Possum & Glider Papua 'Bangkit dari Kepunahan' Setelah 6.000 Tahun

Dimas Sagita

Minggu, 08 Maret 2026 | 10:35 WIB
Possum & Glider Papua 'Bangkit dari Kepunahan' Setelah 6.000 Tahun
Penemuan langka di hutan terpencil! Satwa dengan ciri fisik unik ini membuktikan bahwa hutan Papua masih menyimpan rahasia besar yang belum terjamah.

Suara.com - Seekor possum mungil dengan satu jari ekstra panjang di setiap tangannya dan seekor glider dengan ekor yang dapat mencengkeram cabang ditemukan kembali di hutan terpencil di Papua Barat. Selama ini keduanya dianggap telah punah sekitar 6.000 tahun lalu.

Menemukan spesies yang sempat dianggap punah dalam keadaan hidup adalah hal langka.

Bisa menemukan dua spesies sekaligus merupakan sesuatu yang "menakjubkan," kata para peneliti yang mempublikasikan temuan ini di jurnal Records of the Australian Museum pada Jumat (06/03).

Penemuan semacam ini dikenal dengan istilah lazarus taxon, merujuk pada sosok di Alkitab bernama Lazarus yang dibangkitkan dari kematian.

"Penemuan satu lazarus taxon adalah penemuan luar biasa," ujar Profesor Tim Flannery, ilmuwan terkemuka Australia yang dikenal melalui buku terbitan 2005 bertajuk The Weather Makers tentang perubahan iklim.

"Tetapi penemuan dua spesies yang dianggap telah punah selama ribuan tahun sungguh menakjubkan," sambungnya.

Spesies pertama yang ditemukan kembali adalah pygmy long-fingered possum, marsupial bergaris berbobot sekitar 200 gram, yang diyakini telah lenyap dari Australia sejak Zaman Es.

Ciri khasnya adalah jari keempat di setiap tangan, panjangnya dua kali lipat dibandingkan jari lainnya. Para ilmuwan menjelaskan bahwa jari ini membantunya menggali larva serangga pemakan kayusumber makanan utamanya.

Spesies kedua adalah ring-tailed glider, yang mirip dengan kerabatnya di Australia, greater glider, dan hidup di lubang pohon tinggi.

baca juga

Penemuan ini dilakukan dengan menyusun potongan teka-teki: para ilmuwan meneliti fosil berusia puluhan tahun, foto langka, serta spesimen lama untuk mencari petunjuk. Mereka kemudian melakukan ekspedisi ke lokasi terpencil di Papua.

Flannery bersama Profesor Kris Helgen dan para peneliti dari Universitas Papua, berbicara dengan para tetua lokal dari klan Tambrauw dan Maybrat.

Identifikasi spesies ini tidak akan mungkin dilakukan tanpa bantuan mereka, menurut Rika Korain, seorang perempuan Maybrat yang turut berkontribusi dalam makalah ilmiah mengenai penemuan dua spesies itu.

"Mereka adalah masyarakat yang sangat tradisional," tambah Flannery.

Masyarakat adat setempat, menurutnya, menganggap glider begitu sakral sehingga "bukan hanya tidak akan memburunya, mereka bahkan tidak akan menyebut namanya."

Namun, habitat glider semakin terancam oleh aktivitas penebangan di wilayah tersebut, kata Flannery.

Hal ini mendorong upaya para ilmuwan dan kelompok konservasi satwa liar untuk mengamankan hak kepemilikan adat atas hutan, agar penebangan tidak dapat dilakukan tanpa persetujuan masyarakat lokal.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ogah Budaya Nonton di Bioskop Punah, James Cameron Jegal Netflix Caplok Warner Bros

Ogah Budaya Nonton di Bioskop Punah, James Cameron Jegal Netflix Caplok Warner Bros

Entertainment | Selasa, 24 Februari 2026 | 04:00 WIB

5 Alasan Kenapa Disebut Es Gabus, Jajanan Milenial Mirip Spons yang Terancam Punah

5 Alasan Kenapa Disebut Es Gabus, Jajanan Milenial Mirip Spons yang Terancam Punah

Lifestyle | Rabu, 28 Januari 2026 | 14:20 WIB

Ponsel Murah Terancam Punah Tahun 2026, Apa itu Krisis RAM?

Ponsel Murah Terancam Punah Tahun 2026, Apa itu Krisis RAM?

Tekno | Jum'at, 19 Desember 2025 | 19:03 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×