Nama Safa Jadi Trending Topic, Fans K-Pop Ribut Sampai Ngaku Aktivis HAM: Backingan Dosen Kader Partai Keluarga Aparat

Agatha Vidya Nariswari, Fita Nofiana

Kamis, 19 Mei 2022 | 09:40 WIB
Nama Safa Jadi Trending Topic, Fans K-Pop Ribut Sampai Ngaku Aktivis HAM: Backingan Dosen Kader Partai Keluarga Aparat
Safa jadi trending (Twitter)

Suara.com - Nama Safa memang tengah trending di media sosial Twitter. Hal ini terkait dengan persoalan Safa yang disebut mencemarkan nama baik salah satu anggota Idol Kpop.

Safa bahkan diancam dilaporkan ke polisi dan ayahnya terancam diturunkan jabatannya dari kepolisian jika tak mau menulis permohonan maaf dengan materai.

Kronologi

Media sosial diramaikan dengan perseteruan fans anggota boyband asal Korea Selatan, NCT.

Safa yang juga merupakan fans NCT dinilai menghina salah satu anggota NCT sebagai penyebab anggota favoritnya (bias) di NCT sakit.

Akibat cuitannya, Safa dibuatkan forum Space di Twitter oleh fans-fans lain untuk mendiskusikan persoalan tersebut.

Dalam space, Safa kemudian diminta untuk membuat permintaan maaf di atas materai dengan ditanda tangani orang tuanya. Ia juga diminta membuat video permohonan maafnya.

Safa menolak membuat video maupun tanda tangan orangtua karena menurutnya itu melanggar privasi. Hal tersebut yang membuat beberapa anggota space marah.

Ruang obrolan untuk membahas Safa (Twitter)
Ruang obrolan untuk membahas Safa (Twitter)

Bahkan anggota bernama akun Berflowerrr menyatakan bahwa ia akan membawa persoalan Safa yang dinggap menghina idolanya ke meja hijau.

baca juga

Menurut Berflowerr Safa melanggar UU ITE karena dianggap menghina salah satu anggota NCT.

"Saya udah panggil advokat saya, untuk bawa kasus ini ke meja hijau," ungkap seorang bernama akun Berflowerrr.

"Hati-hati dalam bermedia sosial ya, saya 29 tahun dan saya ini aktivis HAM," balasnya.

NCT Dream (Twitter @NCTsmtown_DREAM)
NCT Dream (Twitter @NCTsmtown_DREAM)

Backingan Dosen dari Parpol dan Keluarga Aparat

Tak hanya sebagai aktivis HAM, akun Berflowerrr menyatakan bahwa ia sudah berkonsultasi dengan dosennya yang merupakan ketua advokat Barlingmascakeb (Kabupaten Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap, Kebumen) dan seorang kader Partai Golongan Karya (Golkar).

"Kamu lupa ya, dosen saya ini dia kader Golkar, kamu kalau meragukan dosen saya nih saya kasih nomor beliau," ujar akun Berflowerrr.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Suguhan Hajatan di Kampung Ini Auto Bikin Bapak-bapak Senyum Lebar: 'Mantab'

Suguhan Hajatan di Kampung Ini Auto Bikin Bapak-bapak Senyum Lebar: 'Mantab'

Your Say | Kamis, 19 Mei 2022 | 08:32 WIB

Hajatan Sultan, Satu Undangan Dapat Satu Karung Beras

Hajatan Sultan, Satu Undangan Dapat Satu Karung Beras

Jogja | Kamis, 19 Mei 2022 | 08:23 WIB

Positif Covid-19, Taeil NCT 127 Dipastikan Tak Ikut Konser di Nagoya

Positif Covid-19, Taeil NCT 127 Dipastikan Tak Ikut Konser di Nagoya

Entertainment | Kamis, 19 Mei 2022 | 08:17 WIB

Terkini

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat

Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:55 WIB

833 ASN Pendamping PKH Punya Pekerjaan Sampingan, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Rp7,9 Miliar

833 ASN Pendamping PKH Punya Pekerjaan Sampingan, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Rp7,9 Miliar

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:53 WIB

Prabowo Bakal Resmikan B50 Pekan Depan

Prabowo Bakal Resmikan B50 Pekan Depan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:53 WIB

PDIP: Prabowo Tahu Hukum Masih Dipakai untuk Kepentingan Politik, Rakyat Tunggu Perubahan

PDIP: Prabowo Tahu Hukum Masih Dipakai untuk Kepentingan Politik, Rakyat Tunggu Perubahan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:40 WIB

Presiden Belarus Tawarkan Alih Teknologi Otomotif hingga Alat Berat untuk Indonesia

Presiden Belarus Tawarkan Alih Teknologi Otomotif hingga Alat Berat untuk Indonesia

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:40 WIB

Lagu Bupati Purwakarta 'Lalaki Langit' Berpotensi Langgar UU TPKS, Ancaman Hukuman 9 Bulan Penjara

Lagu Bupati Purwakarta 'Lalaki Langit' Berpotensi Langgar UU TPKS, Ancaman Hukuman 9 Bulan Penjara

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:29 WIB

Lagu Om Zein Dinilai Lecehkan Perempuan, Dianggap Humor Pun Tidak Lucu!

Lagu Om Zein Dinilai Lecehkan Perempuan, Dianggap Humor Pun Tidak Lucu!

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:17 WIB

ICW: Prabowo Menormalisasi Rangkap Jabatan lewat Pengangkatan Nanik S. Deyang Cs

ICW: Prabowo Menormalisasi Rangkap Jabatan lewat Pengangkatan Nanik S. Deyang Cs

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:26 WIB

2.000 Taruna Diterjunkan ke Sekolah Rakyat, Pemerintah Bantah Ada Militerisasi

2.000 Taruna Diterjunkan ke Sekolah Rakyat, Pemerintah Bantah Ada Militerisasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:13 WIB

×