Penyanyi Amerika Serikat R Kelly Akan Menerima Hukuman atas Kasus Perdagangan Seks

Siswanto, ABC

Rabu, 29 Juni 2022 | 17:39 WIB
Penyanyi Amerika Serikat R Kelly Akan Menerima Hukuman atas Kasus Perdagangan Seks
Ilustrasi prostitusi. (Shutterstock)

Suara.com - Ketika juri memutuskan superstar R&B R Kelly bersalah atas semua tuduhan perdagangan seks, itu dilihat sebagai salah satu momentum dari gerakan #MeToo.

Besok (30/06) di pengadilan New York, Amerika Serikat, Kelly akan mendengarkan hukuman yang akan dijatuhkan padanya.

Inilah yang perlu Anda ketahui seputar kasusnya.

Siapa R Kelly?

R Kelly (yang bernama lengkap Robert Sylvester Kelly) dianggap sebagai salah satu artis R&B paling berpengaruh di generasinya dan telah menjual lebih dari 70 juta rekaman di seluruh dunia.

Dia terkenal karena hit tahun 1996 I Believe I Can Fly, yang memenangkan tiga Grammy Awards dan menjadi soundtrack film Space Jam.

Namun sebelum itu, ia telah membangun reputasinya dalam musik R&B dengan lagu-lagu seperti Bump & Grind dan Sex Me.

Dia juga menulis dan menjadi produser banyak artis, termasuk Michael Jackson, Whitney Houston dan Aaliyah.

Dia dihukum karena apa?

Pada September 2021, Kelly dinyatakan bersalah atas semua tuduhan dalam persidangan perdagangan seks di New York.

Kelly menghadapi serangkaian tuduhan — dengan yang paling dasar yaitu menjalankan perusahaan yang melanggar hukum — dan delapan tuduhan melanggar Undang-Undang Mann, yang ilegal untuk membawa orang melintasi batas negara bagian untuk tujuan prostitusi.

baca juga

Jaksa mengatakan Kelly memanfaatkan ketenaran dan karismanya untuk merekrut korban, termasuk beberapa yang ia bawa dari kerumunan di konsernya, dengan bantuan orang-orang dalam rombongannya.

Pada saat itu, penjabat pengacara AS, Jacquelyn Kasulis, mengatakan vonis bersalah akan "selamanya membuat R Kelly dikenal sebagai predator, yang menggunakan ketenaran dan kekayaannya untuk memangsa kaum muda, yang rentan dan tidak bisa bersuara, demi kepuasan seksualnya sendiri".

"[Kelly adalah] pemangsa yang menggunakan lingkaran dalamnya untuk menjerat gadis-gadis di bawah umur, pria dan perempuan muda selama beberapa dekade dalam jaringan pelecehan dan eksploitasi seks yang kotor."

Beberapa penuduh bersaksi secara rinci selama persidangan, menuduh bahwa Kelly membuat mereka melakukan tindakan jahat dan sadis ketika mereka masih di bawah umur.

Saksi mata mengatakan beberapa korban yang berharap Kelly bisa membantu mereka meniti karir, akhirnya hanya mendapati Kelly menuntut kepatuhan yang ketat dan tak segan-segan akan menghukum mereka jika mereka gagal.

Korban yang diduga termasuk korban adalah mendiang penyanyi Aaliyah, yang dinikahi secara singkat dan tidak sah oleh Kelly pada tahun 1994 ketika dia berusia 15 tahun. Kelly berusia 27 tahun saat itu.

Aaliyah bekerja dengan Kelly, yang menulis dan menjadi produser album debutnya tahun 1994, Age Ain't Nothing But A Number. Dia meninggal dalam kecelakaan pesawat pada tahun 2001 dalam usia 22 tahun.

Apa yang terjadi sekarang?

Hukuman Kelly telah diputuskan. Dia harus menjalani hukuman minimal 10 tahun penjara.

