Profil Yenny Wahid, Kembali Berseteru Dengan Cak Imin soal Kepemilikan PKB

Farah Nabilla | Suara.com

Jum'at, 24 Juni 2022 | 20:58 WIB
Profil Yenny Wahid, Kembali Berseteru Dengan Cak Imin soal Kepemilikan PKB
Yenny Wahid (Instagram/@yennywahid)

Suara.com - Konflik dalam tubuh PKB antara Putri Gus Dur, Zannuba Ariffah Chafsoh alias Yenny Wahid dengan Ketum Muhaimin Iskandar (Cak Imin) sedang panas-panasnya. Hal ini bermula saat Yenny Wahid meminta para politikus tidak memaksakan diri maju di Pilpres 2024 terutama bagi yang hasil surveinya tidak terlalu baik. 

Yenni Wahid menegaskan bahwa dirinya bukanlah kader PKB yang dipimpin Muhaimin Iskandar. "Saya bukan PKB Cak Imin, saya PKB Gus Dur," tegasnya.

Cak Imin balik menyindir Yenny Wahid yang disebutnya gagal membuat partai tapi cawe-cawe urusan internal PKB. Lantas siapa sebenarnya Yenny Wahid? Yuk simak profil Yenny Wahid berikut ini.

Kehidupan Pribadi Yenny Wahid

Zannuba Ariffah Chafsoh atau Yenny Wahid lahir pada 29 Oktober 1974 yang berarti kini berusia 47 tahun. Yenny Wahid merupakan anak kedua dari pasangan Abdurrahman Wahid alias Gus Dur dan Sinta Nuriyah. Ia punya seorang kakak, Alisa Wahid dan dua orang adik, Anita Wahid dan Inayah Wahid. 

Yenny Wahid menikah dengan Dhorir Farisi pada 15 Oktober 2009. Dari pernikahan ini, Yenny Wahid punya 3 orang anak perempuan yakni Malica Aurora Madhura, Amira dan Raisa Isabella Hasna.

Pendidikan Yenny Wahid

Yenny Wahid lahir dalam lingkungan Nahdlatul Ulama (NU) seperti sang ayah. Pola pikir Yenny Wahid pun tak jauh dari sang ayah yang lebih mengedepankan Islam moderat, menghargai pluralisme dan pembawa damai.

Setelah lulus dari SMA Negeri 28 Jakarta pada 1992, Yenny Wahid menempuh studi Psikologi di Universitas Indonesia. Sesuai saran dari Gus Dur, Yenny memutuskan keluar dari Universitas Indonesia dan melanjutkan pendidikannya di Jurusan Visual di Universitas Trisakti. Yenny lalu melanjutkan studi administrasi publik di Universitas Harvard, Boston.

Karier Yenny Wahid

Usai dapat gelar sarjana desain dan komunikasi visual dari Universitas Trisakti, Yenny Wahid memutuskan untuk menjadi wartawan. Ia sempat bertugas sebagai reporter di Timor-Timur dan Aceh. Selain itu Yenny Wahid pun pernah menjadi koresponden koran terbitan Australia, The Sidney Morning Herald dan The Age (Melbourne) pada tahun 1997-1999.

Yenny Wahid pun sempat terlibat dalam peliputan atmosfer Jakarta yang mencekam menjelang Reformasi 1998, bahkan ketika itu pernah ditodong senjata oleh oknum anggota ABRI yang berusaha mensterilkan jalan lingkar Trisakti. Namun belum terlalu lama menekuni pekerjaannya, Yenny Wahid berhenti bekerja karena ayahnya, Gus Dur terpilih menjadi presiden RI ke-14. Sejak saat itulah kemanapun Gus Dur, Yenny selalu berusaha mendampingi sang ayah dengan posisi Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Politik.

Setelah Gus Dur tak lagi menjabat sebagai presiden, Yenny melanjutkan pendidikan dan memperoleh gelar Magister Administrasi Publik dari Universitas Harvard di bawah beasiswa Mason. Setelah pulang dari Amerika Serikat pada 2004, Yenny menjabat sebagai direktur Wahid Institute yang saat itu baru berdiri hingga kini ia menduduki jabatan tersebut.

Semasa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Yenny Wahid sempat mengabdi sebagai staf khusus bidang Komunikasi Politik selama satu setahun sebelum akhirnya menggundukan diri. Alasan Yenny Wahid mengundurkan diri karena tidak ingin adanya perbedaan kepentingan dengan jabatannya di PKB. Ketika itu Yenny menjabat sebagai Sekjen Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) periode 2005-2010 namun diberhentikan dari posisi tersebut pada 2008.

