Safenet Sebut Pola Peretasan yang Dialami Bivitri Susanti Sama Seperti yang Dialami Ketua AJI Indonesia

Chandra Iswinarno, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Jum'at, 22 April 2022 | 20:55 WIB
Safenet Sebut Pola Peretasan yang Dialami Bivitri Susanti Sama Seperti yang Dialami Ketua AJI Indonesia
Ilustrasi Peretasan. [Pete Linforth/Pixabay]

Suara.com - Southeast Asia Freedom of Expression Network (Safenet) menyebut peretasan yang dialami Pengamat Hukum Tata Negara Bivitri Susanti dari Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera mengalami pola yang sama seperti yang menimpa Ketua Umum  Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia Sasmito. 

Pernyataan tersebut disampaikan Direktur Safenet Damar Juniarto saat dihubungi Suara.com pada Jumat (22/4/2022).

"Pada kasus serangan pada Bivitri Susanti tipe serangannya sejenis dengan apa yang dialami Ketua Umum AJI Sasmitro," katanya. 

Hal itu, kata Damar, merujuk pada konten di media sosial milik Bivitri setelah diretas. Ketika diretas disebutkan Bivitri mendukung  pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia (HTI)  dan Front Pembela Islam (FPI), dua organisasi yang sudah dibubarkan pemerintah. 

"Di mana ada tambahan penyebaran disinformasi mendukung pembubaran HTI dan FPI dan ada serangan Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO)," katanya. 

Safenet pun menduga, peretasan yang dialami oleh Bivitri karena pandangannya terkait isu politik saat ini,  termasuk wacana penundaan pemilihan umum yang ditentangnya.

"Lagi-lagi Safenet menemukan pola bahwa serangan digital ini bermotif politik, bukan motif ekonomi atau personal," ujarnya. 

Seperti diketahui, Ketua Umum  Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia, Sasmito sempat mengalami peretasan pada Februari lalu.  Akun WhatsApp dan media sosialnya diambil alih. 

Bahkan di media sosialnya, disebar informasi yang menyebutnya mendukung beberapa isu, di antaranya Sasmito disebut  mendukung pembubaran Front Pembela Islam, mendukung pembangunan Bener Purworejo, meminta agar Haris Azhar-Fatia ditangkap dan disebut  pro terhadap kepentingan asing.

baca juga

Selain itu, foto profil akun Facebook miliknya diganti dengan gambar porno. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penegak Hukum Tak Tegas, Peretasan Jelang Demonstrasi Dianggap Normal

Penegak Hukum Tak Tegas, Peretasan Jelang Demonstrasi Dianggap Normal

Tekno | Jum'at, 22 April 2022 | 20:44 WIB

12 Akun WA Mahasiswa Diretas Sebelum Demo, Safenet Sebut Sudah Ditarget Jauh Hari

12 Akun WA Mahasiswa Diretas Sebelum Demo, Safenet Sebut Sudah Ditarget Jauh Hari

News | Jum'at, 22 April 2022 | 18:29 WIB

Jelang Demo 21 April Sempat Terjadi Peretasan, KontraS: Kami Menduga Ada Unsur Negara yang Terlibat

Jelang Demo 21 April Sempat Terjadi Peretasan, KontraS: Kami Menduga Ada Unsur Negara yang Terlibat

News | Jum'at, 22 April 2022 | 17:18 WIB

Terkini

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:39 WIB

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:59 WIB

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:37 WIB

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:35 WIB

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:05 WIB

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:54 WIB

PBNU Masih Survei Lokasi Muktamar ke-35 NU, Persiapan Teknis Terus Dikebut

PBNU Masih Survei Lokasi Muktamar ke-35 NU, Persiapan Teknis Terus Dikebut

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:42 WIB

'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup

'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:35 WIB

Dalami Amplop dari Bupati Kuansing, KPK Buka Peluang Periksa Menhut Raja Juli

Dalami Amplop dari Bupati Kuansing, KPK Buka Peluang Periksa Menhut Raja Juli

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:11 WIB

×