Refly Harun Soroti Daftar Penceramah Radikal: Pastilah Ini yang Suka Kritik Pemerintah

Aprilo Ade Wismoyo

Selasa, 08 Maret 2022 | 11:55 WIB
Refly Harun Soroti Daftar Penceramah Radikal: Pastilah Ini yang Suka Kritik Pemerintah
Refly Harun (Youtube)

Suara.com - Ahli Hukum Tata Negara Refly Harun, lewat kanal Youtubenya ikut merepons soal munculnya nama Ustadz Abdul Somad hingga Ustadz Felix Siauw dalam daftar penceramah radikal dan terindikasi intoleran.

Melansir Terkini.id -- jaringan Suara.com, hal tersebut disampaikan mengingat soal penceramah radikal semakin ramai menjadi buah bibir publik usai presiden Jokowi mengingatkan TNI/Polri hati-hati dalam memilih penceramah.

Refly Harun dalam keterangannya mengatakan bahwa ustadz yang masuk dalam daftar penceramah radikal merupakan sosok yang kerap kali mengkritik pemerintah.

"Pastilah ini yang suka ngekritik pemerintah. Kalau ustadz yang tidak mengkritik pemerintah tidak radikal ya," ujarnya.

Selain itu, Refly Harun bahkan menilai negara lebih takut dengan radikalisme ketimbang korupsi.

"Jadi saya katakan negara ini lebih takut dengan radikalisme ketimbang korupsi karena dianggap radikalisme itu jauh lebih mengusik the establishment mungkin, dibandingkan orang yang korupsi," ungkapnya.

"Padahal kita tahu justru korupsi yang lebih mengkhawatirkan ya," sambungnya.

Advokat ini lalu menjabarkan ciri-ciri penceramah radikal menurut Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). DIkutip dari Galamedia. Selasa, 8 Maret 2022.

"Ada lima ya, yaitu satu anti Pancasila, pro Khilafah, dan menginginkan terbentuknya negara Islam," terangnya.

baca juga

Sejauh ini, Relfy mengaku tidak pernah melihat UAS, Ustadz Felix ataupun ustadz di daftar itu yang melakukan ciri kedua.

"Kemudian, ciri kedua mengajarkan paham takfiri yang mengkafirkan pihak lain yang berbeda paham maupun berbeda agama. Saya tidak pernah dengar itu dari Abdul Somad atau ustadz yang disebutkan itu ya, termasuk juga Felix Siauw," katanya.

Sementara soal ciri ketiga, kata dia, orang harus membedakan sikap anti pemimpin dengan sikap kritis.  

"(Ciri ketiga), menanamkan sikap anti pemimpin atau pemerintah yang sah. Nah jadi sikap anti pemimpin dengan pemerintahan yang sah itu berbeda dengan sikap kritis terhadap kepemimpinan," terangnya.

"Sikap membenci, membangun ketidakpercayaan masyarakat terhadap pemerintahan maupun melalui propaganda fitnah, adu domba, hate speech dan sebaran hoaks. Jadi, kalau ada penceramah yang kerjanya memfitnah, menyebarkan berita bohong, namanya bukan penceramah," imbuhnya.

Lebih lanjut, soal ciri keempat pun Refly tidak melihatnya ada di dalam diri UAS.  

"Kemudian yang keempat, memiliki sikap eksklusif terhadap lingkungan maupun perubahan serta intoleransi terhadap perbedaan maupun keragaman. Saya tidak melihat Abdul Somad eksklusif orangnya, bahkan terlalu sederhana," ucapnya.

"Lalu terakhir, memiliki pandangan anti budaya atau anti kearifan lokal keagamaan. Jadi Abdul Somad hobi sekali bikin pantun, itu adalah kearifan lokal," pungkasnya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebut Paham Radikal di Indonesia Sudah Sangat Kritis, Ngabalin: Sudah Masuk Stadium Keempat

Sebut Paham Radikal di Indonesia Sudah Sangat Kritis, Ngabalin: Sudah Masuk Stadium Keempat

News | Selasa, 08 Maret 2022 | 11:39 WIB

Soal Ciri-Ciri Penceramah Radikal yang Disebut BNPT, Waketum MUI: Untuk Apa Bicara Terorisme saat Rakyat Susah?

Soal Ciri-Ciri Penceramah Radikal yang Disebut BNPT, Waketum MUI: Untuk Apa Bicara Terorisme saat Rakyat Susah?

News | Selasa, 08 Maret 2022 | 10:30 WIB

BNPT Umumkan Lima Ciri Penceramah Radikal, MUI Wanti-wanti: Jangan Sampai Karena Kritik Pemerintah Disebut Radikal!

BNPT Umumkan Lima Ciri Penceramah Radikal, MUI Wanti-wanti: Jangan Sampai Karena Kritik Pemerintah Disebut Radikal!

Banten | Selasa, 08 Maret 2022 | 09:13 WIB

Polemik Penceramah Radikal, Cholil Nafis Beri Respon Mengejutkan, Singgung Keras Pemerintah

Polemik Penceramah Radikal, Cholil Nafis Beri Respon Mengejutkan, Singgung Keras Pemerintah

Bogor | Selasa, 08 Maret 2022 | 09:07 WIB

Heboh, Daftar Penceramah Radikal Tersebar Luas, Kemenag Beri Respon Seperti Ini

Heboh, Daftar Penceramah Radikal Tersebar Luas, Kemenag Beri Respon Seperti Ini

Bekaci | Selasa, 08 Maret 2022 | 08:50 WIB

Tak Terima Ustaz Abdul Somad Disebut Penceramah Radikal, Monica: Pembenci UAS adalah Pemuja Firaun

Tak Terima Ustaz Abdul Somad Disebut Penceramah Radikal, Monica: Pembenci UAS adalah Pemuja Firaun

Banten | Selasa, 08 Maret 2022 | 07:36 WIB

Terkini

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:54 WIB

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:13 WIB

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:27 WIB

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:06 WIB

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:52 WIB

×