KontraS Sebut Intimidasi 2 Jurnalis Semakin Menunjukkan Adanya Upaya Tutupi Kematian Brigadir J di Rumah Ferdy Sambo

Dwi Bowo Raharjo, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Kamis, 14 Juli 2022 | 20:42 WIB
KontraS Sebut Intimidasi 2 Jurnalis Semakin Menunjukkan Adanya Upaya Tutupi Kematian Brigadir J di Rumah Ferdy Sambo
Polisi berjaga di depan rumah dinas Kadiv Propam Polri Irjen Pol. Ferdy Sambo pascaperistiwa baku tembak dua ajudannya di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan. (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/foc)

Suara.com - Komisi Untuk Orang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) menilai intimidasi terhadap dua orang jurnalis yang melakukan peliputan di sekitar rumah dinas Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo, Komplek Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan, semakin menunjukkan upaya untuk menutupi kasus kematian Brigadir J atau Nofryansah Yosua Hutabarat.

Brigadir Yosua diduga ditembak Bharada E, rekannya sesama polisi. Diketahui, rumah dinas itu merupakan tempat kejadian perkara kasus penembakan tersebut.

"Iya (semakin menunjukkan upaya menutupi). Dalam sejumlah kasus, upaya intimidasi terhadap jurnalis yang memberitakan kerap menunjukkan sesuatu yang ditutupi," kata Wakil Koordinator KontraS, Rivanlee Anandar saat dihubungi Suara.com, Kamis (14/7/2022).

Rivanlee mengatakan kerja jurnalis seharusnya dianggap sebagai upaya pencarian fakta dengan menggali keterangan dari berbagai pihak.

Atas peristiwa itu intimidasi tersebut, KontraS menyatakan kecewa, sebab dalam kasus ini Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Presiden Joko Widodo memerintahkan untuk mengusut kasus kematian Brigadir J sampai tuntas secara transparan.

"Kami kecewa intimidasi ini terjadi. Mestinya pernyataan Kapolri dan Presiden harus dianggap sebagai perintah untuk menjamin keterbukaan," kata Rivanlee.

Polisi Diduga Menutupi

Sebelumnya KontraS mengindikasikan kepolisian berupaya untuk menutupi dan mengaburkan fakta kematian Brigadir J.

"Kami menilai bahwa sejumlah kejanggalan tersebut merupakan indikasi penting bahwa Kepolisian terkesan menutup-nutupi dan mengaburkan fakta kasus kematian Brigadir J," kata Rivanlee dalam keterangan tertulisnya kepada Suara.com.

baca juga
Polisi berjaga di depan rumah dinas Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo di Kompleks Polri DUren Tiga, Jakarta Selatan, Rabu (13/7/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]
Polisi berjaga di depan rumah dinas Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo di Kompleks Polri DUren Tiga, Jakarta Selatan, Rabu (13/7/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Indikasi menutupi kasus ini disebut KontraS berdasarkan kejanggalan pada peristiwa ini, di antaranya terdapat disparitas waktu yang cukup lama antara peristiwa dengan pengungkapan ke publik yakni sekitar dua hari. Kemudian kronologis yang berubah-ubah disampaikan oleh pihak kepolisian.

Ditemukannya luka sayatan pada jenazah Brigadir J di bagian muka. Keluarga sempat dilarang melihat kondisi jenazah. Lalu CCTV dalam kondisi mati di lokasi kejadian, serta keterangan Ketua RT yang menyebutkan tidak mengetahui adanya peristiwa dan proses Olah TKP.

KontraS juga menemukan perbedaan keterangan antara keluarga Brigadir J dan kepolisian. Pihak keluarga, mengatakan ada empat luka tembak pada tubuh Brigadir J, yakni dua luka di dada, satu luka tembak di tangan, dan satu luka tembak di bagian leher. Selain itu, mereka juga mengatakan terdapat luka sayatan senjata tajam di bagian mata, hidung, mulut, dan kaki.

"Hal ini berlainan dengan keterangan Kepolisian yang menyebutkan bahwa terdapat tujuh luka dari lima tembakan," ujar Rivanlee.

Dua Jurnalis Alami Intimidasi

Seperti diketahui, dua jurnalis dari CNN Indonesia dan 20 Detik itu diminta tiga OTK untuk menghapus foto dan video saat melakukan peliputan. Tiga pria misterisu itu mempunyai perawakan tegap dan berambut cepak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KontraS Endus Upaya Menutup Fakta-fakta dalam Kasus Tewasnya Brigadir J

KontraS Endus Upaya Menutup Fakta-fakta dalam Kasus Tewasnya Brigadir J

Purwokerto | Kamis, 14 Juli 2022 | 20:31 WIB

Meliput di Rumah Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo, 2 Jurnalis Diintimidasi, Rekaman Dihapus

Meliput di Rumah Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo, 2 Jurnalis Diintimidasi, Rekaman Dihapus

Sumut | Kamis, 14 Juli 2022 | 20:01 WIB

Pembunuhan Polisi Vs Polisi Menimbulkan Tanda Tanya Baru! Dua Jurnalis Diintimidasi

Pembunuhan Polisi Vs Polisi Menimbulkan Tanda Tanya Baru! Dua Jurnalis Diintimidasi

Selebtek | Kamis, 14 Juli 2022 | 19:52 WIB

Jurnalis Diintimidasi Pria Berambut Cepak saat Meliput Rumah Irjen Ferdy Sambo, Mabes Polri: Nanti Akan Diusut

Jurnalis Diintimidasi Pria Berambut Cepak saat Meliput Rumah Irjen Ferdy Sambo, Mabes Polri: Nanti Akan Diusut

News | Kamis, 14 Juli 2022 | 19:45 WIB

Irjen Ferdy Sambo dan Istri akan Dipanggil Komnas HAM, Ungkap Motif Baku Tembak di Rumah Kadiv Propam

Irjen Ferdy Sambo dan Istri akan Dipanggil Komnas HAM, Ungkap Motif Baku Tembak di Rumah Kadiv Propam

Lampung | Kamis, 14 Juli 2022 | 19:36 WIB

Video Irjen Fadil Imran Peluk Irjen Ferdy Sambo Beredar, Tampak Saling Menguatkan Dan Tahan Tangis

Video Irjen Fadil Imran Peluk Irjen Ferdy Sambo Beredar, Tampak Saling Menguatkan Dan Tahan Tangis

Sumsel | Kamis, 14 Juli 2022 | 19:28 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:06 WIB

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

×