- MSCI mengeluarkan saham CPIN dan GOTO dari indeks Global Standard pada tanggal 31 Agustus 2026.
- GOTO dikeluarkan karena likuiditas rendah dan harga saham berada di level minimum Rp50.
- CPIN didepak dari indeks akibat penurunan harga saham serta kapitalisasi pasar yang melewati ambang batas.
Suara.com - Lembaga pemeringkat indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI) mengeluarkan hasil penilaianya atau rebalancing berbagai indeks saham-saham.
Salah satunya, MSCI mengeluarkan hasil rebalancing pada MSCI Global Standar Indexes di mana terdapat dua saham yang terlempat dari indeks saham tersebut.
Dua saham itu diantaranya, PT Charoen Popkhand Indonesia Tbk (CPIN) dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). Dengan keluarnya, kedua saham ini maka berpotensi adanya arus keluar modal yang cukup besar.
Pasalnya, indeks MSCI itu menjadi acuan para manajer investasi dalam merekomendasikan saham-saham investor asing untuk berinvestasi di pasar modal Indonesia.
![Investor perlu mencari strategi investasi baru setelah Rebalancing MSCI. [Gemini AI]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/05/13/31530-msci.jpg)
MSCI dalam pengumumannya, hengkangnya GOTO dinilai karena aktivitas pergerakan sahamnya minim, sehingga dinilai kurang likuid. Selain itu, saham GOTO terus bertengger level minium yaitu Rp50 per lembar saham.
"Langkah ini diambil karena adanya potensi masalah replikasi indeks yang terkait dengan likuiditas yang sangat rendah, akibat perdagangan pada harga minimum yang dapat diperdagangkan sebesar Rp50 di Bursa Efek Indonesia sejak penutupan perdagangan tanggal 13 Mei 2026," tulis MSCI dalam pengumumannya yang dikutip, Kamis (13/8/2026).
Sementara, Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta Utama menilai dihapusnya CPIN dari indeks karena memang sahamnya telah anjlok 22,5 persen, sehingga di bawah ambang batas dari kriteria Indeks.
Adapun, dalam 3 bulan terakir saham CPIN telah anjlok 20,85 persen di level Rp3.150 per lembar saha,
"Penyebab utamanya adalah harga saham yang turun sekitar 22,5 persen, sejak review Mei sehingga kapitalisasi pasar yang disesuaikan free float (FIF-adjusted market cap) turun di bawah ambang batas indeks Standard," ujar Nafan.
Sayangnya, MSCI tidak menambah emiten dalam MSCI Global Standar Indexes ini. Namun, rebalancing ini akan berlaku mulai tanggal penutupan perdagangan 31 Agustus 2026.