facebook

Daging Ternak Aman, PMK Tak Tulari Manusia

Fabiola Febrinastri | Iman Firmansyah
Daging Ternak Aman, PMK Tak Tulari Manusia
Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL). (Dok: Kementan)

Ternak yang terpapar PMK masih bisa sembuh, sehingga dagingnya tetap dapat dikonsumsi.

Suara.com - Daging hewan yang terjangkit penyakit mulut dan kuku (PMK) masih bisa dikonsumsi. Namun, tidak semua hewan dan semua bagian dagingnya layak dimakan. Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, antara lain:

1. Hewan ternak sudah melewati masa pengobatan selama dua pekan. Kalaupun sudah sembuh, peternak baru bisa memotong hewan tersebut jika kuku-kukunya sudah lepas. 

2. Daging dimasak terlebih dahulu hingga matang.

3. Jeroan, kaki, bibir dan lidah sapi tidak dikonsumsi.

Baca Juga: Fatwa MUI Soal Berkurban di Tengah Wabah PMK

4. Proses pemotongan hewan didampingi petugas medis.

Infografis Daging Ternak Aman Dikonsumsi. (Dok: Kementan)
Infografis Daging Ternak Aman Dikonsumsi. (Dok: Kementan)

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo mengatakan, PMK membuat beberapa organ sapi sebaiknya tidak dikonsumsi, terutama organ-organ dalam. Hal ini demi menjaga keamanan. “Tapi (bagian daging) yang lain masih bisa direkomendasi. Dagingnya pun masih bisa dimakan,” ujar Mentan Syahrul, dalam siaran pers yang diterima Suara.com, Rabu (29/6/2022).

Ia menegaskan PMK tidak menular ke manusia. Daging hewan yang pernah terkena PMK pun aman dikonsumsi, asalkan hewan tersebut sudah sembuh dan daging dimasak dengan proses yang tepat. Misalnya, daging disimpan dalam lemari pendingin, kemudian dimasak dalam suhu tinggi hingga benar-benar matang.

Selain itu, ternak yang terpapar PMK masih bisa sembuh, sehingga dagingnya tetap dapat dikonsumsi. PMK pun tidak dapat menyebar ke manusia.

Syahrul mengimbau agar masyarakat tidak khawatir. Menurut dia, mewabahnya PMK tidak lantas membuat pemerintah melarang masyarakat mengonsumsi daging. Justru mengonsumsi daging sangat penting untuk memenuhi kebutuhan protein harian.

Baca Juga: Marak Wabah PMK, Kementan Pastikan Stok Hewan Kurban Sehat Masih Aman untuk Idul Adha

Komentar