Yenny Wahid kemudian mendirikan partai politik sendiri dengan nama Partai Kedaulatan Bangsa. Pada tahun 2012, Partai Kedaulatan Bangsa dan Partai Indonesia Baru (PIB) yang dipimpin oleh Kartini Sjahrir melebur menjadi satu dengan nama Partai Kedaulatan Bangsa Indonesia Baru (PKBIB). Dalam partai itu, Yenny ditunjuk sebagai ketua umum.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siapa Saja 4 Putri Gus Dur? Dari Politisi, Aktivis, hingga Seniman

Siapa Saja 4 Putri Gus Dur? Dari Politisi, Aktivis, hingga Seniman

News | Jum'at, 24 Juni 2022 | 20:54 WIB

Sejarah Berdirinya PKB: Didirikan Gus Dur Kini Dipegang Cak Imin

Sejarah Berdirinya PKB: Didirikan Gus Dur Kini Dipegang Cak Imin

News | Jum'at, 24 Juni 2022 | 20:49 WIB

Kronologi dan Fakta Cak Imin-Yenny Wahid Perang Narasi, Ribut Soal PKB?

Kronologi dan Fakta Cak Imin-Yenny Wahid Perang Narasi, Ribut Soal PKB?

News | Jum'at, 24 Juni 2022 | 15:01 WIB

Perang Narasi Cak Imin Vs Yenny Wahid, Dewan Syura PKB: Gus Dur Tak Bisa Diklaim dan Dikerdilkan Milik Segelintir Orang

Perang Narasi Cak Imin Vs Yenny Wahid, Dewan Syura PKB: Gus Dur Tak Bisa Diklaim dan Dikerdilkan Milik Segelintir Orang

News | Jum'at, 24 Juni 2022 | 10:39 WIB

Profil Cak Imin Ketum PKB, Lama Berseteru Dengan Putri Gus Dur

Profil Cak Imin Ketum PKB, Lama Berseteru Dengan Putri Gus Dur

News | Jum'at, 24 Juni 2022 | 09:54 WIB

PKB-Gerindra di Jateng Gelar Pertemuan, Bahas Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya

PKB-Gerindra di Jateng Gelar Pertemuan, Bahas Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya

Jawa Tengah | Jum'at, 24 Juni 2022 | 07:16 WIB

Terpopuler: Yenny Wahid Balas Sindiran Cak Imin, Megawati soal Capres PDIP

Terpopuler: Yenny Wahid Balas Sindiran Cak Imin, Megawati soal Capres PDIP

Jakarta | Jum'at, 24 Juni 2022 | 08:05 WIB

Kisah Pilu Gus Dur tak Punya Uang Sepeser pun Usai Lengser dari Presiden, Sampai Pinjam ke Anak

Kisah Pilu Gus Dur tak Punya Uang Sepeser pun Usai Lengser dari Presiden, Sampai Pinjam ke Anak

Lampung | Jum'at, 24 Juni 2022 | 07:35 WIB

Hubungannya Semakin Memanas, Yenny Wahid: Tidak Usah Baper Cak, Saya Bukan PKB Cak Imin

Hubungannya Semakin Memanas, Yenny Wahid: Tidak Usah Baper Cak, Saya Bukan PKB Cak Imin

Bogor | Jum'at, 24 Juni 2022 | 06:10 WIB

Terkini

Menakar Posisi Tawar Iran: Benarkah Makin Kuat Usai Digempur AS dan Israel?

Menakar Posisi Tawar Iran: Benarkah Makin Kuat Usai Digempur AS dan Israel?

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:18 WIB

Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen

Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:13 WIB

Ribuan ASN Kemensos Mangkir di Hari Pertama Kerja, Gus Ipul Bakal Sanksi dan Potong Tukin 3 Persen

Ribuan ASN Kemensos Mangkir di Hari Pertama Kerja, Gus Ipul Bakal Sanksi dan Potong Tukin 3 Persen

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:08 WIB

Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres

Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:02 WIB

Meski Masih WFA, Gus Ipul Temukan 2.708 ASN Kemensos Alpa

Meski Masih WFA, Gus Ipul Temukan 2.708 ASN Kemensos Alpa

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:22 WIB

Normalisasi Sungai Terdampak Bencana Jadi Prioritas Satgas PRR

Normalisasi Sungai Terdampak Bencana Jadi Prioritas Satgas PRR

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:15 WIB

Sembari Menunggu Data Rampung, Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Pemulihan Sumatera

Sembari Menunggu Data Rampung, Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Pemulihan Sumatera

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:08 WIB

Namanya Dicatut dalam Isu Sensitif, Menteri HAM Pigai Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum

Namanya Dicatut dalam Isu Sensitif, Menteri HAM Pigai Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:59 WIB

Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Kuliti Peran Gus Yaqut dan Gus Alex

Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Kuliti Peran Gus Yaqut dan Gus Alex

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:30 WIB

Ketua Satgas Dorong Percepatan Pemulihan Bencana Sumatra melalui Sinergi Antar Daerah

Ketua Satgas Dorong Percepatan Pemulihan Bencana Sumatra melalui Sinergi Antar Daerah

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:26 WIB