Pengacaranya berpendapat bahwa Kelly, yang telah dipenjara sejak 2019, hanya pantas mendapatkan hukuman maksimal sekitar 17 tahun penjara di bawah pedoman hukuman federal.

Tetapi jaksa berpendapat Kelly harus menghabiskan lebih dari 25 tahun penjara, dengan mengatakan pria berusia 55 tahun itu tetap menjadi "bahaya serius" bagi publik, dan mengatakan dia layak ditahan di balik jeruji sampai memasuki usia 70-an.

"Kejahatan terdakwa selama beberapa dekade tampaknya telah didorong oleh narsisme dan keyakinan bahwa bakat musiknya membebaskannya dari segala kebutuhan untuk menyesuaikan perilakunya — tidak peduli seberapa predator, berbahaya, memalukan, atau kasar kepada orang. lain — dengan batasan hukum," tulis jaksa dalam tuntutannya di pengadilan.

Kelly telah berulang kali membantah tuduhan pelecehan seksual.

Apa yang akan terjadi selanjutnya?

Meskipun Kelly akan segera dihukum, cerita ini masih jauh dari selesai.

Kelly juga menghadapi tuntutan federal di Chicago atas pornografi anak, dan tuntutan lain di negara bagian di Illinois dan Minnesota.

Bersama dengannya, terdakwa dalam kasus Illinois itu adalah dua mantan karyawannya.

Meskipun mereka menyangkal tuduhan itu, jaksa dalam persidangan September 2021 mengatakan Kelly "menggunakan lingkaran dalamnya sebagai sarana untuk tujuan kriminal."

Seorang pengacara beberapa penuntut Kelly, Gloria Allred, juga telah terlibat dalam kasus terhadap Harvey Weinstein dan Jeffrey Epstein.

Tetapi setelah vonis bersalahnya, dia berkata: "Kelly adalah yang terburuk."

"R Kelly mengira dia bisa lolos dari semua ini, tapi kenyataannya ia tidak bisa," katanya.

"Terlepas dari kenyataan bahwa dia pikir dia bisa mengendalikan semua ini, dia salah."

Artikel ini diproduksi oleh Hellena Souisa dari ABC News.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal OTT Pejabat BPN, Anggota DPR Minta KPK Usut Tuntas: Jangan Ada yang Dilindungi!

Soal OTT Pejabat BPN, Anggota DPR Minta KPK Usut Tuntas: Jangan Ada yang Dilindungi!

News | Selasa, 15 September 2026 | 18:32 WIB

BYAN Anjlok Usai Umumkan Force Majeur, Revisi RKAB Mandek di tengah Isu Diambil Alih Haji Isam

BYAN Anjlok Usai Umumkan Force Majeur, Revisi RKAB Mandek di tengah Isu Diambil Alih Haji Isam

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 18:30 WIB

Kemarau Panjang Mengintai, Warga Jakarta Bisa Lapor via 112 Jika Kesulitan Air Bersih

Kemarau Panjang Mengintai, Warga Jakarta Bisa Lapor via 112 Jika Kesulitan Air Bersih

News | Selasa, 15 September 2026 | 18:29 WIB

Warga Makkah dan Jeddah Diminta Berlindung Usai Alert Darurat Serangan Rudal

Warga Makkah dan Jeddah Diminta Berlindung Usai Alert Darurat Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 18:29 WIB

Kemarau Panjang Bikin Warga Pondok Labu Kelimpungan Cari Air Bersih

Kemarau Panjang Bikin Warga Pondok Labu Kelimpungan Cari Air Bersih

News | Selasa, 15 September 2026 | 18:18 WIB

Dicopot dari Jabatan Menteri Keuangan, Purbaya Respons Isu Gesekan Internal

Dicopot dari Jabatan Menteri Keuangan, Purbaya Respons Isu Gesekan Internal

Video | Selasa, 15 September 2026 | 17:15 WIB

Tampang Fahd A Rafiq Resmi Pakai Rompi Oranye Usai Kena OTT KPK

Tampang Fahd A Rafiq Resmi Pakai Rompi Oranye Usai Kena OTT KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 18:10 WIB

