Halo KAI, Ada Ibu Hamil Duduk Kelelahan Gegara Eskalator dan Lift Stasiun Tak Kunjung Diperbaiki Nih!

Dany Garjito, Elvariza Opita

Kamis, 09 Juni 2022 | 12:20 WIB
Halo KAI, Ada Ibu Hamil Duduk Kelelahan Gegara Eskalator dan Lift Stasiun Tak Kunjung Diperbaiki Nih!
Ilustrasi ibu hamil pada trimester kedua (Pixabay.com/Pexels)

Suara.com - Transportasi publik dan fasilitas penunjangnya biasanya dilengkapi dengan fitur-fitur yang memudahkan beberapa kelompok masyarakat, seperti kaum difabel, lansia, anak-anak, dan ibu hamil.

Namun nyatanya tidak semua transportasi publik dilengkapi dengan kemudahan tersebut. Misalnya saja tidak ada eskalator atau lift di stasiun, halte, dan terminal, padahal tentu diperlukan oleh kelompok-kelompok prioritas tersebut.

Hal itu pula yang ditemui di Stasiun Cakung, di mana lift dan eskalator di stasiun tersebut rusak sejak beberapa waktu lalu namun tak kunjung diperbaiki.

"Kejadian kemarin malam di Stasiun Cakung, seorang ibu hamil kelelahan karena lift dan eskalator kagak dibetul-betuliln sama @perkeretaapian," tulis akun Twitter @jalurbekasi, seperti dikutip Suara.com pada Kamis (9/6/2022).

Tampak di fotonya seorang ibu hamil yang sedang duduk di lantai stasiun sambil bersandar. Wanita itu tampak memegangi perutnya, seolah memastikan bahwa janin yang dikandungnya dalam kondisi baik-baik saja.

Ibu hamil tampak kelelahan naik turun tangga karena lift dan eskalator di Stasiun Cakung belum diperbaiki. (Twitter/@jalurbekasi)
Ibu hamil tampak kelelahan naik turun tangga karena lift dan eskalator di Stasiun Cakung belum diperbaiki. (Twitter/@jalurbekasi)

"Masa mau nunggu ada kejadian luar biasa dulu baru ada aksinya. Itu ada nyawa manusia yang belum lahir dipertaruhkan karena kalian ga beres kerjanya," sambung @jalurbekasi.

Di cuitan terpisah, akun tersebut juga menunjukkan bagaimana rupa tangga yang harus dilewati oleh para penumpang di Stasiun Cakung.

Anak tangganya sangat banyak dan bangunan stasiunnya sendiri cukup tinggi. Tentu bisa dibayangkan seberapa lelah ibu hamil lantaran beberapa warganet yang tidak sedang mengandung pun mengaku lelah bila harus mengakses tangga seperti itu.

"Ibu hamil disuruh naik turun tangga kaya gini gara-gara lift dan eskalator Stasiun Cakung ga dibener-benerin. Yang bener aja," kata @jalurbekasi.

baca juga

"Tolong dibantu ini lift dan eskalator yang rusak mulu. Jangan sampai membahayakan nyawa penumpang," sambungnya, tak lupa menandai beberapa akun termasuk Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Cuitan ini mendapat perhatian banyak warganet yang menyayangkan minimnya sarana dan prasarana untuk memudahkan kelompok prioritas seperti ibu hamil.

Padahal kelompok prioritas sangat perlu mengakses transportasi publik, apalagi karena di area Jabodetabek juga lebih disarankan memakai kendaraan umum ketimbang pribadi.

"Wah bahaya ini bisa kena audit kemenaker, bakalan dicabut SIO untuk elevator dan eskalatornya. Seminimal mungkin setahun sekali diadakan pemeliharaan, bahkan lebih bagus lagi tiap 3 bulan sekali dilakukan preventive maintenance, dan tiap 5 taun diadakan uji riksa lagi," jelas warganet.

"Heraan banget, kayaknya hampir semua stasiun eskalatornya ga berfungsi dengan baik. Apa pihak stasiunnya mengurangi biaya maintenance atau gimana si?" keluh warganet.

"KRL gak ramah ya buat bumil, lansia, dan berkebutuhan khusus," kritik warganet lain.

"Heran hampir semua stasiun lift sama eskalatornya pada rusak. Apalagi manggarai, giliran udah penuh rame eskalator baru dibenerin. Capedeh," ujar warganet.

Akun resmi KAI Commuter memastikan lift dan eskalator Stasiun Cakung dirawat berkala. (Twitter/@CommuterLine)
Akun resmi KAI Commuter memastikan lift dan eskalator Stasiun Cakung dirawat berkala. (Twitter/@CommuterLine)

Sementara akun Twitter resmi KAI Commuter, @CommuterLine, mengaku sudah melakukan perawatan berkala terhadap sarana dan prasarana di stasiun terkait.

