Jadi Trending Gegara Celotehan Ketua KPK, Ini 2 Alasan Harun Masiku Tak Kunjung Ditemukan

Ruth Meliana Dwi Indriani

Rabu, 23 Maret 2022 | 15:02 WIB
Jadi Trending Gegara Celotehan Ketua KPK, Ini 2 Alasan Harun Masiku Tak Kunjung Ditemukan
Harun Masiku. [dokumentasi demokrasi]

Suara.com - Nama Harun Masiku sempat menjadi trending topic di Twitter gegara celotehan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri. Firli sebelumnya menilai PDIP dapat menjadi pelopor anti-korupsi. Sontak, hal itu memicu sorotan tajam warganet.

Warganet ramai membahas sejumlah nama koruptor yang berasal dari partai tersebut di media sosial, salah satunya Harun Masiku. Hingga kini, tersangka kasus suap Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan itu masih belum bisa ditemukan.

Padahal, Politikus PDIP itu sudah menjadi buronan internasional sejak 30 Juli 2021. KPK sendiri sudah menetapkan Harun Masiku sebagai tersangka kasus korupsi pada Januari 2020.

Harun diduga melakukan suap senilai Rp 900 juta kepada Wahyu Setiawan, demi memudahkan langkah para politikus PDIP melenggang dengan mudah ke Senayan sebagai anggota DPR jalur PAW. Sudah berjalan lebih dari dua tahun, keberadaan Harun Masiku masih juga tidak ditemukan oleh lembaga antirasuah tersebut.

Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW)  menduga, terdapat dua alasan yang menjadi dasar mengapa KPK tidak bisa menemukan keberadaan tersangka dugaan tindak pidana suap pergantian antarwaktu anggota DPR RI periode 2019-2024 itu.

Berikut dua faktor yang menjadi dasar alasan mengapa Harun Masiku tak kunjung ditemukan, yakni faktor internal dan juga faktor eksternal.

1. Rendahnya Komitmen Pimpinan KPK

Kurangnya komitmen para pemimpin KPK menjadi faktor internal mengapa lembaga antirasuah itu tak juga berhasil menemukan Harun Masiku. Terdapat beberapa indikator mengapa bisa disebut demikian.

Salah satunya yaitu ketika pimpinan KPK memiliki keinginan untuk memulangkan paksa penyidik perkara tersebut ke instansi asal. Indikator lain yang bisa dilihat adalah saat kegagalan KPK ketika hendak menyegel kantor PDI-P.

baca juga

Kemudian saat pemecatan sejumlah penyelidik dan penyidik yang selama ini menangani kasus tersebut, dengan diselenggarakannya Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dalam kurun waktu yang terbilang sangat cepat.

2. Dugaan Adanya Pihak yang Melindungi Harun

Dugaan lain yang bisa dijadikan alasan mengapa yaitu adanya pihak yang melindungi Harun dan tidak ingin terduga kasus korupsi tersebut tertangkap. Hal tersebut memperkuat indikasi adanya pejabat teras partai politik yang terlibat.

Seandainya Harun Masiku tertangkap, maka besar kemungkinan beberapa pejabat besar di partai politik tersebut juga turut terseret kasus hukum. Hal itu menjadi faktor eksternal, sulitnya Harun Masiku untuk bisa ditaklukan sehingga menjadi buron sampai menginjak tahun 2022.

Kontributor : Syifa Khoerunnisa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sindir Ketua KPK Firli Bahuri, Netizen: Juliari Batubara dan Harun Masiku Gak Jadi Duta Anti-Korupsi, Pak?

Sindir Ketua KPK Firli Bahuri, Netizen: Juliari Batubara dan Harun Masiku Gak Jadi Duta Anti-Korupsi, Pak?

Bekaci | Rabu, 23 Maret 2022 | 07:51 WIB

Profil Im Kamaludin, Bocah 'Buronan Internasional' yang Acungkan Jari Tengah ke Siwon Super Junior

Profil Im Kamaludin, Bocah 'Buronan Internasional' yang Acungkan Jari Tengah ke Siwon Super Junior

News | Rabu, 23 Maret 2022 | 06:36 WIB

Pembangunan IKN Nusantara Disorot KPK, Bentuk Satuan Tugas Biar Tak Ada Penyelewengan

Pembangunan IKN Nusantara Disorot KPK, Bentuk Satuan Tugas Biar Tak Ada Penyelewengan

Kaltim | Selasa, 22 Maret 2022 | 21:35 WIB

Nongol di Acara Pendidikan Kader PDIP, Firli Bahuri: KPK Ingin Anti-Korupsi Jadi Budaya

Nongol di Acara Pendidikan Kader PDIP, Firli Bahuri: KPK Ingin Anti-Korupsi Jadi Budaya

News | Selasa, 22 Maret 2022 | 19:18 WIB

Sosok Cak Nun Disorot Gara-gara Komentar Megawati Soal Minyak Goreng

Sosok Cak Nun Disorot Gara-gara Komentar Megawati Soal Minyak Goreng

Bekaci | Selasa, 22 Maret 2022 | 12:47 WIB

Bukan Indonesia, Bocah Viral Acungkan Jari Tengah dan 'Buronan Internasional' Ternyata Muslim Negara Ini

Bukan Indonesia, Bocah Viral Acungkan Jari Tengah dan 'Buronan Internasional' Ternyata Muslim Negara Ini

Surakarta | Selasa, 22 Maret 2022 | 09:59 WIB

Terkini

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:50 WIB

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:28 WIB

×