Perjalanan Drama Minyak Goreng: Naik Turun Harga, Mafia Ditangkap hingga Ekspor Dibuka Lagi

Farah Nabilla

Sabtu, 21 Mei 2022 | 06:46 WIB
Perjalanan Drama Minyak Goreng: Naik Turun Harga, Mafia Ditangkap hingga Ekspor Dibuka Lagi
Ilustrasi Minyak Goreng - Mekanisme Penyaluran BLT Minyak Goreng (Pixabay)

Suara.com - Berikut ini perjalanan minyak goreng Indonesia yang mengalami kenaikan sejak akhir tahun lalu, hingga mencapai puncak sepanjang April hingga Mei 2022. Harga minyak ini mengalami kenaikan lebih dari 50 persen bila dibandingkan tahun lalu.

Minyak goreng menjadi kebutuhan penting masyarakat Indonesia, mengingat banyaknya kuliner yang diolah dengan cara digoreng. Ketika terjadi kenaikan signifikan, jeritan akan terasa dari keluarga menengah ke bawah.

Situasi terjadi pada tahun ini. Kenaikan yang terjadi pada Oktober 2021 semakin tak terkendali pada tahun ini, ketika pasokan di lapangan menurun. Pemerintah bahkan sempat melakukan larangan produk turunan CPO Palm Oil untuk menekan harga domestik.

Berikut ini perjalanan minyak goreng Tanah Air, hingga adanya pengungkapan kasus korupsi ekspor minyak goreng.

Awal Kenaikan

Harga minyak goreng curah maupun kemasan mengalami kenaikan signifikan sejak bulan Maret lalu. Pada 17 Maret 2022, minyak goreng kemasan per dua liter mencapai Rp44 ribu hingga Rp49 ribu di swalayan. Artinya, harga per liter berkisar Rp22 ribu hingga Rp24.500.

Harga itu mengalami kenaikan lagi pada bulan April 2022. Dari data Kementerian Perdagangan, secara year on year (yoy), harga minyak goreng kemasan pada April 2022 mengalami kenaikan hingga 73,2 persen bila dibandingkan harga April 2021.

Kenaikan bukan hanya dialami minyak goreng kemasan. Minyak goreng curah secara yoy juga naik sekitar 50,3 persen. Dari harga sekitar Rp12.400 pada April 2021 naik menjadi sekitar Rp18.700 pada April 2022.

Larangan Ekspor RBD Palm Olein

baca juga

Pemerintah kemudian mengambil tindakan dengan melarang ekspor produk minyak goreng dan Refind, Bleached, Deodorized (RBD) Palm Olein per 28 April 2022.

RBD Palm Olein merupakan produk hasil rafinasi atau fraksinasi dari Crude Palm Oil (CPO). Pengolahan itu merupakan proses untuk menghilangkan asam lemak bebas dan bau yang masih terdapat pada CPO.

India termasuk yang ketar-ketir ketika pemerintah melarang ekspor minyak sawit. Dari data NDTV, pada bulan Maret lalu, India mengimpor 207.362 ton minyak sawit dari Indonesia. Dari jumlah itu, ada 145.696 ton RBD Palm Olein.

Penangkapan Mafia Minyak Goreng

Dugaan adanya mafia minyak goreng muncul ketika harga domestik naik tak wajar dalam hitungan setahun. Setelah dilakukan pengungkapan, penangkapan tersangka mafia minyak goreng dilakukan.

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Indasari Wisnu Wardhana menjadi sosok yang ditangkap pertama. Lalu, ada tiga tersangka lain yang datang dari perusahaan swasta produsen minyak goreng kemasan.

Para tersangka tersebut adalah Stanley MA selaku Senior Manager Corporate Affairs PT Permata Hijau Group, Togar Sitanggang selaku General Manager PT Musim Mas dan Komisaris Wilmar Nabati Indonesia, Parlindungan Tumanggor.

Empat orang itu ditahan atas dugaan korupsi pemberian fasilitas ekspor CPO periode Januari 2021 hingga Maret 2022. Pada 11 Mei 2022 lalu, Kejaksaan Agung mengumumkan perpanjangan masa penahanan empat tersangka selama 40 hari, terhitung mulai 9 Mei hingga 17 Juni 2022.

Lin Che Wei menjadi sosok tersangka terbaru dalam kasus minyak goreng.  Ekonom yang cukup terkenal di Indonesia itu diduga ikut melakukan tindak pidana korupsi minyak goreng berupa fasilitas ekspor CPO dan turunannya. Lin Che Wei kini dilakukan penahanan selama 20 hari.

Ekspor Minyak Goreng Dibuka Lagi

Setelah dilakukan larangan ekspor RBD Palm Olein pada 28 April 2022 lalu, presiden Joko Widodo memutuskan kembali membuka ekspor mulai 23 Mei 20022. Jokowi menyebut ada beberapa pertimbangan tentang dibukanya ekspor produk turunan CPO.

Dari laporan di lapangan, pasokan minyak goreng terus bertambah. Lalu, harga minyak goreng rata-rata nasional sudah mengalami penurunan. Selain itu, ada 17 juta tenaga industri sawit petani, pekerja dan tenaga pendukung yang akan terbantu dengan dibukanya ekspor minyak goreng.

Harga Minyak Goreng Terkini

Keputusan pemerintah membuka kembali ekspor minyak goreng menimbulkan kekecewaan dari Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI). Berdasarkan pengamatan IKAPPI, stok minyak goreng curah dalam negeri belum cukup melimpah di pasar tradisional.

