Hasil Survei Terbaru Sebut Puan Berada di Posisi Buncit Karena 'Kaku', Elite PDIP: Namanya Saja Survei, Hasilnya Dinamis

Chandra Iswinarno, Bagaskara Isdiansyah

Senin, 07 Maret 2022 | 13:48 WIB
Hasil Survei Terbaru Sebut Puan Berada di Posisi Buncit Karena 'Kaku', Elite PDIP: Namanya Saja Survei, Hasilnya Dinamis
Ketua DPR RI, Dr. (H.C.) Puan Maharani. (Dok: DPR)

Suara.com - Lembaga Politika Research & Consulting dan Parameter Politik beberapa waktu lalu melakukan survei mengenai 11 tokoh kandidat presiden yang potensial. Hasilnya, Ketua DPR RI Puan Maharani masih berada di posisi buncit. Ketua DPP PDIP tersebut berada di posisi buncit lantaran dinilai secara eksposur politik masih terkesan 'kaku.' 

Menanggapi hal itu, Politisi Senior PDIP, Hendrawan Supratikno mengatakan, hasil survei tidak menjadi dalil pasti. Lantaran, hasil survei dianggap hanya sebuah perseptual atau persepsi saja.

"Hasil survey tidak melahirkan aksioma (dalil pasti), tapi kecenderungan perseptual, arah persepsi masyarakat," kata Hendrawan saat dihubungi, Senin (7/3/2022). 

Menurutnya, setiap hasil survei angkanya pasti akan berubah-ubah dalam setiap periodenya. Ia menilai survei hal yang dinamis. 

"Namanya saja survei, hasilnya dinamis, naik turun. Banyak faktor yang berpengaruh," ungkapnya. 

Kendati begitu, Hendrawan mengatakan, hasil survei tersebut tetap akan dijadikan catatan. 

"Ya, kita catat (hasil survei tersebut), untuk menambah pemahaman kita," tuturnya. 

Untuk diketahui, hasil survei Politika Research & Consulting dan Parameter Politik menunjukan Ganjar Pranowo mendapatkan nilai tertinggi 7,51, kemudian Anies Baswedan 7,32, Sandiaga Uno 7,20, Ridwan Kamil 7,14, Erick Thohir 6,88, Prabowo Subianto 6,85, Andika Perkasa 6,69, Muhaimin Iskandar 6,54, Airlangga Hartarto 6,41,  Agus Harimurti Yudhoyono 6,31, dan Puan Maharani 5,80. 

Indikator yang digunakan yaitu visioner, kepemimpinan politik, intelektualitas, keterampilan politik, keterampilan komunikasi politik, stabilitas emosi, gaya kepemimpinan, nasionalisme dan religiusitas, penampilan, integritas moral, dan kapabilitas. 

baca juga

"Artinya dari 11 nama capres yang kami survei terhadap key opinion leader, 10 orang mendapatkan angka rata-rata cukup baik. Artinya secara umum publik melihat bahwa siapapun yang nanti menjadi presiden adalah mereka yang memiliki kriteria cukup baik dari pandangan opinion leader," kata Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno di Jakarta, Minggu (6/3/2022). 

Mengapa Puan Maharani menempati urutan paling terakhir? 

Direktur Eksekutif Politika Research & Consulting Rio Prayogo menjelaskan, key opinion leader yang menjadi narasumber dan turut memberikan penilaian dalam survei, tidak pernah mendapatkan keterlibatan dan engagement Puan dalam berbagai isu kebangsaan. 

"Dia (Puan) tidak pernah berdiri menyampaikan point of view tentang masa depan bangsa ini, misalnya atau engagement dia terhadap keterlibatan dia terhadap berbagai isu atau mungkin atau sulit jarang dengan media atau sehingga para KOL itu tidak bisa memberikan penilaian yang cukup. Sehingga dianggap puan dibanding yang lain dia tidak cukup kapabel mungkin dibanding yang lain," kata Rio. 

Adi menambahkan secara eksposur politik, Puan terkesan 'kaku.' Meski begitu, Adi mengemukakan sikap kaku Puan, bisa jadi karena posisi jabatannya sebagai ketua DPR. 

"(Puan) tidak out of the box," kata Adi. 

Dia mengatakan berbeda misalnya dengan kandidat-kandidat lain yang bisa memperlihatkan sisi kain dari diri mereka. 

Adi mencontohkan, Sandiaga Uno yang sering tampil bermain basket atau olahraga lain. Ganjar yang sering bersepeda dan menyapa masyarakat. Demikian pula Anies Baswedan dan Ridwan Kamil yang belakangan ketemu dan makan bubur bareng. 

"Itu adalah sesuatu yang sebenarnya out of the box dari sisi personality juga mempengaruhi KOL dalam memberikan pendapat," kata Adi. 

Adi juga menyebut ekspos media terhadap Puan kurang kuat, walaupun dia sudah melakukan langkah-langkah politik menuju 2024. 

"Cuma ekspos yang tidak sekuat para 10 kandidat yang lain. Sehingga publik tidak terlampau menangkap sebenarnya apa yang disampaikan apa yang dikerjakan termasuk gagasan-gagasan besar oleh Puan Maharani sebagai ketua DPR," kata Adi. 

Gaya komunikasi Puan yang terkesan kaku juga terlihat dari hasil survei rekapitulasi tentang keterampilan komunikasi politik 11 kandidat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Elektabilitas Masih Rendah, Gatot Nurmantyo Diminta Lakukan Hal Ini jika Ingin Nyapres

Elektabilitas Masih Rendah, Gatot Nurmantyo Diminta Lakukan Hal Ini jika Ingin Nyapres

News | Senin, 07 Maret 2022 | 12:19 WIB

Puan Maharani Bocorkan Ciri-ciri Capres PDIP, Sosoknya Disebut Mirip Gubernur

Puan Maharani Bocorkan Ciri-ciri Capres PDIP, Sosoknya Disebut Mirip Gubernur

News | Senin, 07 Maret 2022 | 10:02 WIB

Masuk 10 Besar Hasil Survei, Peluang Gatot Nurmantyo di Pilpres 2024 Dibongkar Pengamat

Masuk 10 Besar Hasil Survei, Peluang Gatot Nurmantyo di Pilpres 2024 Dibongkar Pengamat

News | Minggu, 06 Maret 2022 | 17:41 WIB

Terkini

Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif

Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:47 WIB

HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno

HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:41 WIB

Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser

Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:20 WIB

Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran

Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:16 WIB

Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan

Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:08 WIB

Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio

Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:18 WIB

GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN

GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:45 WIB

Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan

Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:40 WIB

Gempa Pacitan Terasa hingga Yogyakarta, KAI Sempat Hentikan Perjalanan Kereta

Gempa Pacitan Terasa hingga Yogyakarta, KAI Sempat Hentikan Perjalanan Kereta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:32 WIB

Jangan Lewatkan Keseruan Belanja di Alfamidi Akhir Pekan Ini: Bonus Spesial Sudah Menanti

Jangan Lewatkan Keseruan Belanja di Alfamidi Akhir Pekan Ini: Bonus Spesial Sudah Menanti

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:28 WIB

×