Global Standar Indexes

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:05 WIB

Chery Indonesia Catat Lonjakan Pemesanan di GIIAS 2026

Chery Indonesia Catat Lonjakan Pemesanan di GIIAS 2026

Otomotif | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:04 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Makin Pedas, Rawit Merah Tembus Rp61.700/Kg

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Makin Pedas, Rawit Merah Tembus Rp61.700/Kg

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:03 WIB

×