"Mengenai kendala fasilitas tersebut sudah kami teruskan kepada unit terkait, dan perawatan fasilitas kami lakukan secara berkala, tks," jawab @CommuterLine.

Meski begitu, jawaban dari @CommuterLine ini masih mendapat kritikan tajam dari warganet karena dianggap baru menanggapi permasalahan setelah cuitan @jalurbekasi tersebut viral di media sosial.

Untuk utas selengkapnya bisa dibaca di sini.

Kemudahan untuk Wanita dan Ibu Hamil di KRL

Sejumlah menunggu kereta saat penerapan switch over (SO) ke-5 di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, Senin (30/5/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]
Sejumlah menunggu kereta saat penerapan switch over (SO) ke-5 di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, Senin (30/5/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Bila merujuk pada laman krl.co.id, sebenarnya sudah disediakan beberapa kemudahan untuk penumpang wanita, ibu hamil, maupun kelompok prioritas lain.

Misalnya saja adanya gerbong kereta khusus wanita (KKW). Gerbong yang berada di rangkaian pertama dan terakhir KRL ini khusus ditujukan untuk penumpang wanita sehingga diharapkan lebih memberi rasa aman dan nyaman bagi penumpang wanita.

Lalu ada pula fasilitas berupa tempat duduk prioritas yang ditujukan untuk lansia, ibu membawa balita, wanita hamil, serta pengguna dengan disabilitas.

"Tempat duduk prioritas ini disediakan di ujung setiap kereta dan mulai tahun 2016 tersedia pula di peron stasiun," jelas krl.co.id.

Tak hanya itu, penumpang hamil kini juga bisa memiliki pin ibu hamil untuk membantu mendapat tempat duduk prioritas selama perjalanan dengan KRL.

Namun memang tak bisa dipungkiri, kemudahan-kemudahan ini tidak selalu bisa dirasakan oleh penumpang KRL yang membutuhkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fakta Stasiun Gambir yang Berusia Lebih dari 1,5 Abad

Fakta Stasiun Gambir yang Berusia Lebih dari 1,5 Abad

Video | Kamis, 09 Juni 2022 | 10:56 WIB

Satu Bus Terpaksa Ditahan Pihak SPBU, Gegara Kotoran Jatuh di Area Pom Bensin

Satu Bus Terpaksa Ditahan Pihak SPBU, Gegara Kotoran Jatuh di Area Pom Bensin

Video | Kamis, 09 Juni 2022 | 10:51 WIB

Dua Mahasiswa Salting Hari Pertama Masuk Kuliah, Penyebabnya Bikin Ikut Malu

Dua Mahasiswa Salting Hari Pertama Masuk Kuliah, Penyebabnya Bikin Ikut Malu

Your Say | Kamis, 09 Juni 2022 | 10:43 WIB

Utang Tak Dibayar, Wanita Ini Beri Amplop Kosong dengan Pesan Menohok ke Teman

Utang Tak Dibayar, Wanita Ini Beri Amplop Kosong dengan Pesan Menohok ke Teman

Your Say | Kamis, 09 Juni 2022 | 10:20 WIB

Viral Oknum Nakes Diduga Bikin Konten TikTok di Dekat Pasien Jelang Operasi, Jadi Perdebatan Publik

Viral Oknum Nakes Diduga Bikin Konten TikTok di Dekat Pasien Jelang Operasi, Jadi Perdebatan Publik

News | Kamis, 09 Juni 2022 | 10:45 WIB

Terkini

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:13 WIB

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:56 WIB

Siswa Disabilitas Psikososial Diduga Didiskriminasi Sekolah

Siswa Disabilitas Psikososial Diduga Didiskriminasi Sekolah

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:47 WIB

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:15 WIB

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:50 WIB

Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!

Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:49 WIB

Parkir Ditutup Tenda Didirikan, PN Jaktim Antisipasi Massa Pendukung Sidang Perdana dr Tifa

Parkir Ditutup Tenda Didirikan, PN Jaktim Antisipasi Massa Pendukung Sidang Perdana dr Tifa

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:42 WIB

Dari Pajero ke Land Cruiser, Bupati Kuansing Disebut 'Main' Jual Beli Jabatan Sejak 2021

Dari Pajero ke Land Cruiser, Bupati Kuansing Disebut 'Main' Jual Beli Jabatan Sejak 2021

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:41 WIB

Tukar Jabatan dengan Land Cruiser, Bupati Kuansing Diduga Terima Suap Rp2,75 M

Tukar Jabatan dengan Land Cruiser, Bupati Kuansing Diduga Terima Suap Rp2,75 M

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:34 WIB

Kasus Penyekapan Karyawan Percetakan: Pemilik Laporkan Dugaan Pencurian Pelat Besi Rp230 Juta

Kasus Penyekapan Karyawan Percetakan: Pemilik Laporkan Dugaan Pencurian Pelat Besi Rp230 Juta

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:48 WIB

×