6 Cara Mengatasi Peserta Upacara Pingsan atau Pusing akibat Panas Matahari

Yasinta Rahmawati

Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:19 WIB
6 Cara Mengatasi Peserta Upacara Pingsan atau Pusing akibat Panas Matahari
Ilustrasi mengatasi peserta upacara pingsan atau pusing akibat panas matahari. (Gemini AI)
baca 10 detik
  • Petugas kesehatan harus memindahkan korban pingsan saat upacara ke tempat teduh dengan udara yang baik.
  • Penolong wajib membaringkan korban telentang dengan posisi kaki lebih tinggi untuk melancarkan aliran darah.
  • Tindakan melonggarkan pakaian, memberi kompres dingin, aromaterapi, dan minuman manis dilakukan untuk memulihkan kesadaran korban.

Suara.com - Mengikuti upacara bendera di bawah terik matahari memerlukan kondisi fisik yang prima. Sering kali, kombinasi antara cuaca panas, belum sarapan, dan posisi berdiri yang terlalu lama membuat peserta merasa tidak kuat.

Karena itu sangat penting bagi petugas kesehatan atau pendamping untuk mengetahui cara mengatasi peserta upacara pingsan atau pusing akibat panas matahari, agar penanganan bisa dilakukan dengan cepat dan tepat.

Jika kamu melihat teman atau peserta upacara mulai menunjukkan tanda-tanda lemas, wajah pucat, atau bahkan kehilangan kesadaran, berikut adalah langkah-langkah pertolongan pertama yang harus dilakukan.

1. Segera Pindahkan ke Tempat yang Teduh dan Sejuk

Langkah pertama yang paling krusial adalah mengevakuasi korban dari lapangan. Carilah tempat yang memiliki sirkulasi udara yang baik, seperti di bawah pohon yang rindang, UKS, atau teras gedung yang tidak terkena sinar matahari langsung.

Pastikan lingkungan sekitar tidak terlalu ramai agar korban bisa mendapatkan oksigen yang cukup

2. Atur Posisi Tidur Telentang dengan Kaki Lebih Tinggi

Setelah berada di tempat teduh, baringkan korban secara telentang tanpa bantal. Langkah penting dalam cara mengatasi peserta upacara pingsan atau pusing akibat panas matahari adalah mengangkat kaki korban sekitar 20-30 cm lebih tinggi dari posisi jantung.

Hal ini bertujuan untuk membantu memperlancar aliran darah dan oksigen menuju otak yang sempat terhambat akibat suhu panas.

baca juga

3. Longgarkan Pakaian dan Aksesori Upacara

Pakaian upacara yang lengkap sering kali terasa menyesakkan saat tubuh sedang kepanasan. Longgarkan dasi, ikat pinggang, kancing kerah baju, dan lepaskan sepatu jika memungkinkan.

Dengan melonggarkan pakaian, pernapasan korban akan menjadi lebih lega dan suhu tubuh bisa turun lebih cepat.

4. Berikan Kompres Dingin di Area Tertentu

Suhu tubuh yang meningkat drastis (overheat) adalah penyebab utama pusing dan pingsan. Gunakan kain basah atau kompres dingin pada area lipatan tubuh seperti leher, ketiak, atau selangkangan.

Area-area ini memiliki pembuluh darah yang dekat dengan permukaan kulit, sehingga membantu mendinginkan suhu inti tubuh secara efektif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Upacara Bendera Sila Ke Berapa? Ini Makna dan Penerapan Nilai Pancasila Sehari-hari

Upacara Bendera Sila Ke Berapa? Ini Makna dan Penerapan Nilai Pancasila Sehari-hari

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:33 WIB

7 Menu Sarapan Sehat agar Kuat Berdiri dan Tidak Lemas saat Upacara 17 Agustus

7 Menu Sarapan Sehat agar Kuat Berdiri dan Tidak Lemas saat Upacara 17 Agustus

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 07:50 WIB

Sudah 99 Persen Siap, Sejumlah Mantan Presiden dan Wapres Pastikan Hadir Upacara HUT RI di Istana

Sudah 99 Persen Siap, Sejumlah Mantan Presiden dan Wapres Pastikan Hadir Upacara HUT RI di Istana

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:07 WIB

Terkini

3 Contoh Teks Sambutan Ketua RT untuk Malam Tirakatan 17 Agustus 2026, Singkat dan Berkesan!

3 Contoh Teks Sambutan Ketua RT untuk Malam Tirakatan 17 Agustus 2026, Singkat dan Berkesan!

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:15 WIB

UMKM Perempuan Aceh untuk Naik Kelas Berkat Sinergi PNM dan OJK

UMKM Perempuan Aceh untuk Naik Kelas Berkat Sinergi PNM dan OJK

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:07 WIB

Bareskrim ke Nagoya Food Court Batam, Gerebek Diduga Sarang Perjudian

Bareskrim ke Nagoya Food Court Batam, Gerebek Diduga Sarang Perjudian

Batam | Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:01 WIB

Kidung Para Pencari: Menemukan Makna di Tengah Riuh Kehidupan

Kidung Para Pencari: Menemukan Makna di Tengah Riuh Kehidupan

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Ketika Kereta Api Melintas di Pulau Sulawesi, Jauh Sebelum Indonesia Merdeka

Ketika Kereta Api Melintas di Pulau Sulawesi, Jauh Sebelum Indonesia Merdeka

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:54 WIB

Upacara Bendera Sila Ke Berapa? Ini Makna dan Penerapan Nilai Pancasila Sehari-hari

Upacara Bendera Sila Ke Berapa? Ini Makna dan Penerapan Nilai Pancasila Sehari-hari

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:33 WIB

OK! Madam: Bon Voyage, Aksi Seru Mantan Agen Rahasia Menyelamatkan Kapal!

OK! Madam: Bon Voyage, Aksi Seru Mantan Agen Rahasia Menyelamatkan Kapal!

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:30 WIB

CIMB Niaga Catat Kredit Tumbuh 6,6% Jadi Rp247,2 Triliun di Semester I 2026

CIMB Niaga Catat Kredit Tumbuh 6,6% Jadi Rp247,2 Triliun di Semester I 2026

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:30 WIB

Ortuseight Playday Hadir di 6 Kota, Dorong Pembinaan Futsal Pelajar

Ortuseight Playday Hadir di 6 Kota, Dorong Pembinaan Futsal Pelajar

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:22 WIB

Kuliner Wisata Kemiren Meluapkan Limbah Sapi Biogas Desa

Kuliner Wisata Kemiren Meluapkan Limbah Sapi Biogas Desa

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:20 WIB

×