facebook

Kejar Pemerataan Vaksinasi Covid-19, Binda Papua Barat Terjun Hingga ke Pelosok 10 Kabupaten/Kota

Iwan Supriyatna
Kejar Pemerataan Vaksinasi Covid-19, Binda Papua Barat Terjun Hingga ke Pelosok 10 Kabupaten/Kota
Badan Intelijen Negara (BIN) terus melakukan akselarasi vaksinasi Covid-19 di semua wilayah Papua Barat.

Badan Intelijen Negara (BIN) terus melakukan akselarasi vaksinasi Covid-19 di semua wilayah Papua Barat.

Suara.com - Badan Intelijen Negara (BIN) terus melakukan akselarasi vaksinasi Covid-19 di semua wilayah Papua Barat.

Percepatan vaksinasi digelar serentak di 10 kota/ kabupaten yang ada di Papua Barat, bekerjasama dengan pemerintah daerah setempat. Kepala BIN Daerah Papua Barat, Brigjen TNI V. S. Bayu Sasetyo mengatakan percepatan vaksinasi perlu dilakukan agar sebaran semua dosis lebih merata.

“Capaian vaksinasi dosis pertama pada tingkat kabupaten dan kota masih terdapat sekitar 5 wilayah yang belum mencapai 50 persen. Karena itu kita terus menggelar vaksinasi massal bekerjasama dengan semua stakeholder terkait untuk lebih meningkatkan pemerataan penerima vaksin Covid-19 di Papua Barat,” kata Bayu dalam keterangan tertulis, Senin (23/5/2022).

Bayu menuturkan lokasi vaksinasi yang digelar serentak ini adalah Manokwari, Manokwari Selatan, Teluk Wondama, Kota Sorong, serta Kabupaten Sorong. Kemudian Kabupaten Kaimana, Fakfak, Sorong Selatan, Teluk Bintuni hingga Raja Ampat. Sasarannya mulai dari masyarakat umum, anak usia 6-11, hingga lansia.  

Baca Juga: Ketua DPR Minta Pemerintah Pastikan Vaksinasi Calon Jemaah Haji Tak Terkendala

“Vaksinasi massal yang digelar memberikan pelayanan vaksinasi primer maupun booster kepada masyarakat, mengingat masih adanya masyarakat yang belum menuntaskan dosis primer atau suntikan pertama dan kedua. Di samping, kita juga sudah melanjutkan ke dosis penguat atau dosis ketiga,” terangnya.

“Target utama kami yakni antar daerah terjadi pemerataan penerima vaksin, sehingga apabila masyarakat ingin melakukan perjalanan ke daerah lain maka tetap terjaga kesehatannya,” lanjutnya.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan per Minggu (22/5/2022), capaian vaksinasi di Papua Barat tercatat, dosis pertama mencapai 63,21 persen dari target 797.402 warga, dosis kedua mencapai 45,43 persen, dan dosis ketiga atau booster mencapai 11,63 persen. Faktor geografis, sulitnya medan, dan masih terbatasnya sarana transportasi menjadi tantangan dalam pelayanan vaksinasi di Provinsi Papua Barat.

Komentar