Patroli Titik Rawan Karhutla, Pesawat Khusus Disiagakan Amankan Habitat Gajah Sumatra di Jambi

Patroli Titik Rawan Karhutla, Pesawat Khusus Disiagakan Amankan Habitat Gajah Sumatra di Jambi

News | Selasa, 15 September 2026 | 18:04 WIB

Breakingnews! Arab Saudi Umumkan Waspada Serangan Udara ke Makkah dan Jeddah

Breakingnews! Arab Saudi Umumkan Waspada Serangan Udara ke Makkah dan Jeddah

News | Selasa, 15 September 2026 | 18:04 WIB

Jangan Campur Dompet Pribadi dan Bisnis! Ini Cara Atur Keuangan ala BRI

Jangan Campur Dompet Pribadi dan Bisnis! Ini Cara Atur Keuangan ala BRI

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 18:00 WIB

Terkini

LPS Medan Ajak Anak Muda Naik Level: Melek Finansial, Kreatif, dan Siap Berbisnis

LPS Medan Ajak Anak Muda Naik Level: Melek Finansial, Kreatif, dan Siap Berbisnis

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 18:41 WIB

Tragedi KM Virgo Transport 8, Politisi PDIP Tagih Janji Menhub Tegakkan Aturan

Tragedi KM Virgo Transport 8, Politisi PDIP Tagih Janji Menhub Tegakkan Aturan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 18:40 WIB

Tragedi KM Virgo Transport 8, Pakar ITS Soroti Kesesuaian Desain Kapal dengan Perairan Indonesia

Tragedi KM Virgo Transport 8, Pakar ITS Soroti Kesesuaian Desain Kapal dengan Perairan Indonesia

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 18:36 WIB

Soal OTT Pejabat BPN, Anggota DPR Minta KPK Usut Tuntas: Jangan Ada yang Dilindungi!

Soal OTT Pejabat BPN, Anggota DPR Minta KPK Usut Tuntas: Jangan Ada yang Dilindungi!

News | Selasa, 15 September 2026 | 18:32 WIB

BYAN Anjlok Usai Umumkan Force Majeur, Revisi RKAB Mandek di tengah Isu Diambil Alih Haji Isam

BYAN Anjlok Usai Umumkan Force Majeur, Revisi RKAB Mandek di tengah Isu Diambil Alih Haji Isam

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 18:30 WIB

Kemarau Panjang Mengintai, Warga Jakarta Bisa Lapor via 112 Jika Kesulitan Air Bersih

Kemarau Panjang Mengintai, Warga Jakarta Bisa Lapor via 112 Jika Kesulitan Air Bersih

News | Selasa, 15 September 2026 | 18:29 WIB

Warga Makkah dan Jeddah Diminta Berlindung Usai Alert Darurat Serangan Rudal

Warga Makkah dan Jeddah Diminta Berlindung Usai Alert Darurat Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 18:29 WIB

Siapkan Dana Pensiun Sejak Dini, BRI DPLK Kini Lebih Praktis Dibuka lewat BRImo

Siapkan Dana Pensiun Sejak Dini, BRI DPLK Kini Lebih Praktis Dibuka lewat BRImo

Jogja | Selasa, 15 September 2026 | 18:28 WIB

OTT KPK Dugaan Suap HGB, Uang Rp100 Miliar Disita, Bos Summarecon Diamankan

OTT KPK Dugaan Suap HGB, Uang Rp100 Miliar Disita, Bos Summarecon Diamankan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 18:27 WIB

ISPU Palembang Belum Stabil, Kapan Anak TK-SMP Boleh Kembali ke Sekolah?

ISPU Palembang Belum Stabil, Kapan Anak TK-SMP Boleh Kembali ke Sekolah?

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 18:22 WIB

×