Jaga Kekebalan Komunal, Binda Banten Lanjut Intensifkan Vaksinasi Booster

Iwan Supriyatna

Jum'at, 10 Juni 2022 | 13:14 WIB
Jaga Kekebalan Komunal, Binda Banten Lanjut Intensifkan Vaksinasi Booster
Badan Intelijen Negara (BIN) terus mengintensifkan kegiatan vaksinasi di semua wilayah.

Suara.com - Kekebalan komunal di tengah masyarakat bisa menurun seiring perjalanan waktu setelah gelombang vaksinasi dosis pertama dan kedua berlalu. Untuk itu, pemberian dosis ketiga atau booster harus segera digencarkan agar ketahanan masyarakat menghadapi risiko penularan Covid-19 tetap memadai.

Hal inilah yang mendorong Badan Intelijen Negara (BIN) terus mengintensifkan kegiatan vaksinasi di semua wilayah. Di Provinsi Banten, dalam sehari Tim Vaksinasi BIN berhasil melayani vaksinasi 6.750 warga; mayoritas untuk dosis booster.

Jumlah tersebut merupakan akumulasi pelayanan vaksinasi secara serentak di enam wilayah, yaitu yakni Kota dan Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kota dan Kabupaten Serang, serta Kabupaten Pandeglang.

"Kekebalan di dalam tubuh itu seperti battery; harus dicas kembali saat mulai melemah, agar kualitasnya meningkat lagi dan bertahan lama," papar Kepala BIN Daerah (Kabinda) Banten, Brigjen Pol Hilman Jumat (10/6/2022).

Hilman juga mengatakan, metode yang tepat dalam mempercepat capaian vaksinasi booster adalah dengan membuka sentra vaksinasi di fasilitas-fasilitas umum. Hal ini lantaran fasilitas publik merupakan pusat keramaian, sehingga masyarakat mudah mengakses vaksinasi.

"Salah satu cara Binda Banten dalam mengebut percepatan vaksinasi adalah dengan membuka gerai vaksin di mall, puskesmas dan kantor kelurahan. Ini sangat efektif karena tempat tersebut merupakan titik kumpul masyarakat."

Capaian target dosis satu di Banten saat ini mencapai 93,99 persen dan dosis kedua 75,3 persen, sementara dosis ketiga atau booster mencapai 23,54 persen.

Melihat adanya rentang yang cukup jauh antara dosis primer dan booster, BIN Daerah Banten akan terus menggencarkan vaksinasi booster, supaya hasilnya bisa menyentuh capaian dosis primer.

"Sejauh ini, cakupan target vaksinasi dosis primer di Banten secara kumulatif sudah mencapai 84 persen lebih. Nah untuk booster, harus kita intensifkan lagi, supaya hasilnya bisa sama seperti capaian vaksinasi dosis primer," terangnya.

baca juga

Jenderal bintang satu ini meyakini, ikhtiar jajarannya dalam mengintensifkan vaksinasi dapat menekan laju penularan dan membuat Banten menjadi kawasan zero Covid-19. Kekebalan komunal secara keseluruhan sudah tercipta di masyarakat, kini fokus usaha adalah bagaimana meningkatkan kualitas, cakupan, serta memperpanjang masa aktifnya.

"Lewat vaksinasi, penyebaran Covid-19 dapat ditekan seminimal mungkin dan Banten secara otomatis akan menjadi kawasan yang bebas Covid-19. Hal ini mengingat, imunitas masyarakat meningkat dan kekebalan tubuh sudah tercipta," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sambut Piala Presiden 2022, Skuad Persija Jalani Vaksin Booster

Sambut Piala Presiden 2022, Skuad Persija Jalani Vaksin Booster

Bola | Jum'at, 10 Juni 2022 | 11:30 WIB

Korut Klaim Telah Atasi Lonjakan Kasus COVID-19, WHO Ragu

Korut Klaim Telah Atasi Lonjakan Kasus COVID-19, WHO Ragu

Video | Jum'at, 10 Juni 2022 | 07:45 WIB

Wamenkes Sebut Vaksin BUMN Akan Digunakan Sebagai Booster Covid-19, Apa Alasannya?

Wamenkes Sebut Vaksin BUMN Akan Digunakan Sebagai Booster Covid-19, Apa Alasannya?

Health | Kamis, 09 Juni 2022 | 18:26 WIB

Terkini

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:50 WIB

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:28 WIB

Kasus KM Virgo Transport 8, Pemilik Kapal Bisa Terjerat Pidana

Kasus KM Virgo Transport 8, Pemilik Kapal Bisa Terjerat Pidana

Video | Rabu, 30 September 2026 | 21:20 WIB

Nahkoda KM Virgo Transport 8 Ditetapkan Tersangka dan Ditahan!

Nahkoda KM Virgo Transport 8 Ditetapkan Tersangka dan Ditahan!

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:11 WIB

Kim Young Kwang dan Lee Ju Myoung Dipastikan Bintangi The Queen of Taming

Kim Young Kwang dan Lee Ju Myoung Dipastikan Bintangi The Queen of Taming

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 21:00 WIB

Apakah 28 Oktober 2026 Hari Libur Nasional? Ini Daftar Tanggal Merah Bulan Depan

Apakah 28 Oktober 2026 Hari Libur Nasional? Ini Daftar Tanggal Merah Bulan Depan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 20:55 WIB

6 Shio yang Bakal Banjir Duit di Bulan Oktober 2026 Menurut Ahli Tarot

6 Shio yang Bakal Banjir Duit di Bulan Oktober 2026 Menurut Ahli Tarot

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 20:50 WIB

Sumsel Dikepung 2.639 Titik Panas Hari Ini, Apa yang Sebenarnya Sedang Terjadi?

Sumsel Dikepung 2.639 Titik Panas Hari Ini, Apa yang Sebenarnya Sedang Terjadi?

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 20:42 WIB

Kasus Karhutla: 138 Orang Ditetapkan Tersangka, 68 Perusahaan Disegel!

Kasus Karhutla: 138 Orang Ditetapkan Tersangka, 68 Perusahaan Disegel!

News | Rabu, 30 September 2026 | 20:38 WIB

Harga Cabai Merah Palembang Rp70 Ribu per Kilogram, Stok Aman tapi Kenapa Tetap Mahal?

Harga Cabai Merah Palembang Rp70 Ribu per Kilogram, Stok Aman tapi Kenapa Tetap Mahal?

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 20:22 WIB

×