Tegaskan Perawat Perempuan Viral Pasang Kateter Urine Ke Pasien Pria Bukan Anggota, PPNI: Dia Statusnya Mahasiswa

Bangun Santoso, Stefanus Aranditio

Kamis, 02 Juni 2022 | 08:39 WIB
Tegaskan Perawat Perempuan Viral Pasang Kateter Urine Ke Pasien Pria Bukan Anggota, PPNI: Dia Statusnya Mahasiswa
Unggahan dan komentar video TikTok nakes yang viral. (Twitter/AREAJULID)

Suara.com - Persatuan Perawat Nasional Indonesia menegaskan seorang tenaga kesehatan perempuan yang viral dab dianggap melakukan pelecehan seksual terhadap pasien, bukanlah perawat anggota PPNI.

Ketua PPNI Harif Fadhilah mengatakan, setelah ditelusuri, perawat itu adalah mahasiswi Universitas Aisyiyah Yogyakarta yang tengah praktik lapangan di Rumah Sakit Umum Daerah Wonosari, Gunungkidul, DI Yogyakarta.

"Kalau dilihat, dia belum menjadi tenaga kesehatan, karena sedang berstatus mahasiswa," kata Harif kepada Suara.com, Rabu (1/6/2022).

Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Universitas Aisyiyah Yogyakarta untuk tindak lanjut terhadap dugaan pelanggaran etik tersebut.

"Kampus sudah melakukan langkah-langkah termasuk menarik mahasiswi yang bersangkutan dari lahan praktik dan berkoordinasi dengan rumah sakit," ucapnya.

Harif berjanji PPNI akan lebih mensosialisasikan kepada seluruh tenaga kesehatan baik yang sudah menjadi perawat atau masih berstatus mahasiswa agar paham etika ketika bermedia sosial.

"Kasus ini juga menjadi masukan bagi PPNI untuk mendorong penguatan pembelajaran etika, khususnya bermedia sosial sebagai bekal mereka setelah lulus," ucap Harif.

Sebelumnya, media sosial diramaikan oleh konten seorang perawat perempuan di rumah sakit yang dianggap melakukan pelecehan seksual dan melanggar privasi pasien.

Perempuan dengan akun TikTok @moditabok itu menuliskan kalau pasien yang tengah dirawatnya berparas tampan dan masih muda lalu ia menceritakan pengalamannya memasang kateter urine pada pasien tersebut.

baca juga

"Ketika aku harus masang kateter urine/DC untuk pasien cowok. Mana udah cakep, seumuran lagi," tulisnya pada video tersebut.

Atas kejadian ini, Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta langsung menarik mahasiswi itu dari RSUD Wonosari tempat magangnya dan menegurnya atas konten yang telah dibuat.

"Atas kasus ini kami sebagai almamater yang bersangkutan memohon maaf kepada semua pihak yang merasa dirugikan khususnya RSUD Wonosari. Terima kasih," tulis pernyataan Unisa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mahasiswi Keperawatan Unisa yang Dihujat karena Video Kateter Terancam Penundaan Kelulusan

Mahasiswi Keperawatan Unisa yang Dihujat karena Video Kateter Terancam Penundaan Kelulusan

Jogja | Rabu, 01 Juni 2022 | 21:08 WIB

Viral Usai Curhat Pasang Kateter ke Pasien Cakep, Unisa Yogyakarta Tarik Mahasiswanya dan Minta Maaf ke RSUD Wonosari

Viral Usai Curhat Pasang Kateter ke Pasien Cakep, Unisa Yogyakarta Tarik Mahasiswanya dan Minta Maaf ke RSUD Wonosari

Jogja | Rabu, 01 Juni 2022 | 17:21 WIB

Dokter Tirta Tegur Nakes Wanita yang Cerita Soal Pasang Kateter ke Pasien Pria, Singgung Kode Etik

Dokter Tirta Tegur Nakes Wanita yang Cerita Soal Pasang Kateter ke Pasien Pria, Singgung Kode Etik

Jogja | Rabu, 01 Juni 2022 | 17:20 WIB

Viral Mahasiswi Keperawatan Curhat Pasang Kateter ke Pasien Laki-Laki, Mengaku Praktik di Wonosari

Viral Mahasiswi Keperawatan Curhat Pasang Kateter ke Pasien Laki-Laki, Mengaku Praktik di Wonosari

Jogja | Rabu, 01 Juni 2022 | 16:03 WIB

Persatuan Perawat Indonesia Jabar Nilai Ridwan Kamil Layak Maju di Pilpres 2024

Persatuan Perawat Indonesia Jabar Nilai Ridwan Kamil Layak Maju di Pilpres 2024

Bekaci | Sabtu, 14 Mei 2022 | 19:15 WIB

Perawat Punya Peran Besar dalam Merubah Pandemi COVID-19 Jadi Endemi

Perawat Punya Peran Besar dalam Merubah Pandemi COVID-19 Jadi Endemi

Jabar | Sabtu, 05 Maret 2022 | 13:51 WIB

160 Perawat Positif Covid-19 di Gelombang Ketiga Pandemi, PPNI: Umumnya Mereka Sudah Vaksin Booster

160 Perawat Positif Covid-19 di Gelombang Ketiga Pandemi, PPNI: Umumnya Mereka Sudah Vaksin Booster

News | Jum'at, 11 Februari 2022 | 12:19 WIB

Terkini

Harga BBM Non Subsidi Malaysia Turun, Segini Jadinya

Harga BBM Non Subsidi Malaysia Turun, Segini Jadinya

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 06:25 WIB

Kenapa Malaysia Terapkan 2 Hari WFH untuk PNS Mulai Agustus 2026?

Kenapa Malaysia Terapkan 2 Hari WFH untuk PNS Mulai Agustus 2026?

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 06:05 WIB

Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak

Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:54 WIB

Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen

Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:46 WIB

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:13 WIB

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:56 WIB

Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam

Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:47 WIB

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:15 WIB

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:50 WIB

Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!

Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:49 WIB

×