Elektabilitas Ganjar Tinggi di Kalangan Pemilih Kritis, Begini Penjelasannya

Aprilo Ade Wismoyo

Selasa, 01 Maret 2022 | 12:15 WIB
Elektabilitas Ganjar Tinggi di Kalangan Pemilih Kritis, Begini Penjelasannya
Ilustrasi Ganjar Pranowo. [Suara.com/Eko Faizin]

Suara.com - Lembaga survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) melakukan riset kepada pemilih kritis di tanah air terkait elektabilitas calon presiden (capres) 2024. Walhasil, nama Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menang telak mengungguli tokoh lainnya.  

Melansir Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, SMRC melaksanakan survei di kalangan pemilih kritis, yaitu kelompok dengan kriteria memiliki telepon, tinggal di perkotaan, berpendidikan tinggi, dan sering mengakses berita sosial politik dari berbagai media. Tercatat, ada 72 persen pemilih kritis dari populasi pemilih nasional. 

Para responden diberikan pertanyaan 'Bila pemilihan presiden diadakan sekarang, siapa yang akan ibu/bapak pilih sebagai presiden diantara nama-nama berikut'. Survei capres ini dilakukan secara spontan dan tertutup dengan berbagai simulasi. 

Direktur Riset SMRC, Deni Irvani mengatakan, Ganjar unggul atas calon-calon presiden lainnya dalam kelompok pemilih kritis.  

Keunggulan tersebut terlihat dalam berbagai simulasi pertanyaan seperti pilihan spontan (top of mind), simulasi semi terbuka 29 nama, simulasi tertutup 15 nama, simulasi tertutup 3 nama, sampai simulasi tertutup 2 nama.  Deni menyebut, pada jawaban spontan atau top of mind, Ganjar berada di urutan teratas dengan dukungan sebesar 19,9 persen. Dilanjutkan, Manteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto dengan 10,4 persen dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan 9,8 persen. 

"Sementara, calon-calon lain mendapat dukungan spontan di bawah 4 persen, dan yang belum tahu 45,7 persen," ucap Deni dalam kanal YouTube SMRC, Senin, 28 Februari 2022. Lalu, dalam simulasi semi terbuka dengan 29 nama, Ganjar tetap di posisi teratas dengan dukungan 26,8 persen. 

Lalu, Anies 13,9 persen, Prabowo 13,7 persen, Sandiaga Uno 5,8 persen, dan Ridwan Kamil 5,1 persen. Deni menuturkan, calon-calon lain di bawah 3 persen serta yang belum tahu sebanyak 24 persen.  

"Dalam dua tahun terakhir, dukungan pemilih kritis kepada Ganjar dalam simulasi semi terbuka naik dari 7,7 persen pada survei Mei 2020 menjadi 26,8 persen pada survei terakhir 8-10 Februari 2022," paparnya. 

"Sejak April 2021, Ganjar konsisten berada di urutan teratas, sementara Anies dan Prabowo bersaing ketat memperebutkan posisi kedua setelah Ganjar," tambahnya.   

baca juga

Kemudian, dalam format simulasi tertutup 15 nama, di survei terakhir Ganjar kembali unggul dengan dukungan 27,5 persen.  Disusul Anies 14.8 persen, Prabowo 14.3 persen, Sandi 6.2 persen, Ridwan 5.9 persen dan calon-calon lain bawah 3 persen, serta yang belum tau 21,8 persen.  

Dalam simulasi tertutup 3 nama, Ganjar tetap unggul di kelompok pemilih kritis dengan dukungan 34,7 persen, disusul Anies 23,3 persen, dan Prabowo 21.9 persen. Sementara, pemilih yang belum tahu 20,1 persen. Begitu pula pada simulasi 2 nama, Ganjar unggul atas Prabowo ataupun Anies. 

Jika yang bersaing hanya Ganjar dengan Prabowo, Ganjar mendapat dukungan 41,9 persen dari pemilih kritis, unggul atas Prabowo yang hanya mendapat dukungan 34,7 persen.  Hal serupa juga terjadi jika yang bersaing hanya Ganjar dengan Anies, Ganjar mendapat dukungan 40,4 persen dari pemilih kritis, unggul atas Anies yang mendapat 34.6 persen suara.  

"Jika arah dukungan pemilih kritis kepada calon-calon presiden tidak mengalami perubahan yang signifikan, Ganjar memiliki modal yang kuat untuk pemilihan presiden 2024 mendatang," tandasnya. 

Sekadar informasi, survei ini dimulai pada 8-10 Februari 2022. Dengan sampel sebanyak 1.268 responden dipilih secara acak dari populasi tersebut dan diwawancarai lewat telepon.  Pemilihan sampel dilakukan melalui metode double sampling dan random digit dialing (RDD). 