Sekjen DPP IKAPPI Reynaldi Sarijowan bahkan menyebut harga minyak goreng curah belum sesuai HET Rp14 ribu per liter. Temuan di pasar tradisional, harga minyak goreng curah masih ada di atas Rp17 ribu.

Sementara untuk harga minyak goreng kemasan, memantau dari klikindomaret.com, harga minyak goreng refill masih cukup mahal. Harga minyak goreng merk Fortune Refill 2 Liter masih di angka Rp45.700.

Lalu, untuk minyak goreng Bimoli Special Refill 2 Liter masih Rp48.800. Kemudian harga minyak goreng Sania Refill 2 Liter Rp45.800.

Sementara dari pantauan di Alfamart melalui alfagift.id, harganya tak jauh beda. Minyak goreng Fortune Pouch 2 Liter masih Rp45.700. 

Lalu untuk merk Sovia 2 Liter Rp45.600. Sementara Bimoli Special Pounch 2 Liter Rp49.900 dan minyak goreng Filma Pouch 2 Liter Rp51.500. 

Kontributor : Lukman Hakim

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sengkarut Minyak Goreng, Andre Rosiade: Para Oligarki Itu Jelas-jelas Melawan Kebijakan Pemerintah

Sengkarut Minyak Goreng, Andre Rosiade: Para Oligarki Itu Jelas-jelas Melawan Kebijakan Pemerintah

News | Jum'at, 20 Mei 2022 | 18:50 WIB

Jokowi Kembali Buka Keran Ekspor Minyak Goreng, Bagaimana Stok DMO?

Jokowi Kembali Buka Keran Ekspor Minyak Goreng, Bagaimana Stok DMO?

Bisnis | Jum'at, 20 Mei 2022 | 18:10 WIB

Jokowi Klaim Stok Cukup, Mendag Ungkap Kondisi Pasokan Minyak Goreng Curah

Jokowi Klaim Stok Cukup, Mendag Ungkap Kondisi Pasokan Minyak Goreng Curah

Bisnis | Jum'at, 20 Mei 2022 | 17:45 WIB

Sederet Sumber Kekayaan Lin Che Wei, Mafia Ekspor CPO

Sederet Sumber Kekayaan Lin Che Wei, Mafia Ekspor CPO

Video | Jum'at, 20 Mei 2022 | 17:30 WIB

Lengkapi Berkas, Penyidik Kejagung Periksa Presdir Alfamart Kasus Ekspor CPO

Lengkapi Berkas, Penyidik Kejagung Periksa Presdir Alfamart Kasus Ekspor CPO

Lampung | Jum'at, 20 Mei 2022 | 17:20 WIB

Pemerintah Akan Salurkan Minyak Goreng Eceran Rp 14 Ribu Lewat Bulog

Pemerintah Akan Salurkan Minyak Goreng Eceran Rp 14 Ribu Lewat Bulog

Bali | Jum'at, 20 Mei 2022 | 19:30 WIB

Terkini

Pergi Jauh, Tanah Air Tetap Jadi Rumah: Kisah Diaspora Memaknai Indonesia

Pergi Jauh, Tanah Air Tetap Jadi Rumah: Kisah Diaspora Memaknai Indonesia

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:25 WIB

91% Orang Indonesia Anggap Kesehatan Holistik Penting, Ternyata Bukan Sekadar Bebas Penyakit

91% Orang Indonesia Anggap Kesehatan Holistik Penting, Ternyata Bukan Sekadar Bebas Penyakit

Health | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:09 WIB

Produksi Melimpah Harga Jatuh, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Nasib Petani Garam

Produksi Melimpah Harga Jatuh, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Nasib Petani Garam

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:00 WIB

BTN dan PPATK Renovasi 20 RTLH, Bantu Wujudkan Hunian Layak bagi Keluarga Prasejahtera

BTN dan PPATK Renovasi 20 RTLH, Bantu Wujudkan Hunian Layak bagi Keluarga Prasejahtera

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Cerdas! Begini Langkah Kang Edai Mengubah Desa Kemiren Jadi Naik Kelas

Cerdas! Begini Langkah Kang Edai Mengubah Desa Kemiren Jadi Naik Kelas

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Arti Penting Berlian bagi Anggun C Sasmi: Bukan Sekadar Aksesori, tapi Self-Reward

Arti Penting Berlian bagi Anggun C Sasmi: Bukan Sekadar Aksesori, tapi Self-Reward

Entertainment | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:54 WIB

5 Rekomendasi Sunscreen Ectoin untuk Memperbaiki Skin Barrier dan Anti Polusi

5 Rekomendasi Sunscreen Ectoin untuk Memperbaiki Skin Barrier dan Anti Polusi

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:46 WIB

Sengketa 6,1 Hektare Kencana Bogor Memanas, AJB Dipersoalkan hingga Dugaan Rekayasa Hukum

Sengketa 6,1 Hektare Kencana Bogor Memanas, AJB Dipersoalkan hingga Dugaan Rekayasa Hukum

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:43 WIB

5 Penyebab Bedak Cakey dan Crack di Garis Senyum, Ini Cara Mengakalinya

5 Penyebab Bedak Cakey dan Crack di Garis Senyum, Ini Cara Mengakalinya

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:40 WIB

Bukan Asal Murah, Ini 5 Kriteria Tasya Kamila Saat Memilih Perabotan Rumah Tangga

Bukan Asal Murah, Ini 5 Kriteria Tasya Kamila Saat Memilih Perabotan Rumah Tangga

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:37 WIB

×