NATO Tuding Rusia Bisa Lakukan Serangan Senjata Kimia Lewat Operasi 'Bendera Palsu'

Bangun Santoso

Kamis, 17 Maret 2022 | 11:43 WIB
NATO Tuding Rusia Bisa Lakukan Serangan Senjata Kimia Lewat Operasi 'Bendera Palsu'
Tentara Rusia

Suara.com - Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg pada Selasa (15/3/2022) mengatakan, bahwa Rusia dapat melakukan operasi bendera palsu di Ukraina yang melibatkan senjata kimia.

Operasi bendera palsu adalah sebuah taktik mencari alasan agar sebuah negara bisa menyerang negara lain. Operasi tersebut membuat sebuah peristiwa yang seolah-olah negara lain melakukan serangan yang memang layak untuk dibalas.

“Kami khawatir bahwa Moskow dapat melakukan operasi bendera palsu, mungkin melibatkan senjata kimia,” kata Stoltenberg kepada wartawan pada konferensi pers sehari sebelum pertemuan luar biasa para menteri pertahanan NATO sebagaimana disadur dari laman kantor berita Anadolu, Kamis (17/3/2022).

Dia menekankan bahwa Rusia telah berbohong tentang niatnya untuk menyerang Ukraina selama berbulan-bulan dan terus menyebarkan narasi palsu.

“Mereka mengklaim tengah melindungi warga sipil. Tapi mereka membunuh warga sipil. Sekarang, mereka membuat klaim yang tidak masuk akal tentang laboratorium biologi dan senjata kimia di Ukraina,” tambah Stoltenberg, yang dia sebut sebagai “kebohongan lain”.

Soal potensi bantuan militer China ke Rusia, Stoltenberg menegaskan bahwa China, sebagai anggota tetap Dewan Keamanan PBB, terikat untuk menegakkan hukum internasional yang “secara terang-terangan dilanggar” oleh perang Rusia di Ukraina.

NATO menyerukan China untuk "bergabung dengan seluruh dunia mengutuk keras kebrutalan Ukraina oleh Rusia" dan tidak mendukung Rusia, ujar dia.

Selain mengevaluasi situasi saat ini, para menteri NATO akan "memulai diskusi penting tentang langkah-langkah konkret untuk memperkuat keamanan kami untuk jangka panjang," kata Stoltenberg.

Dia berpendapat bahwa selain memobilisasi lebih banyak pasukan dan kapasitas udara dan angkatan laut ke sisi timur sebagai tanggapan segera terhadap perang, NATO harus memikirkan kembali pertahanan jangka panjangnya karena perang Rusia-Ukraina “menciptakan realitas keamanan baru di benua Eropa."

baca juga

Menteri Pertahanan Ukraina Oleksiy Reznikov akan bergabung dengan para menteri pertahanan NATO pada pertemuan tersebut, serta perwakilan dari negara-negara mitra Georgia, Finlandia, Swedia, dan Uni Eropa.

Perang Rusia-Ukraina, yang dimulai pada 24 Februari, telah menarik kecaman internasional, menyebabkan sanksi keuangan di Moskow, dan mendorong penarikan perusahaan global dari Rusia.

Setidaknya 636 warga sipil telah tewas dan 1.125 terluka di Ukraina sejak awal perang, dan lebih dari 3 juta pengungsi telah melarikan diri ke negara-negara tetangga, menurut laporan PBB.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demi Bebaskan Wali Kota Melitopol, Ukraina Serahkan Sembilan Tentara Rusia Yang Tertangkap

Demi Bebaskan Wali Kota Melitopol, Ukraina Serahkan Sembilan Tentara Rusia Yang Tertangkap

News | Kamis, 17 Maret 2022 | 11:26 WIB

BMW Pertahankan Ukraina Sebagai Pemasok Komponen untuk Jangka Menengah

BMW Pertahankan Ukraina Sebagai Pemasok Komponen untuk Jangka Menengah

Otomotif | Kamis, 17 Maret 2022 | 10:35 WIB

Rusia Sita Ratusan Jet Milik AS dan Eropa

Rusia Sita Ratusan Jet Milik AS dan Eropa

Bisnis | Kamis, 17 Maret 2022 | 10:15 WIB

Akibat Invasi Rusia, Fasilitas Layanan Kesehatan di Ukraina Porak-Poranda

Akibat Invasi Rusia, Fasilitas Layanan Kesehatan di Ukraina Porak-Poranda

Health | Kamis, 17 Maret 2022 | 09:27 WIB

Ridwan Kamil Sebut Konflik Bersenjata Rusia-Ukraina Momentum Daerah Kembangkan Riset EBT

Ridwan Kamil Sebut Konflik Bersenjata Rusia-Ukraina Momentum Daerah Kembangkan Riset EBT

Jabar | Kamis, 17 Maret 2022 | 05:00 WIB

Telpon Jokowi, Presiden China Bahas Soal Proyek Kereta Api Cepat hingga Krisis di Ukraina

Telpon Jokowi, Presiden China Bahas Soal Proyek Kereta Api Cepat hingga Krisis di Ukraina

Jogja | Rabu, 16 Maret 2022 | 22:04 WIB

Sinopsis Servant of The People, Sitkom yang Dibintangi Volodymyr Zelensky tentang Guru yang Menjadi Presiden Ukraina

Sinopsis Servant of The People, Sitkom yang Dibintangi Volodymyr Zelensky tentang Guru yang Menjadi Presiden Ukraina

Entertainment | Rabu, 16 Maret 2022 | 22:02 WIB

Terkini

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:41 WIB

Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan

Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:41 WIB

Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi

Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:07 WIB

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:34 WIB

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:02 WIB

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:45 WIB

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat

Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:55 WIB

833 ASN Pendamping PKH Punya Pekerjaan Sampingan, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Rp7,9 Miliar

833 ASN Pendamping PKH Punya Pekerjaan Sampingan, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Rp7,9 Miliar

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:53 WIB

Prabowo Bakal Resmikan B50 Pekan Depan

Prabowo Bakal Resmikan B50 Pekan Depan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:53 WIB

×