Agar Mandalika Tak Hujan seperti WSBK, Menteri Sandiaga Ingin Bikin Collab Pawang dan BMKG di MotoGP?

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Rabu, 16 Maret 2022 | 12:53 WIB
Agar Mandalika Tak Hujan seperti WSBK, Menteri Sandiaga Ingin Bikin Collab Pawang dan BMKG di MotoGP?
Foto udara tikungan ke 10 Pertamina Mandalika International Street Circuit jelang tes pramusim MotoGP di KEK Mandalika, Kuta, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Rabu (9/2/2022).. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/tom.

Suara.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menyinggung kehadiran pawang hujan di Mandalika. Pembicaraan ihwal pawang itu dilakukan dalam rapat kerja Komisi X membahas kesiapan dukungan pelaksanaan MotoGP Mandalika 2022.

Adapun pawang hujan yang sempat disinggung Sandiaga ialah kehadiran pawang hujan saat ajang World Superbike (WSBK) di sirkuit Mandalika pada November 2021 lalu. Namun nyatanya kondisi tetap hujan.

"Tadi mengenai hujan pak. Waktu World Superbike itu ada pawang pak. Tapi akhirnya pawangnya menuntut pihak panitia, pak. Karena (ada) pawangnya, iya tetap hujan pak," kata Sandiaga di ruang Komisi X, Rabu (16/3/2022).

Berkaca dari pengalaman ajang WSBK, Sandiaga berharap cuaca hujan tidak lagi terjadi di Mandalika pada gelaran MotoGP akhir pekan ini.

Karena itu, ia akan melibatkan teknologi terkini dengan bekerja sama dengan BMKD dan BRIN serta instansi dan lembaga terkait. Nantinya teknologi modifikasi cuaca (TMC) dilakukan untuk mencegah hujan di langit Mandalika.

"Jadi memang ini yang terus kita upayakan dengan TMC, pak. Namanya teknologi modifikasi cuaca. Jadi melibatkan BRIN, BMKG dan TNI AU kita harapkan bisa membantu memitigasi situasi," ujar Sandiaga.

Sebelumnya dalam pemaparan, Sandiaga mengatakan persiapan MotoGP sudah 100 persen. Hal itu diketahui berdasarkan hasil rapat sinkronisasi putaran ke-12 dengan Komandan Lapangan MotoGP Mandalika Hadi Tjahjanto.

Kendati persiapan sudah 100 persen, namun berkaitan dengan cuaca masih perlu diantisipasi.

Sandiaga memohon doa agar langit Mandilika cerah saat MotoGP dimulai.

baca juga

"Semuanya sudah ready to go, 100 persen, namun tentunya kita harus berdoa kepada Allah SWT karena cuaca ini menjadi tentunya suatu yang perlu kita antisipasi juga. Dan tentunya dengan support-nya Komisi X dengan doa-doa dari bapak dan ibu di sini, inshaallah semua lancar," kata Sandiaga.

Sementara itu, menanggapi Sandiaga, Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda berkelar agar menggunakan pawang hujan sekaligus TMC untuk mengantisipasi turunnya hujan di MotoGP Mandalika.

"Di double saja Mas (Menteri Sandiaga). Pawang hujan yang biasanya, sama yang TMC tadi," kata Huda.

Pawang Hujan Lapor Polisi

Pawang Hujan di Sirkuit Mandalika, Damai Santoso, tidak terima dan merasa tersinggung karena diolok-olok warganet karena dianggap gagal menangkal hujan. Hal ini karena pertandingan sempat ditunda akibat hujan lebat yang terjadi di kawasan Mandalika, Lombok Tengah, NTB.

Seperti diketahui cuaca buruk memang terjadi di kawasan tersebut dan hujan tetap turun dengan lebatnya saat gelaran balapan World Superbike (WSBK) pada Sabtu dan Minggu (20-21 November 2021). Upaya TNI menangkal awan mendung dengan menaburkan garam menggunakan helicopter juga ternyata tak membuahkan hasil

Dalam hal ini sang pawang hujan akhirnya jadi sorotan. Namun Damai Santoso mengaku tidak pernah diminta untuk menangkal hujan di hari balapan tersebut. Dia mengaku diminta menangkal hujan di saat Presiden Jokowi datang untuk meresmikan Sirkuit Mandalika.

Selain itu Damai Santoso juga tidak bisa berbuat untuk menangkal hujan jika Tuhan tidak mengizinkan.

“Saya dikatakan kalau pawang hujan tidak bekerja secara maksimal. Padahal, saya tidak menangkal hujan saat balapan,” ujar Damai Santoso di Polres Lombok Tengah seperti disiarkan di YouTube Mandalikanews, Senin (22/11/2021) sebagaimana diberitakan beritabali.com - jaringan suara.com.

Adapun foto-fotonya viral saat dirinya menangkal hujan. Namun dikatakannya foto itu adalah ketika Jokowi datang. Foto itu kemudian dipakai warganet saat hujan mengguyur Sirkuit Mandalika pada 20-21 November 2021 itu.

Terkait pengaduan ini, Polres Lombok Tengah akan memproses jika yang bersangkutan benar dirugikan.

"Nanti kami periksa terlebih dahulu," kata Petugas SPKT Polres Loteng, Ipda Supardi.

Sementara itu, Dorna Sport telah merilis jadwal sementara seri balapan MotoGP 2022. Sirkuit Mandalika resmi tercantum menjadi tuan rumah seri kedua yang akan berlangsung pada 20 Maret 2022.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menjamu Pebalap MotoGP dan Tim Gresini Rancing, Sandiaga Uno Promosi Telur Balado Khas Minang

Menjamu Pebalap MotoGP dan Tim Gresini Rancing, Sandiaga Uno Promosi Telur Balado Khas Minang

Sumsel | Rabu, 16 Maret 2022 | 12:31 WIB

Tak Dibolehkan Konvoi Bareng Rider MotoGP, Presiden RI Joko Widodo Langsung Merasakan Ini

Tak Dibolehkan Konvoi Bareng Rider MotoGP, Presiden RI Joko Widodo Langsung Merasakan Ini

Otomotif | Rabu, 16 Maret 2022 | 12:13 WIB

Viral Pembalap Muda Moto2 Marcos Ramirez Heran Dengar Suara Tarhim dari Masjid di Lombok, Publik: Siap-Siap Wudu Bang

Viral Pembalap Muda Moto2 Marcos Ramirez Heran Dengar Suara Tarhim dari Masjid di Lombok, Publik: Siap-Siap Wudu Bang

Otomotif | Rabu, 16 Maret 2022 | 12:20 WIB

Terkini

HUT RI ke-81, Tradisi Panjat Pinang Kembali Meriahkan Kalimalang

HUT RI ke-81, Tradisi Panjat Pinang Kembali Meriahkan Kalimalang

Foto | Selasa, 18 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×