Double sampling adalah teknik memilih sampel secara acak dari kumpulan sampel hasil survei sebelumnya.

Sementara RDD adalah teknik memilih sampel melalui proses pembangkitan nomor telepon secara acak. Sementara, margin of error survei kurang lebih 2,8 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketua Partai dengan Elektabilitas Tinggi Menurut Survei, Siapa Nomor Satu?

Ketua Partai dengan Elektabilitas Tinggi Menurut Survei, Siapa Nomor Satu?

Batam | Selasa, 01 Maret 2022 | 11:08 WIB

Sejumlah Elite Politik Usul Pemilu 2024 Ditunda, Pendukung Ganjar: Bisa Jadi Ini Jebakan ke Presiden

Sejumlah Elite Politik Usul Pemilu 2024 Ditunda, Pendukung Ganjar: Bisa Jadi Ini Jebakan ke Presiden

News | Senin, 28 Februari 2022 | 20:36 WIB

Ganjar Pranowo Gundul Mampu Kumpulkan Donasi Rp280 Juta untuk Anak Penyintas Kanker

Ganjar Pranowo Gundul Mampu Kumpulkan Donasi Rp280 Juta untuk Anak Penyintas Kanker

Jawa Tengah | Senin, 28 Februari 2022 | 18:25 WIB

Soroti Elektabilitasnya, Pengamat Sebut Anies Bakal Mudah Menang Pilpres Jika Lawannya Hanya Prabowo

Soroti Elektabilitasnya, Pengamat Sebut Anies Bakal Mudah Menang Pilpres Jika Lawannya Hanya Prabowo

News | Senin, 28 Februari 2022 | 17:00 WIB

Survei SMRC: Anies Semakin Menguat, Bisa Kalahkan Prabowo di Pilpres 2024

Survei SMRC: Anies Semakin Menguat, Bisa Kalahkan Prabowo di Pilpres 2024

News | Senin, 28 Februari 2022 | 16:50 WIB

Cukur Rambut hingga Plontos, Ganjar Pranowo Ungkap Alasan Ini

Cukur Rambut hingga Plontos, Ganjar Pranowo Ungkap Alasan Ini

Sumsel | Senin, 28 Februari 2022 | 16:45 WIB

Terkini

Prabowo Beri Kenaikan Pangkat Kehormatan untuk Purnawirawan Polisi, Termasuk Mantan Ajudan Soekarno

Prabowo Beri Kenaikan Pangkat Kehormatan untuk Purnawirawan Polisi, Termasuk Mantan Ajudan Soekarno

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 09:21 WIB

Lalu Lintas Tol Jakarta Pagi Ini Semrawut, Kecelakaan Beruntun hingga Contraflow Picu Kemacetan

Lalu Lintas Tol Jakarta Pagi Ini Semrawut, Kecelakaan Beruntun hingga Contraflow Picu Kemacetan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 09:04 WIB

Prabowo Beri Hormat ke Jokowi di HUT ke-80 Bhayangkara

Prabowo Beri Hormat ke Jokowi di HUT ke-80 Bhayangkara

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 08:38 WIB

Viral Mahasiswa Unisa Yogya Diduga Kenakan Busana Perempuan dan Masuk Toilet Mahasiswi

Viral Mahasiswa Unisa Yogya Diduga Kenakan Busana Perempuan dan Masuk Toilet Mahasiswi

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 08:20 WIB

LPDB Koperasi Terapkan Zero Tolerance Pungli dan Penipuan, Pelanggaran Diproses Tegas Secara Hukum

LPDB Koperasi Terapkan Zero Tolerance Pungli dan Penipuan, Pelanggaran Diproses Tegas Secara Hukum

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 08:20 WIB

Transportasi Jerman Lumpuh Akibat Gelombang Panas, Jalan Tol Retak-retak

Transportasi Jerman Lumpuh Akibat Gelombang Panas, Jalan Tol Retak-retak

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:27 WIB

Aset Ketum Pemuda Pancasila Disita KPK, Diduga Berkaitan dengan Gratifikasi Korupsi Batu Bara

Aset Ketum Pemuda Pancasila Disita KPK, Diduga Berkaitan dengan Gratifikasi Korupsi Batu Bara

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:23 WIB

Italia Siaga Gelombang Panas, 4 Orang Sudah Jadi Korban Tewas

Italia Siaga Gelombang Panas, 4 Orang Sudah Jadi Korban Tewas

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:19 WIB

Di Tengah Gejolak Global, Jawa Tengah Tetap Jadi Magnet Investasi

Di Tengah Gejolak Global, Jawa Tengah Tetap Jadi Magnet Investasi

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:11 WIB

Panas Lagi, Iran Ancam Kembali Tutup Selat Hormuz

Panas Lagi, Iran Ancam Kembali Tutup Selat Hormuz

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:09 WIB

×